Semua artikel
Perilaku

Dampak Membaca Buku Terhadap Kesehatan Mental

Ditulis oleh DeepTalk Indonesia5 menit baca

Deeptalk.co.id – Saat ini, banyak orang mungkin lebih memilih untuk menghabiskan waktu dengan menonton acara televisi, bermain game, atau berselancar di media sosial. Padahal, ada kegiatan lain yang juga menyenangkan sekaligus memberikan dampak baik bagi kesehatan tubuh dan mental, yakni membaca buku.

Banyak orang yang juga menjadikan kegiatan membaca buku bukan sekedar hobi belaka. Melainkan buku bisa dijadikan sebagai sumber informasi dan media untuk meningkatkan kualitas diri. Kegiatannya yang menyenangkan dan memberikan banyak manfaat bagi keterampilan bahasa membuat kegiatan membaca sebagai salah satu kegiatan yang populer di kalangan masyarakat.

Tak hanya itu, membaca buku bukan hanya sekedar kegiatan yang menyenangkan, tetapi juga bisa memberikan manfaat bagi kesehatan mental. Banyak studi telah menunjukkan bahwa membaca buku dapat membantu meningkatkan kesehatan mental dan kualitas hidup secara keseluruhan. Kesehatan mental yang baik dapat mempengaruhi kualitas hidupmu secara keseluruhan, seperti kemampuanmu untuk mengatasi stres dan kecemasan, mempertahankan hubungan yang sehat dengan orang lain, serta meningkatkan produktivitas.

Baca juga: Kasus Bunuh Diri yang Terjadi Pada Anak-Anak

Young woman reading book studying at home book lovers hobby

Manfaat Membaca Buku Berdasarkan Hasil Studi

Membaca buku bukan hanya sekadar kegiatan yang menyenangkan, tetapi juga bisa memberikan manfaat besar bagi kesehatan mentalmu. Hal ini juga menjadi salah satu cara yang paling mudah dan efektif untuk merawat kesehatan mentalmu.

1. Bisa Mengurangi Stres

Salah satu manfaat membaca buku adalah dapat membantu mengurangi stres dan kecemasan. Berdasarkan studi di University of Sussex pada tahun 2009 menemukan bahwa membaca dapat mengurangi stres hingga 68%. Membaca bahkan dapat merilekskan tubuh Anda dengan menurunkan detak jantung dan meredakan ketegangan pada otot.

Ketika Anda merasa cemas atau stres, kemungkinan Anda akan merasa kesulitan untuk berkonsentrasi atau tidur nyenyak. Namun, dengan membaca buku, Anda bisa mengalihkan perhatian dari masalah yang sedang dihadapi dan menenangkan pikiran.

2. Memperpanjang Masa Hidup

Dengan memiliki kesehatan mental yang baik, juga akan diikuti dengan kesehatan pada tubuh yang bagus pula. Dengan demikian, membaca buku yang bisa memberikan dampak positif bagi kesehatan mental juga akan menjadikan tubuh lebih sehat sehingga memiliki umur yang lebih panjang.

Sebuah penelitian pada tahun 2016 mengemukakan bahwa seorang kutu buku atau yang sering membaca buku bisa menikmati hidup lebih lama. Studi oleh Yale University School of Public Health ini menambahkan bahwa mereka yang membaca buku akan mengalami penurunan risiko kematian sebesar 20% selama 12 tahun dibandingkan dengan yang tidak membaca buku.

3. Meningkatkan Rasa Empati dan Keterampilan Berbicara

Tidak harus membaca buku dengan topik yang serius untuk mendapatkan efek bagi kesehatan mental. Karena, membaca buku fiksi yang penuh cerita naratif pun juga bisa memberikan dampak baik untuk membantu meningkatkan kesehatan mental.

