Semua artikel
Masalah Mental

Apa Itu Parasomnia? Ketika Tidur Tidak Hanya Sekedar Tidur

Ditulis oleh DeepTalk Indonesia4 menit baca

Deeptalk.co.id – Kamu mungkin pernah mengalami peristiwa aneh saat tidur, seperti berbicara dalam tidur atau bangun di tempat yang tidak biasa. Fenomena ini dikenal sebagai sleep parasomnia. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendetail tentang kondisi ini.

Apa Itu Sleep Parasomnia?

Parasomnia merujuk pada berbagai peristiwa aneh yang terjadi selama tidur, yang meliputi segala hal dari gerakan fisik yang tidak disengaja hingga tindakan yang lebih kompleks seperti berbicara, makan, atau bahkan melakukan aktivitas seksual. Parasomnia terjadi pada saat tidur, baik itu selama tidur siang maupun tidur malam. Contohnya termasuk sleepwalking, terbangun secara tiba-tiba dan merasa bingung, dan sering kali berbicara dalam tidur.

Contoh umum dari parasomnia adalah sleepwalking, di mana seseorang dapat berjalan atau melakukan tindakan lain saat tidur. Orang yang sleepwalking biasanya terlihat seperti orang yang bangun tidur, tetapi mereka sebenarnya masih tertidur dan tidak sadar dengan lingkungan sekitar mereka. Selain itu, parasomnia juga dapat menyebabkan perubahan perilaku atau emosi, seperti terbangun secara tiba-tiba dan merasa bingung, dan sering kali berbicara dalam tidur.

Apa Saja Gejala Umum Dari Parasomnia?

Menurut Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders IV TR (DSM IV TR), parasomnia dapat dibagi menjadi tiga kategori: NREM parasomnia, REM parasomnia, dan parasomnia terkait dengan gangguan tidur lainnya.

NREM parasomnia meliputi sleepwalking, night terrors, dan parasomnia lainnya yang terjadi selama tidur non-REM (NREM). Gejala NREM parasomnia termasuk terbangun dengan perasaan takut atau panik, teriakan yang keras, dan gerakan yang tidak disengaja seperti berdiri atau berjalan di sekitar kamar tidur.

REM parasomnia meliputi mimpi buruk, sleep paralysis, dan parasomnia lainnya yang terjadi selama tahap tidur REM (Rapid Eye Movement). Gejala REM parasomnia termasuk terbangun dengan perasaan kebingungan atau ketakutan, kesulitan bernapas, dan tidak dapat bergerak meskipun sadar.

Parasomnia terkait dengan gangguan tidur lainnya meliputi sindrom Restless Leg dan Sleep-Related Eating Disorder (SRED). Gejala SRED meliputi makan atau minum secara tidak sadar selama tidur.

Baca juga: Ketika Kaki Tidak Bisa Diam. Restless Legs Syndrome dan Kaitannya dengan Kesejahteraan Psikologis

Apa Saja Faktor Yang Mempengaruhi Terjadinya Parasomnia?

Berbagai faktor dapat memengaruhi terjadinya parasomnia, termasuk stres, kelelahan, dan obat-obatan tertentu. Orang yang memiliki riwayat keluarga dengan parasomnia cenderung lebih rentan terhadap kondisi ini. Kondisi medis tertentu, seperti epilepsi dan sleep apnea, juga dapat memengaruhi terjadinya parasomnia.

Bagaimana Cara Mengatasi Parasomnia?

Pengobatan parasomnia tergantung pada jenisnya dan penyebabnya. Terapi perilaku kognitif dapat membantu mengubah perilaku yang terkait dengan parasomnia, seperti merubah jadwal tidur atau menjaga kamar tidur yang aman. Obat-obatan tertentu, seperti benzodiazepin, dapat membantu mengendalikan gejala parasomnia.

Selain itu, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko terjadinya parasomnia, seperti menjaga rutinitas tidur yang teratur, menghindari stres berlebihan, dan menghindari konsumsi alkohol atau obat-obatan tertentu.

Kamu mungkin merasa khawatir jika kamu mengalami gejala parasomnia. Namun, penting untuk diingat bahwa parasomnia umum terjadi pada banyak orang dan dapat diobati. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter jika kamu mengalami gejala parasomnia yang mengganggu aktivitas sehari-hari atau memengaruhi kualitas hidup kamu.

Meskipun parasomnia mungkin terdengar menakutkan, tetapi kamu dapat mengurangi risiko terjadinya dengan menghindari faktor risiko dan menjaga pola tidur yang sehat. Jangan ragu untuk mencari bantuan jika kamu mengalami gejala parasomnia yang tidak terkendali, karena kondisi ini dapat diobati dengan sukses.

Selain itu, penting untuk diingat bahwa parasomnia juga dapat memengaruhi pasangan tidur atau orang-orang yang berada di sekitar kamu. Jika kamu atau pasangan kamu mengalami parasomnia, hal terbaik yang dapat kamu lakukan adalah mencari dukungan dari orang terdekat dan mengambil tindakan untuk mengatasi kondisi ini.

Terkadang, orang yang mengalami parasomnia mungkin merasa malu atau merasa bahwa kondisi mereka tidak normal. Namun, penting untuk diingat bahwa parasomnia adalah kondisi medis yang dapat diobati, dan kamu tidak sendirian. Dengan mengambil tindakan untuk mengatasi parasomnia, kamu dapat mengurangi gejala dan memperbaiki kualitas tidur dan kesehatan kamu secara keseluruhan.

Dalam rangka menghindari terjadinya parasomnia, ada beberapa hal yang dapat kita lakukan seperti mempertahankan pola tidur yang teratur, menghindari konsumsi kafein atau alkohol sebelum tidur, dan menciptakan lingkungan tidur yang nyaman dan tenang. Kamu juga dapat mempertimbangkan untuk berbicara dengan dokter tentang pengobatan atau terapi yang dapat membantu mengatasi kondisi ini.

Di akhir tulisan ini, penting untuk diingat bahwa parasomnia bukanlah kondisi yang jarang terjadi. Jika kamu mengalami gejala parasomnia, jangan ragu untuk mencari bantuan dari dokter atau profesional kesehatan lainnya. Dengan mengambil tindakan untuk mengatasi parasomnia, kamu dapat memperbaiki kualitas tidur dan kesehatan kamu secara keseluruhan, serta mengurangi risiko terjadinya gejala parasomnia yang lebih serius.

Baca juga: Tak Bisa Bergerak atau Bicara: Mengenal Lebih Jauh Sleep Paralysis

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Apa Itu Parasomnia? Ketika Tidur Tidak Hanya Sekedar Tidur — DeepTalk