Semua artikel
Kesehatan Mental Anak

Ajak Anak Melakukan Hal Sederhana Berikut Untuk Melatih Otak Sejak Dini

Ditulis oleh DeepTalk Indonesia4 menit baca

Deeptalk.co.id – Tahun-tahun awal memberikan kesempatan emas bagi otak anak untuk membentuk koneksi yang vital, termasuk motivasi, pengaturan diri, pemecahan masalah, dan komunikasi. Koneksi-koneksi ini memainkan peran kunci dalam keberhasilan dan kesehatan mental anak saat dewasa. Dalam mengembangkan fungsi otak ini, ada juga peran penting dari melatih otak sejak dini yang bisa diterapkan pada anak-anak.

Otak anak-anak berkembang pesat sejak usia lahir hingga usia tiga tahun. Perkembangan otak ini dapat mempengaruhi seluruh area pertumbuhan anak. Dalam hal perkembangan anak ini, terdapat empat bidang utamanya yakni motorik (fisik), bahasa dan komunikasi, sosial dan emosional, serta kognitif.

Perkembangan otak merupakan bagian dari perkembangan kognitif. Perkembangan kognitif ini menggambarkan bagaimana kecerdasan anak tumbuh, dan mencakup keterampilan berpikir, belajar dan memecahkan masalah. Keterampilan ini mempengaruhi semua bidang pembangunan lainnya.

Tiga tahun pertama kehidupan seorang anak sangat penting untuk pembelajaran dan perkembangan. Banyak orang tua yang bertanya bagaimana mereka dapat membantu perkembangan otak anaknya. Cara terbaik adalah dengan melibatkan anak Anda secara aktif untuk melatih otak sejak dini. Ini bisa dilakukan dengan mengikuti aktivitas-aktivitas sehari-hari seperti berikut ini:

1) Bermain

Bermain adalah cara yang bagus sebagai strategi untuk melatih otak anak sejak dini yang bisa membantu perkembangan otak bayi atau balita. Bermain bisa berupa permainan sederhana, berbicara, atau bernyanyi bersama untuk melibatkan otak anak secara aktif. Selain itu, sekedar bermain “peek-a-boo” dan mengulurkan mainan untuk ditonton dapat membantu perkembangan otak bayi.

Selama bermain, Anda juga bisa mengajak bayi untuk berbicara tentang apa yang Anda lakukan. Untuk balita, nyanyikan lagu aksi, seperti “wheels on the bus” atau dorong mereka melakukan permainan pura-pura, mewarnai, dan bangun dengan balok-balok mainan. Strategi melatih otak anak sejak dini melalui permainan sederhana ini bisa menumbuhkan imajinasi dan kreativitas anak.

Baca juga: Memahami Permainan Sensorik Untuk Perkembangan Diri dan Emosional Anak

2) Membaca

Membaca adalah salah satu cara terbaik untuk melatih otak anak sejak dini serta meningkatkan perkembangan otak anak. Bahkan sebelum dia dapat mengenali huruf atau kata, membaca akan memulai keterampilan bahasa dan komunikasi.

Mendengar kata-kata dan melihat gambar menghubungkan keduanya dalam pikiran anak. Mengulangi buku yang sama semakin membangun pengenalan antara kata-kata yang Anda ucapkan dan gambar di halaman. Saat seorang anak bertumbuh, mintalah dia untuk menunjuk pada gambar tertentu di halaman tersebut, seperti “Di mana anjingnya?”

3) Stimulasi

Penuhi tahun-tahun penting pra-sekolah dengan paparan terhadap spektrum pembelajaran yang luas. Ini bisa dilakukan dengan menantang anak Anda untuk memecahkan masalah dan jangan melakukan segalanya untuknya. Cara tersebut merupakan bentuk stimulasi untuk anak yang juga dapat melatih otak anak sejak dini.

Strategi stimulasi juga bisa dilakukan dengan memperkenalkan anak pada buku, musik, atau gambar. Atau bisa juga dengan menjelajahi tempat-tempat baru serta hal-hal baru bagi anak. Ini penting dilakukan karena anak juga membutuhkan banyak informasi. Pendidikan dini yang dapat membentuk arsitektur anak. Jika Anda dihadapkan pada cukup banyak hal, Anda akan mengembangkan sebuah prosesor yang dapat menangani membanjirnya data yang diberikan kehidupan kepada Anda nantinya.

4) Penalaran

Melatih otak anak sejak dini bisa dilakukan juga dengan mengajari anak Anda cara melihat sesuatu dan mempertimbangkan hasilnya. Strategi ini mendorong anak untuk berpikir kritis, termasuk menumbuhkan rasa ingin tahu, fleksibilitas, dan menjaga agar pikiran terbuka.

Jika orang tua berpikir untuk mengajarkan penalaran, mereka akan menemukan tugas-tugas kecil untuk menantang anak mereka. Sesuatu yang sederhana seperti seorang anak membuat sebuah menara dari balok-balok dan mengetahui bahwa jika terlalu tinggi maka menara itu akan roboh.

Lalu jika orang tua memperingatkan anak untuk tidak membuatnya terlalu tinggi, itu justru akan menggagalkan tujuan penalaran. Seorang anak perlu memikirkan hasilnya. Penalaran dan berpikir kritis membuat anak lebih pintar, lebih mandiri dan lebih kreatif.

5) Kreativitas Seni dan Musik

Institut Otak dan Kreativitas di USC memulai penelitian selama lima tahun pada tahun 2012 untuk menguji dampak pengajaran musik terhadap perkembangan sosial, emosional, dan kognitif anak-anak. Studi tersebut menunjukkan pengajaran musik mempercepat pematangan jalur pendengaran di otak dan meningkatkan efisiensinya. Anak-anak yang mendengarkan musik (terutama musik klasik), memiliki pemahaman matematika yang lebih baik.

Sistem pendengaran dirangsang oleh musik dan bermanfaat bagi perkembangan bahasa, keterampilan membaca dan komunikasi. Seni tidak hanya bersifat ekspresif dan afektif, namun juga bersifat kognitif. Mereka mengembangkan alat berpikir yang penting, yaitu pengenalan dan pengembangan pola; representasi mental dari apa yang diamati atau dibayangkan; representasi simbolis, alegoris dan metaforis; pengamatan yang cermat terhadap dunia sekitar; dan abstraksi dari kompleksitas.

Baca juga: Penjelasan Secara Psikologis, Mengapa Merasa Terhibur Dengan Pengalaman Takut?

 

Sumber:

https://www.firstthingsfirst.org/early-childhood-matters/brain-development/

https://helpmegrowmn.org/HMG/HelpfulRes/Articles/HowEncourageBrainDev/index.html

https://memoryjoggers.com/4-easy-ways-to-train-your-young-childs-brain/

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Ajak Anak Melakukan Hal Sederhana Berikut Untuk Melatih Otak Sejak Dini — DeepTalk