Sebuah penelitian dari The New School for Social Research, New York bahkan menunjukkan bahwa membaca fiksi dapat membantu meningkatkan kemampuan empati, mengasah keterampilan berbicara, serta meningkatkan koneksi otak yang terkait dengan bahasa. Oleh peneliti, kemampuan tersebut dinamakan dengan Teori Pikiran, yang juga bisa membuat Anda memahami bahwa orang lain memiliki keyakinan dan keinginan yang berbeda dengan keyakinan dan keinginan diri Anda.

4. Mengurangi Gejala Depresi

Ada banyak bukti yang mendukung gagasan bahwa buku dapat menyembuhkan, menghibur, dan meningkatkan kesejahteraan. Salah satunya dari sebuah studi tahun 2013 yang diterbitkan dalam jurnal Clinical Psychology & Psychoterapi dengan melibatkan 96 pasien dengan depresi ringan.

Mereka memberikan buku untuk dibaca oleh para pasien untuk melihat ada atau tidaknya peningkatan gejala depresi, dibandingkan dengan kelompok kontrol yang tidak menerima pengobatan biblioterapi (terapi yang menganjurkan pasien untuk membaca buku).

Alhasil, pasien yang mendapatkan biblioterapi menunjukkan pengurangan gejala depresi yang bertahan berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun kemudian pada orang dewasa.

5. Membantu Memahami Dunia Kita

Membaca tidak hanya memberikan kesempatan pada peningkatan kesehatan mental, tetapi juga membantu dalam memahami dunia kita. Termasuk saat Anda membaca tentang orang lain dengan pengalaman serupa, maka Anda tidak akan merasa sendirian.

Dalam satu studi neuroimaging, peserta yang membaca lebih banyak fiksi naratif memiliki aktivasi yang lebih besar dari bagian korteks prefrontal. Bagian ini yang terlibat dalam pengambilan perspektif saat membaca teks yang berisi konteks sosial. Aktivasi yang lebih besar ini sebagian dapat menjelaskan korelasi antara membaca seumur hidup dan kemampuan untuk memahami bagaimana orang berpikir.

Hal ini sangat baik diterapkan untuk remaja dalam menghadapi tantangan. Lihat saja sekarang ini banyak novel anak muda dewasa yang dapat membantu remaja dengan mengatasi secara langsung masalah yang mungkin mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari.

6. Memberi Kita Pelarian yang Sehat 

Berbeda dengan ketika Anda menghabiskan waktu dengan menonton film atau acara TV yang hanya memberikan tampilan visual. Sedangkan membaca buku bisa membawa Anda keluar dari dunia pikiran Anda menuju dunia lain dalam halaman buku. Dengan bacaan pada buku, misal novel, Anda bahkan bisa menciptakan dunia Anda sendiri sehingga peristiwa itu menjadi kuat di benak Anda karena Anda terasa ikut terlibat.

Pengalaman tenggelam atau terlibat saat membaca sebuah cerita disebut penyerapan naratif dan berfungsi lebih dari sekadar pengalaman yang menyenangkan. Hal itu juga dapat meningkatkan rasa kesejahteraan pada diri sendiri. Para peneliti percaya bahwa memindahkan diri kita secara mental dari lingkungan fisik kita dapat memberikan pelarian atau kesempatan untuk perenungan yang berarti .

Baca juga: Bagaimana Kita Mengetahui Sedang Sedih Biasa Atau Depresi? 

 

Sumber:

Quaine, C. (2020, April 1). Get reading: this is how books can impact your mental health. Stylist. https://www.stylist.co.uk/books/new-books-to-read-bibliotherapy-nhs-mental-health-anxiety-depression-stress-bereavement-heartbreak-kate-atkinson-fiction-non-fiction-poetry/255550

International Arts + Mind Lab. (2022, March 22). The Mental Health Benefits of Reading. Psychology Today. https://www.psychologytoday.com/us/blog/the-art-effect/202203/the-mental-health-benefits-reading

Why Reading is Good for Mental Health – NAMI California. (2020b, December 23). NAMI California. https://namica.org/blog/why-reading-is-good-for-mental-health/

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Dampak Membaca Buku Terhadap Kesehatan Mental — DeepTalk