Semua artikel
Perilaku

Hati-Hati Terlena Dengan Pemborosan, Ini Dia Cara Tepat Menerapkan Self-Reward

Ditulis oleh DeepTalk Indonesia5 menit baca

Deeptalk.co.id – Dinamakan self-reward karena ini merupakan salah satu cara menghargai diri sendiri menggunakan cara atau pemberian tertentu dari diri sendiri untuk dirinya sendiri juga. Namun, sesederhana pengertian tersebut, masih banyak orang yang masih salah memahami konsep self-reward hingga terjebak pada gaya hidup konsumtif atau pemborosan. Padahal, ada beberapa self-reward yang diterapkan dengan cara yang lebih tepat.

Pada artikel kali ini, kami akan membahas lebih lanjut mengenai salah kaprah pengertian self-reward yang membawa seseorang pada pemborosan. Sehingga kami akan menyajikan beberapa cara yang baik dan tepat dalam menerapkan self-reward.

Self-Reward dalam Konsep yang Masih Keliru

Jika Anda menganggap self-reward adalah sekedar memberikan hadiah pada diri sendiri sebagai bentuk penghargaan, mungkin itu tidak ada salahnya. Namun, self-reward tidak sebatas memberikan hadiah dan hadiah tersebut tidak harus dalam bentuk benda yang harus dibelanjakan. Self-reward untuk menghargai diri sendiri memiliki banyak strategi yang bisa Anda lakukan untuk mengubah kebiasaan buruk yang berujung pada perilaku konsumtif.

Ada salah satu penelitian yang menunjukkan bahwa mereka yang mendapat penghargaan atau apresiasi walaupun sedikit, menandakan mereka memiliki pengendalian diri. Pun halnya yang terlihat ketika seseorang memberi lebih banyak, bukankah mereka juga meminta lebih banyak? 

Melihat self-reward yang dapat memberikan dampak bagi kesehatan mental diri membentuk dua perspektif terhadapnya. Pertama, ada anggapan bahwa jika tidak pernah memberikan hadiah pada diri sendiri, mereka dianggap tabah atau tidak pernah memanjakan diri sendiri. Namun, jika mereka tidak pernah merasa kekurangan dan tetap memiliki motivasi untuk bekerja dengan cara seperti itu, hidup mereka masih bisa seimbang.

Sedangkan persepektif yang kedua, yakni jika self-reward dengan hadiah, tetapi mereka tidak menganggapnya sebagai hadiah. Ini akan memberikan risiko dimana pemberian self-reward perlu dilandasi pemahaman yang utuh atas pengalaman yang telah dilalui serta tujuan yang telah dicapai.

Lebih buruknya lagi, ada beberapa yang masih memaknai self-reward bukan sebagai penghargaan untuk diri sendiri. Namun melainkan hanya sekedar aktivitas buta dan membawanya terjebak pada pola hidup konsumerisme. Dengan demikian, tujuan self-reward yang bisa digunakan dan menguntungkan sebagai penguatan positif justru berakhir dengan gaya hidup yang buruk.

Baca juga: Bagaimana Regulasi Emosi Dapat Membantu Mengurangi Gejala Kecemasan?

9 Cara Tepat Menerapkan Self-Reward 

Lalu bagaimana seharusnya self-reward itu diterapkan dengan cara yang tepat agar tetap memberikan dampak yang menguntungkan bagi diri sendiri?

Self-reward bisa dilakukan dengan dua cara, baik secara ekstrenal atau dengan hal-hal yang berada diluar diri kita. Juga secara internal yang berasal dari dalam kepuasan diri sendiri. Malah self-reward internal ini menurut penelitian, menjadi strategi yang lebih efektif untuk mencapai prestasi yang lebih baik.

Berikut cara lain yang lebih tepat dalam menerapkan self-reward

1. Nikmati Alam

Self-reward bisa dilakukan dengan menghabiskan waktu dengan alam. Ini terbukti sangat bagus dilakukan untuk kesejahteraan mental dan emosional seseorang. Anda tentu tidak bisa sepanjang hari berkutat dengan layar komputer Anda, sehingga pergi untuk jalan-jalan sejenak keluar ruangan Anda. Anda juga bisa sambil menyirami tanaman di halaman rumah, pun sembari mengamati suasana sekitar lingkungan Anda.

