Semua artikel
Perilaku

Dunning Kruger Effect : Merasa Paling Pintar

Ditulis oleh Dita Fatma Rini Syafa Abdullah4 menit baca

Deeptalk.co.id – Meresa diri paling pintar sebenarnya sah-sah saja, asalkan diiringi dengan kemampuan yang memadai. Sayangnya beberapa orang justru menganggap dirinya pintar, namun pada kenyataannya tidak sepintar itu.

Kita mungkin pernah menemui orang yang menggap dirinya paling pintar. Baik itu di sekolah maupun di lingkungan kerja. Namun saat mereka dihadapi dengan tanggung jawab yang besar, pada kenyataannya mereka tidak mampu menyelesaikannya dengan baik. Orang-orang semacam ini seringkali membuat kita merasa kesal karena terlalu banyak berstatement.

Namun tahukan kamu bahwa orang semacam itu memiliki julukkan tersendiri dalam ilmu psikologis. Kondisi semacam itu biasa dikenal dengan istilah dunning kruger effect.

Untuk mengenal lebih jauh mengenai kondisi dunning kruger effect, artikel kali ini akan secara khusus membahas mengenai hal tersebut. Namun sebelum kita masuk ke pembahasannya, perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi dan tidak untuk dijadikan patokkan self diagnosis.

Jika kamu atau orang sekitar mengalami masalah kesehatan mental atau perilaku menyimpang, maka segera lakukan konsultasi lebih lanjut dengan Psikolog atau Psikiater untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Berikut pembahasan mengenai dunning kruger effect.

Pengertian Dunning Kruger Effect

Dunning kruger effect adalah istilah untuk menggambarkan perilaku seseorang yang merasa dirinya paling pintar, baik itu dari segi pengetahuan, maupun kemampuan dalam bekerja. Sayangnya pandangan mereka akan kemampuan dan pengetahuannya itu cenderung tidak sesuai dengan apa yang mereka miliki sebenarnya.

Tidak hanya menganggap dirinya yang paling pintar, orang-orang dengan dunning kruger effect cenderung meremehkan kemampuan orang lain. Jika kamu familiar dengan istilah sok pintar, sok tahu, atau sok jago, maka seperti itulah karakter yang dimiliki orang-orang dengan dunning kruger effect.

Orang dengan dunning kruger effect juga memiliki watak yang keras kepala. Mereka tidak mau mendengar pendapat orang lain, dan teguh terhadap apa yang mereka pahami. Terlepas dari benar atau salahnya pendapat mereka. Hal ini membuat mereka susah untuk bekerja sama, dan tentu akan mengganggu dalam dunia kerja yang notabenenya membutuhkan kerja sama tim yang baik.

Penyebab Dunning Kruger Effect

Sayangnya penyebab pasti dari kondisi dunning kruger effect ini belum diketahui hingga saat ini. Meski demikian, kebanyakan orang dengan dunning kruger effect disebabkan oleh rasa percaya diri yang terlalu tinggi, sehingga membuat dirinya merasa perlu untuk tampil sebaik mungkin.

Selain itu, beberapa faktor juga dianggap dapat memicu kondisi dunning kruger effect, yaitu:

Merasa telah banyak belajar

Keyakinan mereka akan kemampuan yang dimiliki cukup besar. Hal ini tidak jarang disebabkan oleh perasaan bahwa dirinya sudah banyak belajar. Maka tidak heran jika mereka cenderung memandang sebelah mata kemampuan orang lain. Padahal pada kenyataannya belum tentu orang lain tidak memiliki kemampuan lebih dibanding dirinya.

Baca juga : Kenali Gejala dan Cara Penanganan Gangguan Kepribadian Skizotipal

Memiliki pikiran yang sempit

Kondisi dunning kruger effect ini juga bisa disebabkan oleh pola pikir yang sempit. Mereka tidak mau menerima perubahan dan menganggap bahwa apa yang dipercayai sejak lama adalah solusi terbaik. Sayangnya mereka lupa bahwa perkembangan zaman terus berlangsung, dan bisa membuat ilmunya ketinggalan. Pikiran sempit ini juga membuat mereka enggan untuk belajar lebih banyak hal-hal baru.

Kurangnya metakognisi

Kurangnya metakognisi pada diri seseorang juga bisa menyebabkan dunning kruger effect. Metakognisi sendiri adalah kemampuan untuk menilai apa yang bisa dan tidak bisa mereka lakukan, atau apa yang mereka tahu dan tidak tahu dalam suatu hal. Dengan demikian, kurangnya metakognisi akan membuat seseorang menjadi tidak realistis terhadap kemampuan dan pengetahuannya.

Dampak Dunning Kruger Effect

Kondisi dunning kruger effect ini tentu akan mendatangkan berbagai dampak negatif untuk kehidupan seseorang. Berikut beberapa dampak dari dunning kruger effect:

Merusak hubungan dengan orang lain

Awalnya orang yang merasa sok pintar akan mudah mendapat teman. Sayangnya teman-temannya lama-kelamaan akan merasa lelah dengan sikap dan sifat mereka. Terlebih lagi dengan kemampuan dan ungkapan mereka yang tidak sesuai. Hal inilah yang membuat orang-orang menjauhinya.

Mengalami masalah di dunia kerja

Orang dengan dunning kruger effect akan sangat mengganggu saat memasuki dunia kerja. Kemampuan yang mereka miliki pada dasarnya tidak sesuai dengan kualifikasi yang mereka isi. Hal ini tentu akan menghambat pekerjaan atau bahkan bisa menimbulkan kerugian besar bagi perusahaan.

Terlebih lagi orang dengan dunning kruger effect cenderung tidak bisa menerima kritik dan saran dari orang lain. Selain membahayakan karirnya dan menimbulkan kerugian bagi perusahaan, orang dengan dunning kruger effect ini juga mempersulit pekerjaan rekan-rekan kerjanya.

Seperti yang dibahas sebelumnya, orang dengan dunning kruger effect juga kesulitan untuk bekerjasama dengan orang lain yang tentu akan lebih menghambat pekerjaan.

Itu dia sedikit penjelasan mengenai dunning kruger effect. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Baca juga : Gangguan Kepribadian Skizotipal : Memiliki Kepercayaan Akan Hal-Hal Gaib

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Dunning Kruger Effect : Merasa Paling Pintar — DeepTalk