Deeptalk.co.id – Apakah kamu atau orang disekitar mu sedang terjebak dalam toxic relationship? Jika iya, maka artikel ini merupakan bahan bacaan yang cocok untuk kamu, karena dalam artikel ini kami akan membahas mengenai tips untuk mengatasi toxic relationship. Namun perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi. Jika kamu membutuhkan bantuan lebih lanjut, terutama saat toxic relationship sudah merusak mental mu, maka berkonsultasi dengan Psikolog untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Toxic relationship merupakan sebuah hubungan yang tidak sehat, dimana salah satu orang dari hubungan tersebut akan merasa direndahkan, diperlakukan tidak adil, atau menjadi sasaran amarah. Kondisi ini tidak hanya akan mengganggu hubungan seseorang dengan orang lain, melainkan juga dapat membuat korbannya mengalami gangguan mental.
Tidak jarang juga korban toxic relationship mengalami kekerasan baik verbal maupun non verbal. Beberapa dari mereka juga mengalami pelecehan emosional yang berdampak buruk pada kesehatan mentalnya. Hal ini membuat korban toxic relationship sangat mungkin mengalami kecemasan berlebih yang berujung pada stress, bahkan depresi. Beberapa dari mereka juga mengalami trauma yang membuatnya mengalami masalah pada hubungan setelahnya. Untuk itulah siapapun itu tidak pantas untuk terjebak dalam toxic relationship.
Pelaku toxic relationship akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengontrol korbannya. Mereka bahkan memiliki rasa cemburu yang berlebihan, atau yang biasa dikenal dengan cemburu buta. Bahkan saat kecemburuannya terbukti salah, mereka tetap mengekang pasangannya dengan alasan “sayang” atau “kebaikan pasangan”. Tentu saja hal tersebut hanya alasan, dibalik itu mereka hanya ingin mengontrol pasangannya agar melakukan segala sesuatu sesuai dengan kehendaknya saja.
Karena beberapa kondisi di atas, setiap orang perlu tahu tips agar dapat mengatasi toxic relationship. Jika kamu tidak menjadi korban toxic relationship, setidaknya tips dalam artikel ini dapat kamu sarankan untuk orang-orang yang menjadi korban toxic relationship. Berikut beberapa tips untuk mengatasi toxic relationship:
Kenali Ciri-Ciri Toxic Relationship

Beberapa orang tidak menyadari bahwa dirinya sedang terjebak dalam toxic relationship. Hal inilah yang membuatnya tidak ada alasan untuk melepaskan diri dari hubungan tersebut. Untuk itu, langkah awal yang perlu dilakukan agar terlepas dari toxic relationship adalah menyadari bahwa kamu sedang menjalani toxic relationship. Untuk dapat menyadari hal tersebut, kamu juga perlu mengetahui apa saja ciri-ciri dari toxic relationship berikut:
Sulit untuk menjadi diri sendiri
Saat menjalin toxic relationship, korban cenderung mendapatkan tekanan dari pasangannya untuk selalu melakukan apapun itu sesuai dengan yang mereka inginkan. Hal inilah yang membuat korban mengalami kesulitan untuk menjadi diri sendiri, termasuk mengambil keputusan yang diinginkan.
Tidak mendapat dukungan
Hubungan yang sehat adalah kondisi dimana seseorang saling mendukung dalam kebaikan satu sama lain. Sayangnya hal ini sangat bertolak belakang dalam kasus toxic relationship. Korban cenderung dicela dan diremehkan setiap kemampuan dan pencapaiannya. Tentu saja hal ini membuat korban merasa tidak berharga.
Baca juga : Waspada Dampak Dari Toxic Relationship!
Menerima kekerasan verbal dan fisik
Tidak sedikit korban toxic relationship mengalami kekerasan fisik maupun verbal. Beberapa dari mereka bahkan mengalami pelecehan emosional yang dapat membuatnya tertekan secara mental.
Selain tiga ciri-ciri di atas, tentu masih banyak lagi ciri-ciri lainnya yang bisa ditemukan dari toxic relationship.
Putuskan Hubungan Dengan Pasangan

Kita tidak bisa memaksa seseorang untuk berubah. Hal ini juga berlaku bagi mereka yang menjadi korban toxic relationship. Jika kamu merasa hubungan yang kamu jalani sudah tidak sehat, maka mengakhiri hubungan tersebut sesegera mungkin bisa jadi jalan yang lebih bija. Tentu saja untuk memutuskan hal ini diperlukan pemikiran yang matang. Satu hal yang perlu menjadi pertimbangan, kesehatan fisik dan mental mu lebih baik daripada apapun.
Mengumpulkan Bukti Kekerasan

Tidak semua orang akan dengan mudah mengakhiri hubungannya dari pasangan yang toxic. Beberapa dari mereka bahkan mendapatkan ancaman yang mengerikan. Untuk itu, jangan gegabah mengambil keputusan. Cobalah untuk mengumpulkan bukti-bukti sebanyak mungkin bahwa kamu telah mendapatkan kekerasan baik mental maupun fisik. Bukti-bukti ini nantinya bisa membantu kamu untuk melawan pelaku di ranah hukum.
Beritahu Orang

Cukup banyak korban dari toxic relationship yang menarik diri dari lingkungan sosialnya. Hal ini biasanya dilakukan atas arahan dari pasangannya. Meski demikian, sebisa mungkin ada setidaknya satu atau dua orang yang mengetahui permasalahan ini. Orang-orang tersebut bisa menjadi support system atau mungkin yang akan membantu kamu keluar dari toxic relationship.
Jika kamu tidak memiliki tempat untuk berkeluh kesah, berkonsultasi dengan Psikolog merupakan pilihan yang tepat. Selain dapat membuat perasaan mu menjadi lebih baik, mereka juga akan membantu kamu jika mengalami beberapa gangguan mental.
Seperti itulah beberapa tips yang bisa dicoba untuk terbebas dari toxic relationship. Walaupun memang langkah untuk terbebas dari toxic relationship bukan hal yang mudah, namun tidak mustahil juga untuk dicoba. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.
Baca juga : Ini Dia Ciri-Ciri Toxic Relationship
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia



