Deeptalk.co.id – Terkadang kemarahan bisa berdampak baik bagi Anda jika ditanggapi dengan cepat dan diungkapkan dengan cara yang sehat. Faktanya, kemarahan dapat membantu sebagian orang berpikir lebih rasional. Namun, kemarahan yang tidak sehat atau ketika Anda menahannya dalam jangka waktu yang lama, memendamnya dalam hati, atau meledak dalam kemarahan dapat mendatangkan malapetaka pada tubuh Anda. Jika Anda mudah marah, berikut adalah beberapa dampak kemarahan berlebihan bagi kesehatan tubuh.
1. Membahayakan Jantung

Yang paling merasakan efek dari kemarahan berlebihan pada fisik Anda ialah terhadap kesehatan jantung Anda. Disebutkan bahwa dalam dua jam setelah ledakan amarah, kemungkinan serangan jantung berlipat ganda.
Kemarahan yang ditekan – ketika Anda mengungkapkannya secara tidak langsung atau berusaha keras untuk mengendalikannya, berhubungan dengan penyakit jantung. Faktanya, sebuah penelitian menemukan bahwa orang-orang dengan ciri kepribadian yang cenderung marah memiliki risiko dua kali lipat terkena penyakit jantung dibandingkan rekan-rekan mereka yang tidak terlalu marah.
Sehingga untuk melindungi detak jantung Anda, kenali dan atasi perasaan Anda sebelum Anda kehilangan kendali. Kemarahan yang konstruktif atau jenis kemarahan di mana Anda berbicara langsung kepada orang yang membuat Anda marah dan mengatasi rasa frustrasi dengan cara memecahkan masalah tidak berhubungan dengan penyakit jantung. Ini karena amarah sebenarnya merupakan emosi yang sangat normal dan sehat.
Baca juga: Tentang Hipnosis dan Pengaruhnya pada Kesehatan Mental
2. Meningkatkan Risiko Stroke
Jika Anda cenderung menyerang, berhati-hatilah. Sebuah penelitian menemukan ada risiko tiga kali lebih tinggi terkena stroke akibat bekuan darah di otak atau pendarahan di dalam otak selama dua jam setelah ledakan kemarahan yang berlebihan. Bagi orang-orang dengan aneurisma di salah satu arteri otak, terdapat risiko enam kali lebih tinggi untuk pecahnya aneurisma tersebut setelah ledakan kemarahan.
Namun demikian Anda bisa belajar mengendalikan ledakan kemarahan tersebut. Untuk beralih ke penanggulangan positif, pertama-tama Anda harus mengidentifikasi apa yang menjadi pemicu Anda, dan kemudian mencari cara untuk mengubah respons Anda. Daripada kehilangan kesabaran, lakukan pernapasan dalam-dalam. Gunakan keterampilan komunikasi yang tegas. Anda bahkan mungkin perlu mengubah lingkungan Anda dengan bangun dan menjauh.
3. Melemahkan Sistem Kekebalan Tubuh

Jika Anda selalu marah, Anda mungkin akan lebih sering merasa sakit. Dalam sebuah penelitian, para ilmuwan Universitas Harvard menemukan bahwa pada orang sehat, mengingat pengalaman marah di masa lalu saja sudah menyebabkan penurunan tingkat antibodi imunoglobulin A selama enam jam, garis pertahanan pertama sel melawan infeksi.
Jika Anda adalah seseorang yang terbiasa marah, lindungi sistem kekebalan Anda dengan menerapkan beberapa strategi penanggulangan yang efektif. Diantaranya yakni komunikasi yang tegas, pemecahan masalah yang efektif, menggunakan humor, atau menyusun ulang pikiran Anda untuk menjauh dari pemikiran hitam-putih, berpikir semua atau tidak sama sekali – semuanya adalah cara yang baik untuk mengatasinya. Akan tetapi, sebelum itu Anda harus mulai dengan menenangkan diri.
4. Memperburuk Masalah Kecemasan
Jika Anda seorang yang mudah khawatir, penting untuk diperhatikan bahwa kecemasan dan kemarahan bisa berjalan beriringan. Dalam studi tahun 2012 yang diterbitkan dalam jurnal Cognitive Behavior Therapy, peneliti menemukan bahwa kemarahan dapat memperburuk gejala gangguan kecemasan umum (GAD), suatu kondisi yang ditandai dengan kekhawatiran berlebihan dan tidak terkendali sehingga mengganggu kehidupan sehari-hari seseorang. Tidak hanya tingkat kemarahan yang lebih tinggi ditemukan pada orang-orang dengan GAD, tetapi rasa permusuhan, khususnya kemarahan yang terinternalisasi dan tidak diungkapkan berkontribusi besar terhadap keparahan gejala GAD.
5. Potensi Terhadap Depresi

Sejumlah penelitian mengaitkan depresi dengan agresi dan ledakan amarah, terutama pada pria. Dalam depresi, kemarahan pasif di mana Anda merenungkannya tetapi tidak pernah mengambil tindakan adalah hal biasa. Sehingga alangkah baiknya untuk seseorang yang berjuang melawan depresi bercampur amarah adalah menyibukkan diri dan berhenti berpikir terlalu banyak.
Aktivitas apa pun yang menyerap perhatian Anda sepenuhnya adalah obat yang baik untuk mengatasi amarah, seperti golf, sulaman, bersepeda. Hal ini cenderung memenuhi pikiran kita sepenuhnya dan menarik fokus kita ke momen saat ini, dan tidak ada ruang tersisa untuk kemarahan jika kita sudah mewujudkannya.
6. Melukai Paru-Paru
Meskipun Anda bukan perokok, paru-paru Anda masih bisa terluka jika Anda terus-menerus marah dan bermusuhan. Sekelompok ilmuwan Universitas Harvard mempelajari 670 pria selama delapan tahun menggunakan metode penilaian skala permusuhan untuk mengukur tingkat kemarahan dan menilai setiap perubahan pada fungsi paru-paru pria.
Laki-laki dengan tingkat permusuhan tertinggi mempunyai kapasitas paru-paru yang jauh lebih buruk, sehingga meningkatkan risiko masalah pernapasan. Para peneliti berteori bahwa peningkatan hormon stres, yang berhubungan dengan perasaan marah, menyebabkan peradangan pada saluran udara.
7. Memperpendek Masa Hidup

Stres sangat erat kaitannya dengan kesehatan secara umum. Jika Anda stres dan marah, Anda akan memperpendek umur Anda. Sebuah penelitian di University of Michigan yang dilakukan selama 17 tahun menemukan bahwa pasangan yang menahan amarah memiliki rentang hidup yang lebih pendek dibandingkan mereka yang mudah mengatakan bahwa mereka sedang marah.
Baca juga: Trichotillomania Bukan Termasuk OCD, Walaupun Gejalanya Ada Perilaku Kompulsif
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia



