Deeptalk.co.id – Hari ulang tahun merupakan hari spesial bagi setiap orang. Banyak sekali orang yang merayakan hari tersebut dengan penuh kebahagiaan. Beberapa dari mereka merayakan dengan orang-orang tercinta, dan beberapa lainnya merayakan dengan me time dan doa. Namun terlepas dari itu semua, kebanyakan dari mereka merasakan kegembiraan di hari kelahirannya.
Namun tahukah kamu bahwa tidak semua orang merasakan kebahagiaan di hari ulang tahunnya. Justru beberapa dari mereka merasa sedih, kecewa, hingga depresi di hari ulang tahunnya. Kondisi semacam ini biasa dikenal dengan istilah birthday blues.
Lantas seperti apa birthday blues itu? Apakah birthday blues bisa membawa dampak buruk bagi penderitanya? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, artikel kali ini akan secara khusus membahas mengenai birthday blues. Namun sebelum kita masuk ke pembahasannya, perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi dan tidak untuk dijadikan patokan self diagnosis. Jika kamu atau orang sekitar mengalami gejala gangguan mental atau perilaku menyimpang, maka segera lakukan konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut dengan psikolog atau psikiater. Dengan begitu kamu akan mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.
Berikut penjelasan mengenai birthday blues.
Pengertian Birthday Blues

Birthday blues merupakan kondisi dimana seseorang merasa sedih, marah, kecewa, cemas, dan emosi negatif lainnya di hari ulang tahun penderitanya. Kondisi ini bahkan membuat penderita tidak ingin merayakan hari ulang tahun, atau jika bisa ingin menghapus tanggal ulang tahunnya dari kalender.
Birthday blues biasanya dirasakan sebelum, saat, atau sesudah hari ulang tahun. Dalam beberapa kasus, penderita birthday blues bahkan mengalami peningkatan stress yang drastis dan berdampak pada risiko penyakit jantung.
Hari ulang tahun yang hanya berlangsung sekali dalam setahun itu bagaikan neraka bagi penderita birthday blues. Alasannyapun cukup beragam, mulai dari perassaan rendah diri karena banyak hal yang belum tercapai, tidak ada orang yang turut bahagia di hari tersebut, dan masih banyak lagi. Intinya, kondisi yang dialami oleh penderita birthday blues membuat mereka tersiksa akan hari ulang tahun mereka sendiri.
Meski demikian, birthday blues pada dasarnya tidak termasuk dalam kategori gangguan mental. Namun sayangnya, kondisi ini bisa memicu masalah kesehatan mental lainnya, seperti depresi, kecemasan, dan masih banyak lagi. Kondisi birthday blues ini juga bias dialami oleh siapa saja tanpa mengenal usia, maupun jenis kelamin.
Baca juga : Kenali Gejala dan Penanganan Gangguan Skizoafektif
Penyebab Birthday Blues

Kondisi yang dialami oleh penderita birthday blues ini memiliki penyebab yang berbeda-beda. Hal inilah yang akhirnya membuat penyebab pasti dari birthday blues masiih sulit untuk dideteksi hingga saat ini. Meski demikian, berikut beberapa penyebab umum dari kondisi birthday blues:
Usia bertambah
Hari ulang tahun merupakan hari dimana usia kita bertambah. Tidak sedikit orang yang merasa bahwa hal tersebut adalah sebuah tekanan tertentu. Tidak bisa dipungkiri bahwa semakin bertambahnya usia, maka semakin besar pula tanggung jawab, masalah hidup, hingga tanda-tanda ketuaan yang dirasakan. Kondisi-kondisi semacam itulah yang sering kali menimbulkan rasa sedih mendalam bagi beberapa orang.
Tidak mendapatkan perhatian dari orang lain
Sayangnya tidak semua orang memiliki lingkungan yang mendukung. Beberapa orang tinggal sebatang kara dan tidak ada satupun yang memperhatikan, apa lagi mengingat hari ulang tahunnya. Anggapan bahwa setiap ulang tahun harus dirayakan membuat orang-orang semacam ini merasa semakin sendiri. Kekecewaan dan rasa sedih akan mereka rasakan menjelang, bahkan setelah hari ulang tahun berlangsung.
Ekspektasi yang terlalu tinggi
Banyak sekali orang-orang yang dengan bahagia merayakan hari ulang tahunnya. Namun saat penderita birthday blues merayakan, ternyata tidak sebahagia itu. Ekspektasi yang terlalu tinggi inilah yang akhirnya menimbulkan kekecewaan dalam diri penderita.
Harapan yang belum tercapai
Setiap orang pasti memiliki goalsnya masing-masing. Sayangnya hari ulang tahun seakan mengingatkan kita bahwa waktu terus berjalan. Harapan-harapan yang belum tercapai seakan membuat kita berkejaran dengan waktu. Tidak sedikit orang yang akhirnya merasa sedih karena merasa tertinggal dan kurang berjuang untuk mencapai harapannya.
Trauma masa lalu
Orang-orang yang pernah mengalami trauma di hari ulang tahun sebelumnya cenderung bisa memicu kondisi birthday blues di hari ulang tahun selanjutnya. Misalnya seseorang yang ditinggalkan orang tercinta di hari ulang tahunnya, maka akan membenci hari ulang tahunnya karena akan mengingatkannya akan kejadian kelam tersebut.
Fobia kematian
Beberapa orang memiliki ketakutan berlebih akan kematian atau yang dikenal dengan fobia kematian. Walaupun setiap orang bisa meninggal di usia berapapun, namun saat usia bertambah kita seakan diingatkan bahwa kita semakin dekat dengan kematian. Hal inilah yang membuat penderita fobia kematian mengalami birthday blues.
Itu dia sedikit penjelasan mengenai kondisi penderita birthday blues. Dapat disimpulakn bahwa birthday blues merupakan rasa sedih dan emosi negatif menjelang, saat, atau setelah hari ulang tahun. Kondisi ini disebabkan oleh berbagai kondisi yang beragam di masing-masing penderitanya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.
Baca juga : Schizoaffective Disorder : Gangguan Mental Dengan Kombinasi Gejala Skizofrenia dan Gangguan Mood
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia



