Deeptalk.co.id – Gangguan mania, yang juga dikenal sebagai mania, adalah salah satu komponen utama dari gangguan bipolar dan beberapa gangguan kesehatan mental lainnya. Ini adalah kondisi yang ditandai oleh perubahan suasana hati yang ekstrim dan tidak wajar, yang mencakup periode manik yang intens dan seringkali disertai oleh berbagai gejala lain seperti peningkatan energi, tingkat aktivitas yang sangat tinggi, kebahagiaan yang berlebihan, dan berbicara dengan cepat dan sulit dihentikan. Mania seringkali membuat individu yang terkena dampaknya berperilaku impulsif, seperti melakukan pembelian besar-besaran, mengambil risiko yang tidak masuk akal, atau terlibat dalam aktivitas yang berbahaya.
Gangguan mania adalah salah satu aspek yang menarik perhatian dalam kajian kesehatan mental, karena perubahan suasana hati yang ekstrem ini dapat memiliki dampak yang signifikan pada kehidupan individu yang terkena dampaknya. Artikel ini akan menjelaskan lebih lanjut tentang gangguan kesehatan mental yang disertai dengan gangguan mania, menggali gejala, penyebab, serta cara pengelolaan dan perawatan yang tersedia. Dengan pemahaman yang lebih dalam tentang gangguan ini, kita dapat merancang pendekatan yang lebih efektif dalam membantu individu yang mengalami gangguan mania dan meningkatkan kualitas hidup mereka.
Secara teknis, seseorang yang mengalami gangguan mania atau episode manik memiliki kondisi kesehatan mental lainnya. Mania dapat menjadi bagian dari beberapa kondisi kesehatan mental berikut ini:
Gangguan Bipolar I

Gangguan bipolar I adalah salah satu gangguan kesehatan mental yang memiliki mania sebagai gejala utama. Pada gangguan ini, individu mengalami episode manik, yaitu periode waktu ketika mereka merasa sangat bersemangat, energik, dan euforik secara berlebihan.
Selama episode manik, seseorang mungkin memiliki pemikiran yang cepat, tidur lebih sedikit dari biasanya, terlibat dalam perilaku berisiko seperti pengeluaran uang yang impulsif, dan dapat menjadi kurang berhati-hati dalam tindakan mereka. Meskipun mania bisa memberikan perasaan euforia awalnya, sering kali ini disertai dengan ketidakmampuan untuk merasakan konsekuensi negatif dari tindakan mereka, dan ini dapat mengakibatkan masalah serius dalam kehidupan pribadi dan profesional mereka.
Baca juga: Apakah Saya Terkena Hoarding Disorder Atau Malas? Kenali Perbedaannya
Gangguan Afektif Musiman

Gangguan afektif musiman, juga dikenal sebagai gangguan depresi musiman (Seasonal Affective Disorder, SAD), adalah kondisi yang ditandai oleh perubahan suasana hati yang berhubungan dengan musim tertentu, terutama musim dingin. Namun, dalam beberapa kasus, individu dengan SAD juga dapat mengalami episode manik selama musim semi atau musim panas, yang sering disebut sebagai mania musiman.
Selama fase mania musiman, seseorang mungkin mengalami gejala mirip dengan gangguan bipolar, termasuk peningkatan energi, kurang tidur, peningkatan produktivitas, serta kebahagiaan yang berlebihan. Namun, perubahan suasana hati ini bersifat musiman dan cenderung kembali ke normal seiring berakhirnya musim tersebut.
Psikosis Pascapersalinan

Psikosis pascapersalinan adalah kondisi yang memengaruhi beberapa wanita setelah melahirkan. Salah satu gejala yang dapat muncul dalam kasus psikosis pascapersalinan adalah mania.
Selama fase manik, seorang ibu baru mungkin mengalami perubahan suasana hati yang ekstrem, memiliki energi berlebihan, kesulitan tidur, serta pikiran dan perilaku yang impulsif. Gangguan ini adalah kondisi darurat yang memerlukan perawatan medis segera karena dapat berpotensi berbahaya, tidak hanya bagi ibu tetapi juga bayinya.
Gangguan Skizoafektif

Gangguan skizoafektif adalah gangguan kesehatan mental yang menggabungkan gejala psikotik seperti delusi dan halusinasi dengan gejala mood seperti mania atau depresi. Dalam konteks gangguan skizoafektif, mania adalah salah satu gejala mood yang dapat terjadi. Ini berarti bahwa individu dengan gangguan ini dapat mengalami episode manik yang mencakup gejala seperti perasaan bersemangat secara berlebihan, kepercayaan diri yang tinggi, dan kurang tidur, seiring dengan gejala psikotik seperti delusi yang mungkin tidak masuk akal.
Siklotimia

Siklotimia adalah gangguan mood yang kurang parah daripada gangguan bipolar tetapi memiliki gejala mania yang lebih ringan. Dalam siklotimia, individu mengalami perubahan suasana hati yang berulang antara mania ringan (hipomania) dan depresi ringan.
Pada saat mania, mereka mungkin merasa lebih bersemangat, berenergi, dan berbicara lebih cepat dari biasanya. Mania dalam siklotimia tidak seintens mania dalam gangguan bipolar I, tetapi masih mencakup beberapa ciri khas seperti peningkatan aktivitas dan ide-ide impulsif.
Gangguan Kesehatan Mental Komorbid

Selain gangguan bipolar, episode manik atau mania juga dapat muncul sebagai bagian dari gangguan kesehatan mental lain yang disebut gangguan skizoafektif, gangguan psikotik, atau dalam konteks gangguan narkotika. Misalnya, seseorang dengan gangguan skizoafektif akan mengalami gejala psikotik seperti delusi atau halusinasi bersamaan dengan episode manik atau depresi. Ini mengindikasikan adanya komorbiditas, yaitu dua atau lebih gangguan kesehatan mental yang hadir bersamaan.
Penting untuk diingat bahwa diagnosis dan pengelolaan gangguan mania atau episode manik memerlukan penilaian medis yang cermat oleh profesional kesehatan mental. Identifikasi gangguan kesehatan mental yang mendasari dan pengembangan rencana perawatan yang tepat sangat penting untuk membantu individu yang mungkin mengalami episode mania dan memastikan bahwa mereka menerima perawatan yang sesuai sesuai dengan kebutuhan mereka.
Baca juga: Ini Dia Cara Pengobatan dan Perawatan Body Dysmorphic Disorder
Sumber:
Professional, C. C. M. (2023). Mania. Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/21603-mania
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia



