Deeptalk.co.id – Beberapa orang memiliki kemampuan luar biasa untuk menyerap dan merasakan emosi orang lain dengan sangat intens. Mereka seperti spons emosional, yang secara alami menyerap dan memikul beban emosional orang-orang di sekitar mereka. Fenomena ini dikenal sebagai “emotional sponge” atau “spons emosional”. Jika Anda merasa seringkali terbebani oleh perasaan orang lain atau mudah terpengaruh oleh suasana hati di sekitar Anda, maka Anda mungkin termasuk dalam kategori ini. Dalam artikel ini, kita akan membahas ciri-ciri khas seorang emotional sponge, yang dapat membantu Anda mengenali diri sendiri dan memahami mengapa Anda merasakan emosi dengan begitu kuat.
Dengan pemahaman yang lebih baik tentang karakteristik ini, kita dapat mengembangkan strategi untuk mengelola dan menjaga keseimbangan emosional dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita jelajahi dunia emotional sponge dan memperoleh wawasan yang berharga tentang diri kita sendiri.
1. Memiliki Empati yang Tinggi

Seringkali perasaan Anda harus berada di sana untuk orang lain dan memastikan mereka baik-baik saja serta mengambil perasaan mereka dengan waktu yang banyak. Empati adalah sesuatu yang memungkinkan Anda untuk dapat memahami tingkat rasa sakit seperti apa yang dialami seseorang, bahkan jika Anda belum mengalami apa yang mereka alami, Anda mungkin masih memiliki pengalaman serupa.
Namun, cukup sering jika Anda seorang empati, Anda cenderung melangkah lebih jauh. Anda sebenarnya dapat merasakan emosi yang kuat ini seolah-olah itu adalah bagian dari sesuatu yang Anda alami. Ketika seseorang melewati sesuatu, itu akan menjadi seolah-olah menjadi rasa sakit dan kebahagiaan Anda, dan apa yang mereka rasakan, Anda turut mulai merasakannya juga.
Meskipun tidak semua hal menjadi buruk ketika Anda merupakan seorang empati. Namun itu bisa menjadi hal yang sangat menguras tenaga jika Anda tidak memberi diri Anda ruang untuk bernapas dan untuk memeriksa diri. Sementara itu, tidak apa-apa berada di sana untuk orang yang Anda cintai, akan tetapi cobalah untuk tidak mengambil terlalu banyak, terutama jika Anda adalah seseorang yang mengalami banyak hal secara mental dan Anda merasa cukup stres dan cemas pada diri sendiri.
Baca juga: Mengenal Gangguan Fobia : Penyakit Ketakutan yang Berlebihan
2. Merasa Sangat Sulit Untuk Menangani Emosi Diri Sendiri
Ketika Anda terindikasi mengalami emotional sponge dengan ciri Anda yang cenderung mengambil emosi orang lain, Anda seringkali menjadi merasa sulit untuk menjaga emosi Anda sendiri. Anda mungkin berusaha sekuat tenaga untuk menghindari konfrontasi apa pun. Atau bisa juga Anda menjadi mersa diri Anda tiba-tiba menjadi sangat emosional atau marah akan hal-hal yang kecil dikarenakan emosi Anda yang terpendam sendiri.
Anda mungkin juga cenderung tidak merasa seperti diri Anda sendiri secara umum, ketika Anda terus-menerus mengesampingkan emosi Anda sendiri. Itu mungkin berarti Anda ditempatkan pada posisi seperti ini yang terasa seperti Anda memainkan semacam karakter.
Ketika mengalami emotional sponge, Anda terlalu sering menggunakan banyak cara untuk mengalihkan perhatian karena Anda tidak ingin memahami perasaan Anda. Pun ketika Anda sering ada untuk orang lain lebih dari diri Anda sendiri, ini adalah saat yang sangat sulit untuk dapat menjaga emosi Anda sendiri. Sehingga penting juga bagi Anda untuk berusaha sekuat tenaga karena tidak adil untuk mengabaikan bagaimana Anda sedang merasa dengan cara apapun.
3. Intuisi yang Baik

