Deeptalk.co.id – Abandonment issue atau masalah pengabaian merupakan konflik emosional yang timbul akibat pengalaman ditinggalkan, diabaikan atau ditolak. Ini adalah kondisi psikologis yang muncul ketika seseorang mengalami trauma atau pengalaman negatif yang melibatkan pengabaian emosional, fisik, atau psikologis dari orang-orang yang seharusnya menjadi figur penting dalam kehidupan mereka. Ada beberapa bentuk atau jenis pengabaian atau abandonment issue yang bisa dialami oleh seseorang, seperti pengabaian selimut, pengabaian emosional, pengabaian fisik, pengabaian orang tua hingga sindrom sarang kosong (Empty Nest Syndrome).
Masalah pengabaian sering kali berasal dari pengalaman masa kecil, seperti kehilangan orang tua, kurangnya perhatian atau dukungan emosional, penelantaran, atau pemisahan yang lama. Hal ini dapat menyebabkan individu merasa tidak aman, tidak berharga, dan tidak dicintai. Masalah pengabaian dapat berdampak luas pada berbagai aspek kehidupan, termasuk kesehatan mental, hubungan interpersonal, harga diri, dan kualitas hidup secara keseluruhan.
Seseorang yang mengalami abandonment issue mungkin menghadapi tantangan dalam membentuk hubungan yang sehat dan mendalam, karena mereka mungkin mengalami kesulitan untuk percaya, takut ditinggalkan lagi, atau merasa tidak layak dicintai. Mereka juga mungkin mengalami kesulitan dalam mengungkapkan emosi, menetapkan batasan yang sehat, dan mempercayai orang lain.
Masalah pengabaian dapat mempengaruhi cara individu memandang diri mereka sendiri. Mereka mungkin merasa tidak berharga, tidak kompeten, atau memiliki rasa rendah diri yang kuat. Hal ini dapat menyebabkan kesulitan dalam mengembangkan rasa percaya diri yang sehat, mengambil keputusan yang baik, dan mencapai potensi pribadi yang penuh.
Tipe Abandonment Issue

Abandonment issue mengacu pada konflik emosional yang dalam yang muncul akibat pengalaman ditinggalkan, diabaikan, atau ditolak, biasanya terjadi pada masa kanak-kanak. Masalah pengabaian ini menjadi salah satu bentuk trauma dan memberikan dampak ketika mereka sudah dewasa. Masalah ini dapat memiliki dampak yang besar terhadap kesejahteraan emosional, harga diri, dan hubungan seseorang.
Trauma ini pun membentuk beberapa jenis atau tipe abandonment issue. Berikut adalah beberapa tipe atau jenis abandonment issue yang bisa saja dialami oleh setiap orang, diantaranya :
Pengabaian Selimut
Tipe blanket abandonment issue atau pengabaian selimut ini terjadi ketika seorang anak merasa telah ditinggalkan bahkan ketika pengasuhnya ada. Ini dikarenakan pengasuh atau orang tuanya tidak pernah menyediakan dirinya secara fisik atau emosional, sehingga anak menganggapnya tidak ada.
Baca juga: Menjadi Highly Sensitive Person, Hati-Hati Dengan Redflag Berikut Ini
Pengabaian Emosional
Bentuk abandonment issue ini ketika seorang anak merasa ditinggalkan karena pengasuhnya terus menerus menunjukkan kepadanya bahwa orang lain lebih penting dibandingkan dirinya. Hal ini pun membuat anak merasa cemburu dan marah terhadap orang lain. Mereka juga cenderung merasa tidak aman tentang diri mereka sendiri dan tempat mereka hidup.
Pengabaian Fisik
Saat seseorang mengalami pengabaian fisik, mereka kerap kesulitan memahami akan apa yang sedang terjadi. Bisa saja mereka merasa ditinggalkan oleh seseorang ketika orang tersebut meninggalkannya bersama orang lain selama berhari-hari. Atau mungkin orang yang dekat dengan Anda melakukan perjalanan yang meninggalkan Anda di tempat asing tanpa diberi tahu mengapa hal itu mereka lakukan.
Empty Nest Syndrome (Sindrom Sarang Kosong)
Kondisi ini terjadi ketika Anda yang memiliki seseorang untuk menemani Anda sepanjang waktu, namun tiba-tiba Anda menemukan diri Anda sendirian. Ini menyebabkan perasaan hampa atau kesepian akibat ketidaksiapan Anda untuk menghadapi perubahan dalam hidup. Atau bisa juga karena Anda tidak memiliki sistem pendukung di sekitar Anda (sebagai pengganti orang yang hilang tersebut) sehingga terjadi perasaan kosong dalam diri Anda.
Parentified Abandonment
Ketika seseorang memiliki tanggung jawab untuk mengasuh pengasuhnya alih-alih sebaliknya, itu bisa disebut dengan parentified abandonment, atau pengabaian pengasuhan. Ini membuat anak-anak (yang semestinya diasuh) justru harus merawat orang tuanya. Pengalaman tersebut nantinya dapat membawa trauma dan menyakiti dirinya ketika mereka tumbuh dewasa.
Itu tadi beberapa tipe dari abandonment style yang sering dialami orang-orang. Dengan memahami tipe-tipe abandonment issue tersebut, menjadi penting dalam memahami dinamika kompleks yang menyebabkan tantangan-tantangan ini.
Setiap orang bisa menjadi sering merasa tidak aman hingga merasa cemas ketika terjebak pada abandonment issue. Mereka mungkin bisa mengalami mimpi buruk tentang kesendirian, terus mnerus mencari konfirmasi bahwa seseorang ada untuk mereka, hingga sering merasa sangat takut untuk kehilangan orang terdekat mereka.
Beberapa perasaan umum yang mungkin dimiliki seseorang saat mengalami masalah pengabaian antara lain ketakutan, kecemasan, kesedihan, kemarahan, dan kesepian. Ini bisa sulit untuk dihadapi karena itu adalah emosi yang sangat kuat. Mereka sering mengarahkan individu yang mengalaminya untuk mengembangkan mekanisme koping tertentu. Seperti gangguan atau penghindaran yang mengarah pada kecanduan.
Baca juga: Ini Dia Tipe Attachment Style yang Paling Banyak Dimiliki, Apakah Anda Termasuk?
Sumber:
Author Mantracare. (2021, December 3). Abandonment Issues: Types, Causes, Symptoms and How to Deal. Mantra Care. https://mantracare.org/therapy/care/how-to-get-over-abandonment-issues/
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia



