Semua artikel
Gangguan Psikologi

Apa Itu Prosopagnosia? Ketika Wajah Tak Lagi Dikenal

Ditulis oleh DeepTalk Indonesia4 menit baca

Deeptalk.co.id – Siapa yang tidak mengenal wajah teman, sahabat, atau keluarga? Tentu kita semua bisa mengingat wajah orang terdekat dengan mudah. Namun, bagaimana jadinya jika suatu saat kamu tak lagi bisa mengenali wajah mereka? Tidak hanya itu, kamu bahkan kesulitan mengingat wajah orang lain yang pernah ditemui. Kondisi ini nyata dialami oleh sebagian orang. Kondisi ini disebut Prosopagnosia. Banyak di antara kita mungkin belum pernah mendengar istilah Prosopagnosia. Itulah mengapa penting bagi kita untuk memahami dan membahas topik ini.

Nah, dalam artikel ini, kita akan mulai dengan menjelaskan pengertian Prosopagnosia secara umum beserta jenis-jenisnya. Kemudian, kita akan melihat apa saja penyebabnya. Jadi, yuk kita mulai mengenal Prosopagnosia lebih dalam!

Apa Itu Prosopagnosia?

Jadi, apa sih sebenarnya Prosopagnosia itu? Kata prosopagnosia berasal dari dua kata Yunani, yaitu “prosopon” yang berarti wajah. Kemudian kata “agnosia” yang berarti tidak tahu atau tidak mengenali. Secara medis, Prosopagnosia adalah kondisi di mana seseorang kesulitan atau tidak mampu mengenali wajah orang lain. Termasu  wajah orang terdekat sekalipun seperti anggota keluarga, pasangan, atau teman baik. Psikolog menjelaskan bahwa kondisi ini bukanlah soal lupa ingatan biasa, tapi lebih kepada gangguan mengenali wajah. Artinya penyebab utama dari gangguan ini adalah berasal dari fungsi otak. Jadi mari kita bahas lebih dalam lagi mengenai Prosopagnosia. Kita akan membahas dua jenis prosopagnosia.

Baca juga: Prosopagnosia di Dunia Seni: Bagaimana Seniman Mengatasi Tantangan ini?

Jenis-jenis Prosopagnosia

Nah, ada dua jenis prosopagnosia yang harus kamu kenal, yaitu prosopagnosia bawaan dan prosopagnosia yang didapat.

1.     Prosopagnosia Bawaan

Dalam bahasa sehari-hari, kita akan anaogikan menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak computer. Hal ini bisa menjadi analogi yang bagus untuk memahami kondisi ini.

Anggaplah otak kita adalah komputer. Jika ada ‘perangkat keras’ otak kita, seperti struktur otak yang berfungsi dalam proses pengenalan wajah. Yang secara bawaan atau dari lahir sudah berbeda. Maka hasilnya adalah prosopagnosia bawaan. Dengan kata lain, komputer kamu sejak awal tidak dilengkapi dengan perangkat keras yang dibutuhkan untuk menjalankan aplikasi pengenal wajah. Kamu bisa melihat gambar atau orang dengan jelas, tapi kamu kesulitan untuk mengingat dan mengenali mereka.

Hal itu menunjukkan bahwa prosopagnosia bawaan bukanlah masalah dengan penglihatan. Tapi, lebih ke cara otak kamu mengolah dan menginterpretasi apa yang kamu lihat, khususnya saat melihat wajah. Dalam kasus ini, kondisi tersebut biasanya ada sejak lahir dan berlangsung seumur hidup.

2.     Prosopagnosia yang Didapat

Selanjutnya, kita akan menganalogikan dengan hal yang sama untuk jenis prosopagnosia ini. Bayangkan jika kamu memiliki komputer dengan semua perangkat keras dan perangkat lunak kerja dengan baik. Tapi kemudian, terjadi sesuatu yang merusak salah satu komponen penting dalam sistem tersebut. Mungkin sebuah virus, kecelakaan, atau masalah pada listrik yang membuat komponen tersebut rusak.

Nah, dalam hal prosopagnosia yang didapat, ‘sesuatu’ itu bisa berupa kerusakan otak akibat cedera kepala, stroke, atau kondisi medis lainnya. Meskipun sebelumnya kamu bisa mengenali wajah dengan baik, tiba-tiba kamu kehilangan kemampuan itu setelah ‘kerusakan’ itu terjadi. Bisa dibilang, ini lebih kepada masalah yang timbul akibat kecelakaan, bukan masalah yang kamu bawa sejak lahir.

Terlepas dari jenisnya, menghadapi prosopagnosia tentu punya tantangan tersendiri. Karena selalu ada cara untuk mengatasi atau beradaptasi dengan kondisi ini.

Penyebab Prosopagnosia

Nah, sekarang setelah kita tahu apa itu Prosopagnosia, apa saja sih yang bisa menyebabkan kondisi ini?

1.     Faktor Genetik

Pertama, ada faktor genetik. Artinya bisa jadi kamu punya gen yang ‘salah’ dalam hal ini. Penelitian menunjukkan bahwa Prosopagnosia bawaan bisa turun-temurun dalam keluarga. Artinya, jika ada anggota keluarga kamu yang punya kondisi ini, ada kemungkinan kamu atau anak-anak kamu bisa juga mengalaminya. Tapi jangan khawatir, ini bukanlah sebuah ‘penyakit’, melainkan kondisi yang bisa ditangani dan diatasi.

2.     Kerusakan Otak

Kedua, kerusakan otak. Ini biasanya terjadi pada jenis prosopagnosia yang didapat. Otak kita itu kayak pusat kontrol ya, mengatur segala macam hal yang terjadi di tubuh kita. Termasuk, bagaimana kita mengenali wajah orang lain. Jadi, kerusakan di area otak yang bertugas untuk ini, bisa membuat kita menjadi sulit mengenali wajah.

3.     Kondisi Medis Lain Yang Terkait

Terakhir, kondisi medis lain yang terkait. Sebenarnya, ini lebih kepada faktor yang bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami prosopagnosia. Beberapa kondisi neurologis seperti Alzheimer, Parkinson, dan stroke bisa menyebabkan kerusakan otak yang berpotensi memicu prosopagnosia.

Namun ingat, meski masalah ini terlihat serius, kamu tidak sendirian. Ada banyak orang lain yang mengalaminya dan berhasil melewatinya dengan baik. Jadi, jika kamu merasa mengalaminya, segera cari bantuan medis. Untuk memahami lebih lanjut tentang dampak dari kondisi ini, mari kita lanjut ke bagian selanjutnya.

Baca juga: Memberikan Hadiah Berlebihan ke Idola: Pahami Batasannya Sebelum Menjadi Fanatisme!

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Apa Itu Prosopagnosia? Ketika Wajah Tak Lagi Dikenal — DeepTalk