Sesuatu yang banyak orang yang dianggap sebagai empati mungkin sering mendapati diri mereka memiliki intuisi yang cukup baik tentang situasi tertentu. Bagi seseorang yang memiliki intuisi yang baik, hal itu sering kali berarti mereka cenderung memiliki firasat ketika menghadapi situasi tertentu, baik dalam kehidupan mereka atau orang lain.
Ketika mereka merasa ada sesuatu yang tidak beres atau sesuatu yang buruk berpotensi terjadi, mereka akan sering mendengarkan ‘firasat’ mereka yang sering kali berarti bahwa jika mereka memiliki firasat buruk tentang sesuatu, mereka akan sering memotongnya atau memberikannya kepada Anda saran untuk melakukan hal yang sama, agar orang lain tidak terluka. Bisa jadi mereka sering menangkap ketidakjujuran yang terjadi.
Perasaan ketika Anda mungkin merasakan sesuatu bisa menjadi ide yang baik atau buruk adalah ketika intuisi Anda yang baik akan cenderung muncul. Memiliki ini berarti Anda selalu waspada untuk melindungi orang yang Anda sayangi dan jika ada sesuatu yang tidak beres, Anda akan melakukannya dengan langsung pastikan untuk memberi tahu orang lain.
Intuisi Anda meningkat sebagai ciri dari emotional sponge, sehingga saat Anda berpikir, Anda memikirkan banyak hal secara mendalam. Anda mungkin cenderung memiliki suara batin yang kuat, sering mendengarkan hati Anda dan mengikuti apa yang terasa tepat untuk Anda, bahkan ketika Anda tidak dapat menjelaskannya. Orang yang intuitif sering memercayai diri sendiri untuk mengetahui apa yang benar bagi mereka tanpa berpikir terlalu keras.
4. Tidak Menyukai Tempat Ramai
Terjebak emotional sponge memiliki ciri seringkali menyerap energi positif dan negatif, dan ini dapat terjadi hanya dengan kehadiran orang lain. Sehingga mereka yang terjebak emotional sponge saat berasa di suatu tempat yang dianggap ramai dan cukup sibuk, mereka menjadi sensitif dan cukup cemas tentang situasinya. Untuk itu, mereka pun merasa harus menjauhkan diri dari situasi tersebut.
Ketika mereka mulai menangkap emosi negatif, energi, atau bahkan tekanan fisik dari orang-orang di sekitar mereka, hal itu sering membuat merasa sangat kewalahan dan seringkali membuat Anda merasa sangat cemas dan stres tentang keseluruhan situasi. Karena itu, Anda mungkin benar-benar merasa lebih baik sendirian atau ditemani beberapa orang sekaligus. Berada di tempat yang ramai seringkali dapat memicu banyak pikiran cemas dan ini sangat umum terjadi pada mereka yang dianggap berempati.
5. Orang Sering Menjadikan Anda Tempat Berkeluh Kesah

Seseorang yang dianggap sebagai “emotional sponge” dengan empatinya, dapat merasakan emosi orang lain seolah-olah mereka ikut memiliki emosi tersebut. Mereka pun cenderung dianggap sebagai pendengar yang sangat baik dan seringkali cukup sensitif.
Orang-orang di sekitar Anda mungkin merasa sangat tertarik kepada Anda, karena hal ini dan mungkin merasa cukup sering bahwa mereka dapat berbicara dengan Anda tentang perasaan mereka dan memberi tahu Anda masalah mereka. Merasa seperti mereka dapat menghubungi Anda segera setelah mereka mengalami sesuatu yang sulit.
Seringkali, kepedulian yang mendalam dapat membuat Anda sulit untuk dapat memberi tahu orang lain ketika Anda mendekati titik di mana Anda merasa kewalahan. Tapi, sangat penting untuk bisa menemukan semacam keseimbangan dalam situasi itu. Tanpa, semacam batasan, itu berarti bahwa Anda mungkin akan melihat semacam ‘pembuangan emosi’ yang diteruskan ke arah Anda, yang mungkin tidak dapat Anda tangani jika Anda memiliki banyak hal lain yang terjadi dalam hidup Anda.
Bukannya Anda tidak peduli sedikit pun, itu lebih karena Anda khawatir Anda tidak akan bisa mengendalikan emosi Anda sendiri dan menjaga diri sendiri jika Anda juga harus ada untuk orang lain. Oleh karenanya, jujurlah pada diri sendiri dan orang lain jika Anda merasa seperti itu.
Menetapkan batasan untuk situasi seperti ini adalah bagian penting dari perawatan diri dan yang penting. Ini kemudian memastikan bahwa Anda dapat mengutamakan diri sendiri dan mengetahui bahwa sama sekali tidak ada yang salah dengan itu. Karena Anda harus belajar berada di sana untuk diri sendiri dan menjaga kesehatan mental Anda sendiri sebelum mulai melakukan hal yang sama untuk orang lain.
Baca juga: Fearful-Avoidant Attachment Style : Tanda-Tanda dan Awal Mulanya
Sumber:
Myall, K. (2021, July 18). 5 signs you might be an “emotional sponge”. Counsellor Who Cares. https://www.counsellorwhocares.co.uk/5-signs-you-might-be-an-emotional-sponge/
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia



