Semua artikel
Gangguan Psikologi

Alasan Mengapa Para Lansia Rentan Mengalami Gangguan Kesehatan Mental

Ditulis oleh DeepTalk Indonesia4 menit baca

Deeptalk.co.id – Usia lanjut adalah masa-masa yang perlu diwaspadai akan kesehatan mentalnya. Keluarga atau pengasuh perlu waspada dengan kesehatan mental lansia yang rentan terhadap perasaan sedih, isolasi, atau perasaan kesepian. Itu semua dapat memicu gangguan kesehatan mental, dan tentunya terdapat beberapa alasan dan faktor lain yang memengaruhi kesehatan mental lansia.

National Institute of Mental Health mengungkapkan, seiring bertambahnya usia seseorang, mereka mungkin dapat mengalami perubahan hidup tertentu yang berdampak pada kesehatan mentalnya. Meskipun banyak yang akan menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut, namun beberapa lain diantaranya mungkin mengalami kesedihan, isolasi sosial atau kesepian. Ketika perasaan tersebut bertahan, itu dapat menyebabkan penyakit mental seperti depresi dan kecemasan.

Mungkin kebanyakan lansia sehat secara mental dan memiliki tingkat masalah kesehatan mental yang lebih rendah dibandingkan dengan kelompok usia lainnya. Namun, bukan berarti kita bisa mengabaikan kesehatan mental saat merawat lansia.

Stereotip dan kesalahpahaman berkontribusi pada masalah kesehatan mental yang tidak diobati atau tidak terdiagnosis untuk orang dewasa yang lebih tua. Misalnya, mitos yang umum adalah bahwa depresi atau penurunan kognitif adalah bagian normal dari penuaan. Meskipun penurunan kognitif ringan bisa menjadi bagian alami dari penuaan, tingkat penurunan biasanya tidak mengganggu kehidupan sehari-hari.

Pun fakta lainnya dari laporan American Psychological Association, bahwa sekitar 92 persen orang dewasa yang lebih tua memiliki setidaknya satu kondisi kronis, apakah itu obesitas, penyakit jantung, kanker, penyakit pernapasan bawah kronis, atau penyakit Alzheimer. Masalah medis ini dapat memiliki gejala yang serupa jika tidak sama dengan diagnosis kesehatan mental, yang membuat diagnosis yang akurat menjadi penting.

Faktor yang Memengaruhi Kesehatan Mental Lansia

Mungkin ada banyak alasan yang memengaruhi masalah kesehatan mental pada titik mana pun dalam hidup, termasuk pada lansia. Para lansia mungkin mengalami stresor kehidupan yang umum terjadi pada semua orang, tetapi juga stresor yang lebih umum di kemudian hari, seperti kehilangan kapasitas yang signifikan dan penurunan kemampuan fungsional.

Selain itu, ada beberapa kemungkinan sebagai alasan kesehatan mental lansia yang rentan hingga menimbulkan penyakit atau gangguan mental. Diantara banyaknya alasan akan kesehatan mental lansia yang rentan tersebut, terdapat beberapa perubahan yang terjadi di kemudian hari yang ikut berkontribusi memberikan pengaruh.

Pelecehan Orang Tua

Fakta di lapangan menyebutkan bahwa lansia rentan terhadap pelecehan orang tua, termasuk pelecehan fisik, verbal, psikologis, keuangan dan seksual. Selain itu mereka juga rentan mengalami pengabaian, penelantaran dan kehilangan martabat dan rasa hormat yang serius.

Setidaknya 1 dari 6 lansia mengalami pelecehan, yang tidak hanya dapat menyebabkan cedera fisik, tetapi juga konsekuensi psikologis yang serius. Terkadang pun ini dapat bertahan lama hingga menimbulkan kecemasan dan depresi.

Baca juga: Mengapa Seseorang Bisa Memiliki Fobia Tertentu?

Masa Pensiun

Mungkin banyak dari Anda menganggap pekerjaan dapat membawa tujuan dan meningkatkan harga diri. Termasuk juga dapat menciptakan lingkungan persahabatan, struktur sehari-hari bahkan keamanan finansial.

Namun ketika sudah menghadapi pensiun, akan datang perasaan kehilangan. Anda mungkin kesulitan untuk memahami siapa diri Anda sekarang, terutama jika pekerjaan memberi Anda rasa identitas yang kuat. Jika Anda memiliki pasangan, hubungan Anda dapat berubah jika Anda berdua menyesuaikan diri dengan menghabiskan lebih banyak waktu di rumah. Anda mungkin merasa kesepian jika menikmati sisi sosial dari pekerjaan.

Kehilangan

Kematian orang terdekat bisa sangat menghancurkan dan menimbulkan kesedihan, atau mungkin perasaan marah, cemas, bersalah, kaget hingga putus asa. Atau Anda mungkin merasa lega atau emosi campur aduk, terutama jika orang yang meninggal sudah lama sakit.

Kesedihan dapat memengaruhi Anda secara fisik. Anda mungkin mengalami sakit kepala, nyeri otot, kehilangan nafsu makan atau sulit tidur atau berkonsentrasi.

Penyakit Fisik atau Cacat

Kesehatan fisik yang buruk dapat memengaruhi kesejahteraan mental dan kualitas hidup Anda. Itu bisa membuat Anda lebih sulit untuk keluar dan melakukan hal-hal yang Anda sukai, yang bisa membuat Anda merasa tertekan atau cemas.

Dalam Masa Pengobatan

Kebanyakan lansia minum beberapa obat dan mungkin minum lebih dari satu. Seiring bertambahnya usia, cara tubuh memproses obat mengalami perubahan. Anda bisa saja menjadi lebih rentan terhadap efek samping obat seperti mual, pusing, kehilangan nafsu makan dan kelemahan otot. Beberapa efek samping seperti suasana hati yang rendah, kebingungan, dan delirium dapat muncul sebagai gejala penyakit mental, meskipun sebenarnya tidak.

Kesendirian

Meskipun setiap orang hampir semuanya terkadang merasa kesepian, namun beberapa pengalaman lansia mungkin membuatnya lebih mungkin. Termasuk akibat kematian seseorang yang dekat, masalah kesehatan yang membuat lebih sulit untuk keluar, pensiun atau menjadi pengasuh. Mungkin sulit untuk dibicarakan, tetapi kesepian bukanlah hal yang memalukan.

Baca juga: Simak Cara Untuk Menemukan Inner Child yang Anda Miliki

 

Sumber:

Mental health in later life. (2023). Mental Health Foundation. https://www.mentalhealth.org.uk/explore-mental-health/a-z-topics/mental-health-later-life

Why Older Adults are Vulnerable to Mental Illness. (2023). Baptis Health. https://baptisthealth.net/baptist-health-news/why-older-adults-are-vulnerable-to-mental-illness

Mental health of older adults. (2017, December 12). www.who.int. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/mental-health-of-older-adults

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Alasan Mengapa Para Lansia Rentan Mengalami Gangguan Kesehatan Mental — DeepTalk