Semua artikel
Kesehatan Mental Anak

Efek Tak Terduga Pelukan Bagi Perkembangan Emosi Anak

Ditulis oleh DeepTalk Indonesia5 menit baca

Deeptalk.co.id – Pelukan menjadi suatu hal yang paling membekas ketika Anda masih kecil. Anda mungkin tidak pernah melupakan saat pertama kali Anda mendapatkan pelukan hangat dari orang tua atau ketika Anda memeluk anak Anda. Efek yang sangat besar bagi perkembangan anak, membuat pelukan memang sulit untuk dilupakan dan selalu ingin kita dapatkan setiap harinya.

Memberikan pelukan pada anak akan membuat mereka merasakan kehangatan pada tubuh mereka dan ini menjadi pengalaman yang luar biasa. Pun ada manfaat ilmiah dibalik pelukan dengan anak, dimana perasaan hangat dan nyaman itu berhubungan dengan perubahan fisik dan mental yang positif dalam tubuh. Hal ini sangat penting bagi perkembangan emosi, kognitif, dan fisik anak.

Dalam artikel kali ini, kami akan mengajak Anda untuk menelusuri beragam manfaat yang anak-anak dapatkan ketika mendapatkan pelukan hangat dari orang tuanya. Berikut kelima manfaat dari pelukan bagi perkembangan anak, yakni :

Meningkatkan Kecerdasan Anak

Saat masa kanak-kanak, otak sedang tumbuh dan berkembang dan membutuhkan banyak stimulasi sensorik. Penelitian yang mengamati bayi di panti asuhan yang jarang dipeluk ternyata memiliki gangguan kognitif yang parah. Namun, ketika mereka digendong selama 20 menit perhari selama 10 minggu, mereka memiliki nilai yang lebih tinggi dalam penilaian perkembangan otak.

Ini dikarenakan bayi yang baru lahir pertama kali belajar menavigasi dunia melalui sentuhan, kontak fisik seperti pelukan dan sentuhan skin-to-skin yang sangat penting untuk perkembangannya. Dari kelima indera manusia, sentuhan adalah yang pertama kali berkembang. Sehingga sentuhan inilah yang mengasuh bayi dengan memberikan stimulasi yang dibutuhkan otak untuk tumbuh kembang yang normal.

Pun seiring dengan pertumbuhan si bayi, mereka akan terus mendapatkan manfaat dari menerima dan memberikan kasih sayang secara fisik. Bahkan penelitian mengungkapkan bahwa anak-anak yang mendapatkan lebih banyak pelukan memiliki otak yang lebih berkembang.

Baca juga: Panic Attack Berbeda Dengan Anxiety Disorder, Seperti Apa Itu?

Membuat Anak Tetap Sehat

Selain nutrisi yang sehat dari makanan untuk tumbuh kembang anak, mereka juga membutuhkan kontak fisik dari orang tua asuhnya. Ketika mereka tidak mendapatkannya, tubuh mereka akan gagal memenuhi tonggak pertumbuhan yang diharapkan. Hal ini dapat menyebabkan kondisi yang disebut gagal tumbuh kembang.

Namun, jika pelukan yang penuh kasih sayang diberikan, anak-anak dapat berubah dari tidak sehat menjadi sehat dengan sangat cepat. Secara sains, hal ini dibuktikan bahwa berpelukan memicu pelepasan oksitosin, yakni hormon yang berhubungan dengan rasa percaya, aman, dan cinta. Ketika hormon ini dilepaskan, ia juga menstimulasi hormon pertumbuhan tertentu dalam tubuh.

Sementara para peneliti terus mempelajari efek oksitosin yang rumit pada tubuh, tampaknya jelas bahwa pelepasan hormon ini dalam otak kita membantu perkembangan fisik sejak usia muda.

Menghentikan Tantrum Pada Anak

Pelukan tidak hanya baik untuk perkembangan otak dan pertumbuhan fisik anak-anak, tetapi juga mendukung perkembangan emosional. Tidak ada yang bisa menenangkan tangisan anak yang sedang tantrum lebih cepat daripada pelukan hangat dari orang dewasa yang menyayanginya.

Selain itu, pelukan adalah cara yang paling efektif untuk mengakhiri amukan. Banyak orang dewasa khawatir bahwa memeluk anak yang sedang mengamuk akan memperkuat perilaku buruknya. Tapi ini hanyalah mitos. Ketika seorang balita mengamuk, mereka sedang melepaskan emosi sebagai respons terhadap sesuatu di lingkungannya. Mereka tidak sedang bersikap keras kepala atau mencoba merusak hari orang lain.

Anak-anak kehilangan kendali atas emosinya, sama seperti orang dewasa. Bedanya, anak-anak belum belajar bagaimana mengatur emosi mereka. Ini adalah tonggak perkembangan emosional dan sampai anak Anda mencapai tahap perkembangan ini, emosi mereka seperti kereta api yang sedang melaju kencang.

Memeluk anak pada saat terjadinya ledakan emosi yang intens ini akan menenangkan mereka, juga mengajari mereka bahwa Anda ada di sana untuk mendukung mereka selama masa-masa sulit. Ini juga sebagai media untuk membantu mereka menghindari kehancuran emosional.

Menjadikan Anak Lebih Tangguh

Pada saat-saat tertekan dan stres, adrenalin dan kortisol dilepaskan ke dalam tubuh dan otak. Namun, karena anak-anak masih belum mengerti bagaimana untuk melakukan regulasi emosinya, stres dapat bertahan dalam tubuh anak hingga mencapai tingkat yang beracun.

Ketika hal ini terjadi, hormon stres ini dapat berdampak pada kesehatan anak baik secara mental maupun fisik. Penelitian pun menunjukkan bahwa paparan hormon stres tingkat tinggi dapat menyebabkan konsekuensi negatif di masa dewasa, seperti peningkatan risiko penyakit fisik serta depresi dan kondisi buruk lainnya.

Oleh karenanya, untuk mencegah terjadinya konsekuensi yang lebih buruk, beri pelukan pada anak. Pelukan dapat memicu pelepasan oksitosin yang dapat menurunkan kadar hormon stres, sehingga dapat menyangga efek negatif tersebut serta membantu anak-anak mengembangkan ketangguhan atau resiliensi.

Meningkatkan Ikatan Jalinan Orang Tua Dengan Anak

Selain beragam manfaat ilmiah yang diperoleh untuk perkembangan anak, pelukan antar anak dan orang tua dapat menciptakan ikatan yang kuat diantara mereka. Pelukan meningkatkan kepercayaan, mengurangi rasa takut, dan memperkuat hubungan, sehingga manfaat ini saling menguntungkan. Memberi dan menerima kasih sayang fisik baik untuk orang tua sekaligus anak.

Pun bahkan sejak pertama kali orang tua menggendong anaknya, mereka telah membentu ikatan khusus dan ini perlu dipupuk sepanjang masa. Sehingga seiring dengan pertumbuhan anak, ikatan Anda akan berkembang, tetapi kebutuhan untuk merasakan sentuhan pengasuhan Anda tidak akan pernah hilang.

Baca juga: Mengapa Kita Perlu Self Awareness? 7 Alasan Penting untuk Dimiliki

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Efek Tak Terduga Pelukan Bagi Perkembangan Emosi Anak — DeepTalk