Semua artikel
Gangguan Psikologi

Bipolar atau Mood Swing? Memahami Perbedaan Keduanya

Ditulis oleh DeepTalk Indonesia5 menit baca

Deeptalk.co.id – Mungkin Anda pernah mendengar seseorang mengatakan bahwa ia mengalami bipolar untuk menggambarkan perubahan suasana hati atau mood swing yang mereka alami. Padahal, bipolar dan mood swing adalah dua kondisi yang sangat berbeda.

Ada banyak faktor dan alasan mengapa seseorang bisa mengalami mood swing sepanjang hari. Juga pada beberapa kasus, perubahan emosi yang naik turun tersebut bukanlah menjadi tanda gangguan bipolar. Padahal penderita bipolar sendiri dari seluruh orang dewasa di Amerika Serikat, hanya ada sekitar 2,8 persen saja yang mengalaminya dalam satu tahun terakhir, berdasarkan data dari National Institute of Mental Health.

Gangguan bipolar, atau yang sebelumnya juga disebut depresi manik, memiliki tanda dan gejala yang berbeda. Namun, ada beberapa persamaannya dengan mood swing sehingga kebanyakan orang menilai kedua kondisi ini memiliki keterkaitan. Dalam artikel kali ini, kami akan menguraikan perbedaan dari mood swing serta gangguan bipolar. Serta menilik lebih lanjut adanya keterkaitan dari mood swing atau perubahan suasana hati dengan bipolar dan pemicunya.

Arti Mood Swing atau Perubahan Suasana Hati

Emosi dan suasana hati mengalami perubahan atau pergeseran adalah hal yang normal dan wajar terjadi pada siapa saja. Hal ini menjadi cara yang umum untuk memberikan reaksi terhadap segala peristiwa yang terjadi dalam hidup.

Emosi sendiri dapat berubah dengan cepat sebagai respons terhadap situasi tertentu. Misalnya, Anda memulai hari dengan perasaan bahagia, tetapi kemudian Anda mengetahui bahwa teman Anda kehilangan pekerjaannya. Kemungkinan Anda dengan cepat berubah dari perasaan senang menjadi khawatir atau bahkan sedih.

Di sisi lain, suasana hati bertahan lebih lama, bisa selama berjam-jam atau berhari-hari. Perubahan suasana hati bisa lebih intens, namun belum tentu spesifik untuk menggambarakan suatu situasi sebagai penyebabnya. Ini bisa saja menandakan seseorang mungkin mengalami dysphoric mood selama beberapa hari, atau artinya mereka merasa sangat sedih dan tertekan.

Selain itu, mengalami stres ekstrem, kurang tidur, atau gula darah rendah, serta mengonsumsi obat tertentu, dapat menyebabkan perubahan suasana hati. Atau ini juga mungkin disebabkan oleh hormon atau pengalaman traumatis. Sehingga, penyebab perubahan suasana hati bervariasi pada masing-masing individu.

Baca juga: Gangguan Somatisasi: Kamu Mungkin Sering Mengalaminya

Kapan Mood Swing Bisa Dikatakan Menjadi Gejala Gangguan Bipolar?

Mood swing atau perubahan suasana hati biasanya berlangsung tidak lebih dari beberapa jam, atau bahkan terjadi selama seharian adalah hal yang norma. Namun sebaliknya, American Psychiatric Association (APA) menuturkan jika suasana hati masih belum stabil yang berlangsung selama berhari-hari, berminggu-minggu, atau bahkan berbulan-bulan, ini bisa menjadi tanda bahwa Anda mengalami gangguan bipolar.

Mereka yang mengalami gangguan bipolar akan merasakan episode mood hingga mungkin menjadi manik (sangat bahagia atau sangat tersinggung) atau depresi (yang sangat sedih). Terkadang perubahan suasana hati mereka terjadi secara tiba-tiba, atau terkadang tidak. Dan penting untuk dicatat bahwa orang dengan gangguan bipolar dapat mengalami periode suasana hati yang netral di antara episode suasana hati. Mereka bahkan dapat mengalami perubahan suasana hati yang normal.

Sifat dan frekuensi episode suasana hati bervariasi berdasarkan jenis gangguan bipolar. Ada tiga jenis gangguan bipolar:

Bipolar 1 – Dalam bentuk gangguan bipolar ini, seseorang mengalami episode manik yang parah sehingga menyebabkan masalah nyata dalam kehidupan sehari-hari dan pada akhirnya mungkin memerlukan rawat inap. Orang dengan bipolar 1 juga mengalami episode depresi. Dalam beberapa kasus, gejala manik dan depresi dapat terjadi secara bersamaan.

Bipolar 2 – Seseorang dengan jenis gangguan bipolar ini mengalami episode depresi, serta episode hipomanik, yang merupakan episode yang melibatkan gejala mania yang lebih ringan, dibandingkan dengan episode manik penuh, biasanya tidak menghalangi kemampuannya untuk tetap berfungsi.

Cyclothymia – Bentuk gangguan bipolar yang lebih ringan, cyclothymia melibatkan naik turunnya emosi yang tidak separah bipolar 1 atau 2.

Dalam beberapa kasus, gejala bipolar seseorang mungkin tidak cocok dengan salah satu kategori yang dijelaskan di atas. Ini dapat mengarah pada diagnosis yang disebut gangguan bipolar dan gangguan terkait lainnya yang ditentukan dan tidak ditentukan.

Apa Yang Memicu Mood Swing Pada Penderita Bipolar?

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan terkait pemicu perubahan suasana hati bipolar. Hal pertama yang harus diketahui setiap orang adalah bahwa mungkin tidak perlu banyak bagi seseorang dengan kondisi ini untuk bereaksi baik secara positif maupun negatif. Tapi ada juga katalis yang bisa menyebabkan perubahan suasana hati yang lebih signifikan.

Salah satu faktor terbesar yang dapat berdampak negatif pada gangguan bipolar adalah kurang tidur. Saat seseorang tidak cukup istirahat di malam hari, mereka akan lebih rentan mengalami gejala depresi sepanjang hari.

Emosi berat yang terlibat dengan anggota keluarga dan teman juga bisa menjadi faktor yang berkontribusi terhadap perubahan suasana hati gangguan bipolar. Apakah itu kematian orang yang dicintai baru-baru ini, pernikahan yang gagal, atau pertengkaran besar dengan orang penting lainnya, situasi-situasi tersebut dapat menimbulkan perasaan yang intens.

Terjadinya gangguan bipolar dan perubahan suasana hati juga dapat dipicu oleh:

  • Penggunaan alkohol
  • Penggunaan obat
  • Antidepresan dan obat-obatan lainnya
  • Depresi musiman
  • Depresi pascamelahirkan
  • Masalah keuangan

Baca juga: Pahami Perbedaan Somatization Disorder dan Conversion Disorder

 

Sumber:

Pugle, M. (2022, February 15). Mood Swings or Bipolar Disorder? How to Tell the Difference. EverydayHealth.com. https://www.everydayhealth.com/bipolar-disorder/is-it-simply-mood-swings-or-is-it-bipolar-disorder/

Bakers Field Behavioral. (2023). Bipolar Disorder Mood Swings: Triggers & Coping Strategies. https://www.bakersfieldbehavioral.com/node/3028

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Bipolar atau Mood Swing? Memahami Perbedaan Keduanya — DeepTalk