2. Melakukan Gerakan Olahraga Ringan

Sudah jelas jika olahraga itu penting, bahkan sangat bermanfaat untuk kesejahteraan mental dan mengurangi stres. Melakukan olahraga HITT bisa memicu semangat, juga yoga yang bisa meningkatkan konsentrasi dan fokus Anda. Hadiahi diri Anda dengan olahraga setelah seharian penuh menguras isi otak Anda. 

3. Tidur Siang

Jangan remehkan tidur siang karena ini bisa memberikan diri Anda pemulihan otak dari pekerjaan yang menumpuk. Self-reward yang tepat dengan tidur siang memungkinkan tubuh Anda menekan tombol jeda di tengah hari yang sibuk. Mudah dilakukan dan tanpa biaya apapun.

4. Istirahat Dengan Menulis Jurnal

Memeriksa diri sendiri dan mengatasi perasaan Anda dengan menulis di jurnal mungkin menjadi salah satu self-reward yang tepat karena mungkin inilah yang dibutuhkan otak Anda. Alih-alih melalui hal-hal yang sangat sulit saat makan siang, menulis jurnal akan menjadi lebih mudah saat Anda menggunakan jurnal dengan petunjuk. Ini akan mempermudah Anda untuk berlatif menulis jurnal.

5. Nikmati Makan Siang Anda

Alih-alih menunggu sampai hari berakhir untuk melakukan perayaan self-reward, buat waktu makan siang terasa istimewa dengan mengambil makanan favorit Anda atau menyiapkan sesuatu di dapur Anda. Waktu makan siang tidak selalu harus makan siang dengan sederhana, cepat dan mudah.

6. Baca Buku

Menjadikan kebiasaan membaca buku sebagai self-reward yang tepat karena ini adalah cara yang bagus untuk bersantai. Anda bisa melakukannya sebelum tidur dan Anda tidak perlu menjadi satu-satunya saat Anda membiarkan pikiran mengembara ke dalam realitas sastra. Cobalah untuk menyelesaikan satu bab saat Anda benar-benar terjaga untuk menikmatinya.

7. Bermeditasi

Meluangkan waktu sejenak untuk meditasi bisa menjadi cara yang bagus untuk mengisi ulang dan mengatur ulang. Meditasi dapat membantu Anda untuk beristirahat dan bahkan sekedar melakukannya lima menit saja, Anda dapat merasakan perubahan pada diri Anda.

8. Tonton Tayangan Favorit

Menonton sesuatu yang Anda sukai dapat membuat pikiran Anda beristirahat dari semua pikiran dan tenggat waktu yang mengalir di otak Anda. Berikan diri Anda self-reward dengan beristirahat dan tonton sebuah episode series.

9. Lakukan Percakapan dengan Orang Tersayang

Apalagi jika Anda bekerja dari rumah, sehari penuh dengan rapat tanpa akhir bisa berarti bahwa semua percakapan Anda dalam sehari bisa jadi terkait dengan pekerjaan. Menjauhlah dari kehidupan Zoom dan lakukan panggilan telepon dengan orang tersayang.

Baca juga: Dampak Negatif Perfeksionisme pada Kesehatan Mental

 

Sumber:

Brown, K. J., & Brown, K. J. (2021). The Simple Solution to Languishing Is Rewarding Yourself Throughout the Day—Here Are 9 Ways To Do It. Well+Good. https://www.wellandgood.com/how-to-reward-yourself/

Amarasthi, N. (2023). So Wasteful Because Misunderstanding Self-Reward? This! Get To Know The Right Way. VOI – Waktunya Merevolusi Pemberitaan. https://voi.id/en/lifestyle/110465

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Hati-Hati Terlena Dengan Pemborosan, Ini Dia Cara Tepat Menerapkan Self-Reward — DeepTalk