Semua artikel
Pikiran

Intrusive Thought, Normal Atau Berbahaya?

Ditulis oleh DeepTalk Indonesia4 menit baca

Deeptalk.co.id – Pikiran yang muncul begitu saja tanpa undangan seringkali menjadi bagian dari aliran pemikiran sehari-hari. Pikiran intrusif, seperti munculnya bayangan atau pemikiran yang tak diinginkan, adalah pengalaman yang mungkin familiar bagi banyak dari kita. Tapi sejauh mana pikiran-pikiran ini dapat dianggap sebagai bagian normal dari proses berpikir sehari-hari, dan kapan saatnya kita perlu memperhatikan mereka sebagai sesuatu yang berpotensi berbahaya?

Artikel ini akan membahas fenomena pikiran intrusif, mengajak kita untuk memahami kapan munculnya pikiran semacam itu dapat dianggap sebagai hal yang wajar dalam pikiran kita, dan kapan saatnya untuk mulai mempertimbangkan tanda-tanda bahaya. Mari kita eksplorasi bersama mengenai perbedaan antara pikiran intrusif yang normal dan saat di mana kita perlu memberikan perhatian lebih serius terhadapnya.

Tentang Intrusive Thought

Mungkin Anda pernah memiliki pemikiran atau gambaran yang muncul di kepala yang mengejutkan atau bahkan mengganggu. Inilah yang disebut dengan intrusive thought dan hal ini lebih umum dan normal terjadi daripada yang Anda sadari. Instrusive thought ialah ide dan gambaran yang muncul tanpa diundang dan biasanya tidak diinginkan.

Masalah yang ada di pikiran ini biasanya berkisar dari pemikiran yang membuat Anda tidak nyaman hingga benar-benar mengganggu. Ini juga biasanya merupakan hal terakhir yang ingin Anda pikirkan. Intrusive thought ini termasuk pikiran yang bersifat kekerasan atau seksual, menakutkan, terkait dengan fobia atau ketakutan yang mendalam, menjijikkan, memalukan, amoral atau menghujat jika yang mempunyai pemikiran itu beragama.

Secara umum, intrusive thought dipicu oleh stres. Stres yang dapat menimbulkan pikiran intrusif ini dapat diperburuk oleh gangguan terhadap rutinitas normal, kurang tidur yang cukup, atau pergeseran hormonal. Banyak orang yang mengalami intrusive thought ini ketika terjadi sesuatu yang membuat mereka merasa rentan, seperti perubahan besar dalam hidup karena bayi yang baru lahir atau pindah ke lingkungan baru.

Baca juga: Kondisi-Kondisi yang Digambarkan Sebagai Neurodivergent

Intrusive Thought, Apakah Normal?

Memiliki intrusive thought sesekali adalah hal yang wajar. Faktanya, hal ini terjadi pada hampir semua orang. Sebuah studi tahun 2014 menemukan bahwa sekitar 94 persen peserta memiliki setidaknya satu pemikiran yang mengganggu dalam 3 bulan sebelum penelitian.

Dalam studi tahun 2014, gangguan “keraguan” – atau kekhawatiran dalam melakukan tugas dengan benar – adalah yang paling umum. Pikiran-pikiran intrusif yang bersifat seksual atau keagamaan adalah yang paling kecil kemungkinannya untuk dilaporkan.

Meskipun intrusive thought biasanya tidak perlu dikhawatirkan, terkadang pikiran tersebut mulai mengganggu kehidupan Anda sehari-hari. Orang yang merasa takut atau bersalah karena pikiran yang mengganggu, atau merasa perlu mengambil tindakan untuk mengendalikan pikiran tersebut, mungkin mengalami sesuatu yang lebih serius.

Terlebih bagi penderita OCD, intrusive thought jauh lebih melemahkan. Seseorang tanpa OCD hampir tidak menyadari pikiran-pikiran ini atau bahkan mungkin menertawakannya. Namun bagi penderita OCD, intrusive thought ini tidak terjadi sesekali, melainkan konstan. Pikiran yang mengganggu “lebih melekat” dan lebih menjengkelkan bagi penderita OCD.

Hal ini sering kali berkisar pada apa yang disayangi seseorang dalam hidup: Seorang ibu yang berbakti mungkin khawatir dia akan menyakiti bayinya. Suami yang berkomitmen mungkin bertanya-tanya apakah dia benar-benar mencintai pasangannya. Seorang penyayang binatang mungkin memiliki pikiran yang sangat mengganggu tentang hewan peliharaannya sendiri.

Ide-ide ini berulang-ulang di benak mereka, sering kali menghalangi tugas dan kebahagiaan sehari-hari. Mereka menimbulkan kecemasan yang hebat dan membuat seseorang mempertanyakan siapa mereka “sebenarnya”.

Meskipun demikian, para peneliti yang mempelajari orang-orang dengan OCD dan intrusive thought-nya tidak menemukan adanya peningkatan risiko untuk bertindak berdasarkan pikiran-pikiran tersebut. Ini menandakan bahwa memiliki intrusive thought bukan berarti Anda ingin melakukan apa yang terlintas di kepala Anda.

Pikiran yang mengganggu cenderung mencerminkan ketakutan terbesar kita atau skenario yang paling tidak diinginkan. Sehingga Anda dapat menganggapnya sebagai sinyal akan sesuatu yang penting bagi Anda. Seperti ketika jika seorang ibu yang baru melahirkan memiliki pemikiran yang mengganggu untuk menenggelamkan bayinya di bak mandi, hal ini biasa terjadi, ini adalah manifestasi dari hubungannya dengan makhluk kecil yang rentan ini yang begitu rapuh dan bergantung padanya untuk keselamatannya.

Namun apabila intrusive thought tersebut membuat Anda merasa tidak bisa pergi ke tempat tertentu, atau melakukan hal tertentu, atau hal tersebut benar-benar mengganggu pikiran Anda, carilah bantuan secepatnya. Mereka dapat diobati dengan sangat efektif dan terkadang dengan sangat cepat.

Baca juga: Jenis-Jenis Amnesia Disosiatif yang Perlu Anda Kenali

 

Sumber:

https://www.nebraskamed.com/behavioral-health/health/conditions-and-services/what-are-intrusive-thoughts-and-are-they-normal

https://www.madeofmillions.com/articles/are-intrusive-thoughts-normal

https://www.healthline.com/health/mental-health/intrusive-thoughts#outlook

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Intrusive Thought, Normal Atau Berbahaya? — DeepTalk