Semua artikel
Sifat

Inferiority Complex : Perasaan Rendah Diri dan Tidak Berharga

Ditulis oleh Dita Fatma Rini Syafa Abdullah4 menit baca

Deeptalk.co.id – Beberapa orang memang memiliki rasa percaya diri yang rendah. Pada dasarnya perasaan tersebut cukup wajar dan bisa saja dialami oleh siapa saja, termasuk orang-orang yang kita anggap cukup hebat. Namun, kondisi semacam itu akan membuat seseorang meragukan banyak hal sehingga bisa menghambat apa yang sedang dikerjakan. Selain itu, hal ini juga bisa menimbulkan sebuah kondisi yang kita kenal dengan istilah inferiority complex.

Istilah inferiority complex mungkin masih cukup asing di telinga. Untuk itu, artikel kali ini akan secara khusus membahas mengenai hal tersebut. Namun sebelum kita masuk ke pembahasannya, perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi dan tidak untuk dijadikan patokkan self diagnosis.

Jika kamu atau orang sekitar mengalami beberapa gejala seperti yang dipaparkan pada artikel ini, maka segera lakukan konsultasi lebih lanjut dengan Psikolog atau Psikiater untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Berikut pembahasan mengenai inferiority complex.

Pengertian Inferiority Complex

Mengacu kepada American Psychological Association, inferiority complex adalah kondisi mental yang disebabkan oleh rasa tidak percaya diri atau insecure mengenai kekurangan fisik atau psikologis aktual maupun yang dibayangkan.

Inferiority complex inilah yang akhirnya membuat penderitanya menunjukkan berbagai respon seperti malu, takut, dan lain sebagainya. Dengan demikian, kondisi ini membuat penderita menunjukkan kekurangan atau ketidak maksimalan mereka dalam suatu hal.

Walaupun inferiority complex ini bisa dialami oleh siapa saja, namun pada umumnya kondisi inferiority complex ini mulai berkembang di masa kanak-kanak akibat pola asuh orang tua yang kurang suportif. Jika kondisi tersebut tidak mendapatkan penanganan yang tepat, maka inferiority complex bisa berlangsung hingga dewasa.

Inferiority complex ini juga terbentuk di alam bawah sadar, sehingga kondisi ini cukup sulit untuk dideteksi. Untuk itu penting bagi mereka yang mengalami beberapa gejala dari inferiority complex untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut oleh Psikolog atau Psikiater.

Ciri-Ciri Inferiority Complex

Pada dasarnya inferiority complex memang sering kali dikaitkan dengan rasa tidak percaya diri. Namun inferiority complex tidak sesederhana itu. Masih banyak ciri-ciri lain yang bisa saja ditunjukkan oleh orang-orang yang mengalami inferiority complex. Berikut beberapa ciri-ciri inferiority complex:

Menghindari kontak mata

Orang yang mengalami inferiority complex cenderung menghindari kontak mata saat sedang berinteraksi dengan orang. Tindakan ini bukan berarti mereka tidak menghargai lawan bicara, melainkan mereka tidak memiliki keberanian untuk menatap mata orang tersebut.

Baca juga : Mengenal Dampak Positif dan Negatif Dari Sikap Ambisius

Gaya komunikasi yang pasif

Penderita inferiority complex bukan berarti tidak memiliki kehidupan sosial akibat rasa percaya dirinya yang rendah. Mereka masih bisa bersekolah atau bekerja seperti kebanyakan orang, namun dalam berinteraksi mereka cenderung memiliki gaya komunikasi yang pasif. Mereka hampir tidak pernah membuka pembicaran, dan hanya merespon pertanyaan apa adanya.

Menarik diri dari orang lain

Walaupun beberapa dari penderita inferiority complex masih bisa bersosialisasi dengan normal, namun jika bisa memilih mereka akan lebih senang sendiri. Hal inilah yang membuat beberapa dari mereka cenderung menarik diri dan enggan untuk melakukan aktivitas-aktivitas yang membuatnya bertemu banyak orang.

Tidak kompetitif

Ciri lain dari inferiority complex adalah tidak adanya minat untuk hal-hal yang berhubungan dengan kompetisi. Mereka tidak percaya dengan kemampuan yang dimiliki. Hal inilah yang membuat mereka tidak kompetitif.

Meremehkan potensi yang dimiliki

Penderita inferiority complex juga cenderung meremehkan potensi yang mereka miliki. Tidak peduli seberapa hebat kemampuan yang mereka punya, mereka akan menganggap hal tersebut tidak berguna atau bahkan tidak sehebat sama sekali. Dengan demikian, beberapa dari mereka tidak bisa mengembangkan kemampuan tersebut, dan justru terjebak dengan hal-hal diluar kemampuan mereka.

Membandingkan diri dengan orang lain

Tidak hanya meremehkan kemampuan yang dimiliki, orang-orang dengan inferiority complex juga memiliki kebiasaan buruk membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Baik itu membandingkan penampilan fisik, pencapaian, atau kemampuan yang dimiliki. Mereka juga cenderung membandingkan kehebatan orang lain dan ketidakmampuan yang dimiliki. dengan demikian mereka akan semakin merasa terpuruk.

Mengalami gangguan tidur

Dalam beberapa kasus, inferiority complex ini akan mengganggu pikiran penderitanya. Hal inilah yang akhirnya membuat mereka mengalami gangguan tidur seperti mimpi buruk, insomnia, dan lain sebagainya.

Tidak mampu menyelesaikan tugas

Karena perasaan rendah diri yang dimiliki, penderita inferiority complex juga tidak memiliki semangat untuk berusaha lebih baik. Dengan demikian, mereka akan mengalami kesulitan dalam menyelesaikan beberapa tugas yang dibebankan kepadanya.

Itu dia sedikit penjelasan mengenai inferiority complex. Seperti yang sudah dipaparkan di atas, kondisi inferiority complex ini tidak sesederhana yang dibayangkan. Kondisi ini justru menghambat perkembangan seseorang untuk menjadi lebih baik. Untuk itu, jika kamu atau orang sekitar mengalami beberapa ciri-ciri di atas, maka segera lakukan konsultasi dengan para ahli untuk membenahi kondisi tersebut.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Baca juga : Victim Blaming : Tindakan Menyalahkan Korban

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Inferiority Complex : Perasaan Rendah Diri dan Tidak Berharga — DeepTalk