Semua artikel
Perilaku

Jangan Ragu Untuk Meminta Maaf! Ini Dia Manfaat Psikologisnya

Ditulis oleh Dita Fatma Rini Syafa Abdullah4 menit baca

Deeptalk.co.id – Banyak orang yang tidak ingin memunta maaf karena merasa kalah dengan tindakan semacam itu. Namun satu hal yang dilupakan bahwa dengan mengakui kesalahan dan meminta maaf justru dianggap sebagai tindakan yang bijak. Selain itu, meminta maaf dengan tulus juga dapat menunjukkan rasa hormatmu kepada orang yang tersakiti. Karena itulah minta maaf pada dasarnya bukanlah sebuah kekalahan.

Namun tahukah kamu bahwa diluar dari apa yang sudah dipaparkan di atas, faktanya meminta maaf ternyata memiliki banyak manfaat untuk diri sendiri. Untuk itu artikel kali ini akan membahas mengenai manfaat meminta maaf, khususnya dalam hal kesehatan mental. Namun sebelum kita masuk ke pembahasannya, perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi. Jika terdapat beberapa hal yang perlu untuk didiskusikan, maka kamu bisa menemui orang-orang yang ahli dibidangnya seperti Psikolog atau Psikiater.

Berikut beberapa manfaat meminta maaf dalam kesehatan mental:

Menurunkan Tingkat Amarah

Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2014 oleh University of Miami, pada 336 responden yang meminta maaf terlebih dahulu kepada pasangannya. Dimana pada penelitian tersebut ditemukan bahwa dengan meminta maaf maka akan membantu seseorang dalam menstabilkan emosi yang mereka rasakan. Hal ini berlaku untuk orang yang meminta maaf dan orang yang menerima permintaan maaf tersebut.

Berdasarkan hasil dari penelitian diatas, dapat disimpulkan bahwa meminta maaf merupakan sebuah upaya yang dapat menurunkan tingkat amarah. Dengan demikian, tindakan meminta maaf akan sangat baik dalam sebuah hubungan antar manusia. Saat emosi menjadi stabil, seseorang juga bisa berpikir lebih jernih dan tidak mengambil sebuah tindakan yang gegabah.

Meningkatkan Kesadaran Diri

Perlu diketahui bahwa perasaan bersalah, rasa malu, dan kehilangan harga diri, semua itu akan berdampak negatif terhadap kondisi kesehatan mental seseorang. Kabar baiknya, meminta maaf bisa menetralisir semua itu.

Saat seseorang meminta maaf, mereka tentu menyadari apa yang menjadi kesalahan mereka. Dalam hal ini, tingkat kesadaran diri akan meningkat. Karena itulah keinginan untuk meminta maaf direalisasikan. Selain itu, saat sadar bahwa dirinya bersalah dan tidak meminta maaf, justru akan menimbulkan rasa bersalah, malu, dan kehilangan harga diri.

Selain itu, seorang Psikolog bernama Michael McCullough dan rekannya melakukan sebuah penelitian yang membuktikan bahwa permintaan maaf yang tulus dapat meningkatkan empati terhadap pelaku kesalahan.

Baca juga : Tips Menghilangkan Pikiran Negatif yang Mengganggu

Meredakan Stress dan Kecemasan

Manfaat lain dari meminta maaf yang tidak kalah mengagumkannya adalah mampu meredakan stress dan kecemasan. Seperti yang kita ketahui, stress berlebih dapat membuat seseorang mengalami depresi yang berujung pada keinginan untuk bunuh diri. Begitu juga dengan kecemasan berlebih yang dapat membuat seseorang mengalami berbagai gangguan kecemasan.

Emosi negatif yang terpendam, dalam hal ini emosi akibat suatu amarah yang tidak terlampiaskan dengan baik, bisa berdampak pada stress dan kecemasan. Namun, jika hal tersebut ditangani dengan meminta maaf dan mengakui segala kesalahan, dipercaya dapat meredakan amarah tersebut.

Saat seseorang meminta maaf dengan tulus, tentu sudah diimbangi dengan proses berpikir secara jernih yang mampu membuat mereka mengenali kesalahan dan memutuskan untuk meminta maaf. Hal inilah yang akhirnya meredakan stress dan kecemasan, yang jika tidak diatasi dengan baik bisa berdampak negatif baik untuk kesehatan fisik maupun mental.

Meningkatkan Kewaspadaan

Seperti yang sudah diungkapkan pada poin sebelumnya bahwa, saat seseorang meminta maaf dengan tulus tentu sudah mengenali kesalahannya, yang akhirnya membuat mereka meminta maaf. Peningkatan kesadaran akan kesalahan ini akan membuat seseorang meningkatkan kewaspadaannya.

Kewaspadaan yang dimaksud dalam pembahasan ini adalah kewaspadaan dalam bertindak dan berucap yang bisa jadi menyakiti orang lain. Dengan demikian, orang yang mampu meminta maaf dengan tulus akibat kesalahan yang mereka perbuat, maka mereka akan mengalami peningkatan kewaspadaan untuk tidak menyakiti orang lain.

Perlu diketahui juga bahwa meminta maaf dengan tulus bukan berarti membuat kita merasa benar dan terlupakan akan kesalahan yang kita perbuat. Justru permintaan maaf yang tulus akan selalu mengingatkan kita akan kesalahan dan tidak terjerumus pada kesalahan yang sama di kemudian hari.

Memperbaiki Hubungan

Poin terakhir ini tentu sudah tidak asing lagi bagi kita. Seperti yang kita ketahui bahwa, manusia merupakan makhluk sosial yang pada dasarnya membutuhkan bantuan dari orang lain untuk kelangsungan hidupnya. Saat melakukan kesalahan dan meminta maaf dengan tulus, maka hubungan dengan manusia lain yang tadinya buruk akan membaik. Hal ini tentu akan bermanfaat mengingat manusia sebagai makhluk sosial.

Dengan adanya hubungan yang baik itu, kita bisa kembali saling membantu sama lain. Selain itu, hubungan yang baik dengan orang-orang di sekitar kita akan menjauhkan kita dari berbagai masalah kesehatan mental seperti stress dan depresi.

Itu dia beberapa manfaat meminta maaf dari kacamata psikologis. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Baca juga : Ini Dia Cara Mengatasi Emotional Numbness

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Jangan Ragu Untuk Meminta Maaf! Ini Dia Manfaat Psikologisnya — DeepTalk