Deeptalk.co.id – Ketakutan setiap manusia terkadang tampak tidak rasional. Namun itu adalah respons alami terhadap bahaya yang dirasakan. Termasuk ketakutan akan pengabaian atau abandonment issue yang umumnya berakar pada pengalaman pribadi yang dalam dan seringkali menyakitkan. Abandonment issue dapat memengaruhi orang dalam banyak hal dan memiliki berbagai penyebab.
Timbulnya ketakutan akibat abandonment issue merupakan keyakinan bahwa Anda akan ditinggalkan oleh orang yang Anda cintai. Hal ini sering membuat Anda merasa tidak dicintai, tidak aman, tidak mampu dan tidak layak untuk dicintai.
Efek Jangka Panjang Abandonment Issue

Masalah pengabaian ini dapat menimbulkan ketakutan dengan efek yang dramatis dan bertahan lama pada kehidupan seseorang. Mereka bisa sangat merusak yang pada kenyataannya melalui sebuah penelitian telah ditemukan bahwa orang yang mulai takut ditinggalkan lebih mungkin mengembangkan kondisi kesehatan mental di kemudian hari. Ketakutan akibat abandonment ini menyebabkan perubahan suasana hati, kecemasan dan depresi hingga mempersulit seseorang untuk melihat diri mereka secara positif.
Selain itu, beberapa efek jangka panjang ini yang berurusan dengan abandonment issue termasuk kesulitan yang parah dalam suatu hubungan. Termasuk ketika membentuk hubungan dengan teman atau pasangan romantis, dengan harga diri rendah, bermasalah dengan amarah dan kecemburuan, kesulitan mempercayai pasangan dan takut sendirian.
Abandonment issue juga dapat mengganggu hubungan interpersonal. Mereka yang takut ditinggalkan sering memiliki masalah kepercayaan dan mungkin curiga atau cemburu. Beberapa lainnya mungkin bergumul dengan kodependensi, sementara yang lain mungkin menarik diri atau menyabotase hubungan mereka.
Berikut ini beberapa riwayat yang dapat meningkatkan risiko jenis ketakutan ketika ditinggalkan, diantaranya ialah :
– Menelantarkan. Orang yang diabaikan, dilecehkan, atau ditinggalkan, terutama selama masa kanak-kanak, lebih mungkin mengembangkan masalah ini. Demikian pula, orang dewasa yang diabaikan saat masih kecil lebih cenderung mengulangi perilaku tersebut dengan anak mereka sendiri.
– Menekankan. Tingkat stres yang tinggi dapat memperburuk kecemasan yang terjadi secara alami. Ini dapat memperburuk ketakutan dan menyebabkan kecemasan baru.
– Peristiwa traumatis. Mereka yang mengalami cedera atau kematian atau menjadi korban kejahatan mungkin lebih mungkin mengembangkan pengalaman trauma pada dirinya sendiri.
Baca juga: Apa Itu Silent Treatment? Sengaja Mendiamkan Orang Yang Dikesalkannya
Penyebab Abandonment Issue

Kondisi ini dapat muncul dalam beberapa kategori, baik karena ditinggal pasangan romantis atau ditelantarkan oleh orang tua (atau anak-anak sebagai orang dewasa yang lebih tua. Penyebab abandonment issue ini sering dikaitkan dengan sesuatu yang traumatis di masa lalu. Diantaranya seperti kematian atau ditinggalkan oleh orang tua atau pengasuh, ditelantarkan, merasa ditolak oleh rekan-rekan kerja, atau ditinggal tiba-tiba oleh pasangan yang romantis.
Lebih lanjut lagi, berikut adalah penjelasan lebih lanjut mengenai beberapa hal yang menjadi penyebab seseorang terjebak abandonment issue.
Trauma atau Pengalaman Masa Lalu
Trauma dari masalah pengabaian disebabkan sebagai respons terhadap peristiwa traumatis atau menyedihkan. Ini bisa terjadi ketika suatu hubungan berakhir secara tiba-tiba atau dengan cara yang mengecewakan. Hal tersebut pun kemudian dapat menyebabkan kecemasan dalam hubungan di masa depan.
Perselingkuhan, perceraian, pengabaian atau pelecehan, dan kematian pasangan juga dapat menyebabkan rasa takut ditinggalkan.
Memori Masa Kecil
Memori atau ikatan yang Anda bentuk selama masa kanak-kanak membentuk cara Anda melihat hubungan ketika dewasa. Jika seseorang mengalami trauma masa kanak-kanak seperti pengabaian emosional, kekerasan atau pelecehan, masuk akal jika mereka merasa sulit untuk merasa aman dalam hubungan di masa depan.
Hal tersebut berdasarkan suatu studi yang mengonfirmasi bahwa anak-anak dapat mengembangkan abandonment issue jika mereka dipisahkan dari orang tua. Ini bisa karena perceraian orang tua, penahanan atau kematian.
Hubungan yang Tidak Sehat
Bagi sebagian orang, kemungkinan akan sulit untuk mengenali bahwa suatu hubungan itu tidak sehat, yang bahkan terlibat dalam kasus pelecehan atau setelah hubungan itu berakhir. Lalu jika mantan pasangan Anda terlibat dalam perilaku berbahaya, seperti intimidasi, gaslighting, manipulasi hingga pengabaian emosional, Anda mungkin berharap melihat perilaku tersebut dalam hubungan di masa depan.
Abandonment issue yang belum terselesaikan setelah hubungan yang tidak sehat dapat menjadi tantangan bagi pasangan di masa depan. Berkencan dengan seseorang dengan masalah pengabaian mungkin sulit dinavigasi jika tidak ditangani oleh kedua pasangan.
Kematian Seseorang
Kematian seseorang yang dicintai dan dekat dengannya dapat menyebabkan kesedihan dan rasa sakit yang mendalam dan bertahan lama. Ini bisa menjadi salah satu penyebab dari perasaan ketakutan untuk ditinggalkan dalam abandonment issue.
Setelah mengalami kehilangan semacam itu, wajar saja bila Anda merasa takut kehilangan orang lain. Ketakutan akan pengabaian pun bisa menjadi sangat kuat jika kematiannya terjadi dengan tiba-tiba.
Kebutuhan Emosional yang Tidak Terpenuhi
Setiap manusia membutuhkan hal-hal kebutuhan mendasar, seperti makanan, tidur, atau tempat berlindung agar tetap sehat. Termasuk salah satunya juga manusia memiliki kebutuhan emosional.
Saat kebutuhan ini terpenuhi, Anda merasa bahagia dan puas. Namun saat diabaikan, Anda mungkin merasa stres, frustasi, atau tidak dicintai. Seseorang mungkin mengembangkan abandonment issue setelah orang tua atau pasangan berulang kali gagal memenuhi kebutuhan emosional mereka.
Baca juga: Dampak Dari Silent Treatment
Sumber:
Chapple, R. (2022, September 23). Abandonment Issues: Signs, Causes, Coping Tips. Talkspace. https://www.talkspace.com/blog/abandonment-issues/
Identifying and Managing Abandonment Issues. (2023). Healthline. https://www.healthline.com/health/mental-health/abandonment-issues
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia



