Semua artikel
Gangguan Psikologi

Dissociative Amnesia : Kehilangan Ingatan Akibat Kejadian Traumatis

Ditulis oleh Dita Fatma Rini Syafa Abdullah4 menit baca

Deeptalk.co.id – Pengalaman traumatis sering kali membuat seseorang mengalami berbagai macam gangguan, baik fisik maupun mental. Diantara banyaknya gangguan yang dialami, salah satunya adalah kehilangan ingatan. Meskipun tidak semua korban kejadian traumatis mengalami kehilangan ingatan, namun hal ini tetap perlu menjadi perhatian lebih. Kondisi semacam itu dikenal dengan istilah dissociative amnesia.

Untuk mengenal lebih jauh mengenai kondisi dissociative amnesia, artikel kali ini akan secara khusus membahas mengenai kondisi tersebut. Namun sebelum kita masuk ke pembahasannya, perlu diketahui bahwa artikel kali ini dibuat sebagai bahan edukasi dan tidak untuk dijadikan patokkan self diagnosis. Jika kamu atau orang sekitar mengalami kondisi serupa dengan apa yang dijelaskan dalam artikel ini, maka segera lakukan konsultasi lebih lanjut dengan Psikolog atau Psikiater untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Berikut pembahasan mengenai dissociative amnesia.

Pengertian Dissociative Amnesia

Kamu mungkin pernah mendengar cerita, atau menyaksikan secara langsung seseorang yang kesulitan untuk mengingat kejadian-kejadian traumatis yang pernah dialami secara detail. Kondisi semacam itu dikenal dengan istilah dissociative amnesia.

Dissociative amnesia sendiri merupakan kondisi dimana seseorang memblokir informasi-informasi yang berhubungan dengan kejadian traumatis sebagai bentuk dari mekanisme pertahanan diri terhadap kejadian traumatis yang dialami. Sayangnya kondisi ini justru bisa membuat penderita melupakan banyak hal penting seperti nama, tempat tinggal, dan lain sebagainya.

Disisi lain, kondisi dissociative amnesia ini sering kali membuat kejadian traumatis susah untuk diidentifikasi. Tentu saja jika kejadian traumatis berhubungan dengan tindakan-tindakan kejahatan yang menimpa korban, kondisi dissociative amnesia akan menghambat proses pemeriksaan dari pihak berwajib.

Kondisi dissociative amnesia ini merupakan salah satu gangguan mental yang menyerang ingatan, kesadaran, identitas, dan/atau persepsi. Untuk itu, sama halnya dengan gangguan mental lainnya, penderita dissociative amnesia juga perlu mendapatkan penanganan serius dari orang-orang yang ahli dibidangnya.

Penyebab Dissociative Amnesia

Seperti pada pengertian dissociative amnesia itu sendiri, penyebab utama dari kondisi tersebut adalah adanya kejadian traumatis yang mengakibatkan stress berlebih dan berdampak pada kehilangan ingatan bagi penderitanya. Adapun kejadian traumatis yang bisa menyebabkan dissociative amnesia ini bisa berupa kekerasan seksual, kekerasan fisik dan juga mental, kecelakaan, bencana alam, dan lain sebagainya.

Walaupun penyebab umum dari dissociative amnesia ini adalah kejadian traumatis, namun tidak semua orang yang mengalami trauma juga mengalami dissociative amnesia. Kondisi ini juga bisa dipicu oleh adanya anggota keluarga dengan riwayat gangguan yang sama, kemampuan manajemen emosi yang kurang baik, kondisi lingkungan yang tidak mendukung, kejadian traumatis yang berulang dalam jangka waktu lama, dan lain sebagainya.

Untuk itu, setiap orang yang mengalami kejadian traumatis penting untuk mendapatkan penanganan yang tepat sesegera mungkin. Hal tersebut penting untuk meminimalisir masalah mental yang mungkin saja dialami oleh penderita di masa yang akan datang.

Baca juga : Disosiasi Psikologi : Perubahan Kesadaran Secara Tiba-Tiba

Gejala Dissociative Amnesia

Perlu diketahui bahwa kondisi dissociative amnesia memiliki beberapa perbedaan dengan kondisi amnesia yang umum kita ketahui. Selain itu, setiap penderita dissociative amnesia juga bisa jadi menunjukkan gejala yang berbeda-bedan, dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda juga.

Karena beberapa hal tersebut, untuk dapat mengetahui apakah seseorang benar-benar mengalami dissociative amnesia atau tidak, diperlukan diagnosis dari Psikolog atau Psikiater. Namun, kamu bisa mengidentifikasi kondisi penderita dengan beberapa gejala berikut untuk memutuskan melakukan konsultasi dengan para ahli.

Kehilangan ingatan pada periode tertentu

Orang-orang yang mengalami dissociative amnesia memiliki ciri utama yaitu kehilangan ingatan pada periode tertentu. Umumnya kehilangan ingatan ini berlangsung beberapa saat setelah mengalami kejadian traumatis. Selain itu, beberapa orang memang mengalami kehilangan ingatan yang cukup banyak, termasuk identitas yang dimiliki. Namun beberapa lainnya hanya melupakan kejadian-kejadian detail dari pengalaman traumatis.

Terpisahnya diri dan emosi

Beberapa orang yang mengalami dissociative amnesia umumnya merasakan sensasi seakan terpisah antara dirinya dan emosi yang dirasakan. Kondisi semacam ini akan membuat penderita mengalami kebingungan.

Meragukan identitas diri

Beberapa dari penderita dissociative amnesia memang mengalami kehilangan ingatan mengenai identitas diri mereka. Selain itu, beberapa dari mereka juga meragukan identitas diri yang dimiliki. Mereka merasa seakan sedang berada di tubuh yang tidak mereka kenali.

Kesulitan mengelola emosi

Kondisi dissociative amnesia ini juga sering kali membuat penderitanya kesulitan dalam mengelolah stress emosional dengan baik. Kemampuan manejemen stress menjadi memburuk dan membuatnya mudah marah, mudah sedih, dan lain sebagainya.

Masalah mental

Salah satu yang menjadi kekhawatiran dari kondisi dissociative amnesia adalah timbulnya masalah mental. Adapun masalah mental yang bisa disebabkan oleh dissociative amnesia adalah depresi, kecemasan, hingga timbulnya keinginan untuk bunuh diri.

Itu dia sedikit penjelasan mengenai dissociative amnesia. Jika kamu atau orang sekitar mengalami beberapa gejala di atas, maka segera lakukan konsultasi dengan Psikolog atau Psikiater terdekat. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Baca juga : Mengenal Macam-Macam Halusinasi Beserta Contohnya

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Dissociative Amnesia : Kehilangan Ingatan Akibat Kejadian Traumatis — DeepTalk