Semua artikel
Gangguan Psikologi

2 Jenis Utama Adiksi yang Membahayakan Kehidupan Seseorang

Ditulis oleh Dita Fatma Rini Syafa Abdullah4 menit baca

Deeptalk.co.id – Saat ini kita hidup di jaman isu kesehatan mental menjadi pembahasan penting dalam berbagai aspek kehidupan seseorang. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan, kesehatan mental semakin mudah untuk disadari keberadaannya. Walaupun untuk bisa memastikan hal tersebut dibutuhkan observasi yang lebih dalam oleh orang-orang yang ahli pada bidang tersebut.

Salah satu jenis kesehatan mental yang cukup sering kita jumpai di masyarakat adalah adiksi. Ketenaran adiksi atau kecanduan ini membuat kita tidak asing lagi dengan istilah tersebut. Selain karena kemudahan informasi yang bisa kita dapatkan, adiksi yang bisa menyerang berbagai usia juga menjadi salah satu aspek ketenaran kondisi yang satu ini.

Adiksi adalah sebuah kondisi dimana seseorang mengalami kesulitan untuk mengontrol, mengurangi, atau terlepas dari perilaku atau mengkonsumsi sesuatu. Pada dasarnya terdapat banyak sekali jenis-jenis dari adiksi itu sendiri. Pembagian jenis-jenis adiksi tersebut disesuaikan dengan hal yang membuat mereka ketergantungan.

Namun secara garis besar, adiksi terbagi atas 2 jenis utama. Lantas, apa saja 2 jenis utama adiksi tersebut? Artikel kali ini akan secara khusus membahas mengenai 2 jenis utama adiksi yang membahayakan bagi kehidupan manusia.

Sebelum kita masuk pada topik pembahasan utamanya, perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi dan tidak untuk dijadikan patokan self diagnosis. Jika kamu atau orang sekitar mengalami beberapa kondisi yang dipaparkan dalam artikel ini, maka segera konsultasi dan lakukan pemeriksaan lebih lanjut kepada psikolog atau psikiater.

Berikut 2 jenis utama adiksi yang membahayakan bagi kehidupan manusia:

Adiksi NAPZA

NAPZA adalah singkatan dari narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif lainnya baik zat alami atau sintetis. Dengan demikian, adiksi NAPZA adalah kondisi dimana seseorang mengalami ketergantungan untuk mengkonsumsi narkotika, psikotropika, atau bahan adiktif lainnya baik zat alami atau sintetis. Di Indonesia sendiri NAPZA juga dikenal dengan istilah narkoba. Sedangkan secara nasional dikenal dengan istilah drugs / substance.

Pada dasarnya NAPZA adalah zat-zat yang dapat mempengaruhi kondisi kesehatan mental seseorang. Salah satu dampaknya adalah adiksi atau ketergantungan. Selain berdampak pada ketergantungan, NAPZA juga bisa mempengaruhi pikiran, perilaku, bahkan perasaan seseorang. Maka dari itu, mengkonsumsi NAPZA secara berlebihan dan berulang kali tentu tidak hanya menimbulkan ketergantungan, namun juga bisa merusak berbagai aspek kehidupan seseorang.

Penyebab seseorang mengalami adiksi NAPZA sendiri sebenarnya cukup kompleks, mulai dari faktor internal, lingkungan, bahkan kondisi psikologis yang dialami. Hal inilah yang menimbulkan banyak sekali kemungkinan-kemungkinan mengapa seseorang mengalami kondisi tersebut.

Faktor internal penyebab seseorang mengalami adiksi NAPZA adalah faktor-faktor yang bersalah dari dalam diri orang tersebut. Misalnya adanya rasa ingin tahu atau yang kita kenal dengan istilah coba-coba. Sayangnya, di dalam NAPZA itu sendiri terkandung zat yang menimbulkan adiksi. Maka tidak jarang dari coba-coba itu berakhir pada adiksi atau ketergantungan.

Faktor lingkungan yang menyebabkan seseorang mengalami adiksi NAPZA juga tidak kalah beragam. Mulai dari tekanan dari orang-orang sekitar, tinggal dengan orang yang juga mengkonsumsi NAPZA, kemudahan untuk mendapatkan NAPZA, dan masih banyak lagi.

Sedangkan kondisi psikologis yang dapat menyebabkan adiksi NAPZA pada umumnya bersifat pelarian. Misalnya orang-orang yang stress atau depresi, mengalihkan pikirannya dengan mengkonsumsi NAPZA.

Baca juga : Mengenal Gejala dan Penanganan Pada Penderita Adiksi

Adiksi Perilaku

Bertolak belakang dengan jenis adiksi sebelumnya, adiksi perilaku justru mengarah kepada ketidakmampuan seseorang untuk lepas dari perilaku tertentu. Kondisi yang satu ini tidak kalah memprihatinkan dibandingkan dengan adiksi NAPZA. Pasalnya, walaupun tidak mengkonsumsi zat-zat yang bersifat adiksi, adiksi perilaku juga bisa mempengaruhi kehidupan seseorang. Bahkan dalam banyak kasus, adiksi perilaku mampu mengganggu struktur dan kinerja otak.

Adiksi perilaku sendiri terbagi lagi kedalam beberapa jenis, tergantung perilakunya. Misalnya adiksi game, adiksi sosial media, adiksi film porno, dan adiksi judi, adiksi belanja, adiksi olahraga, dan masih banyak lagi.

Gejala yang dialami oleh penderita adiksi perilaku memang lebih mempengaruhi emosi dan perilaku penderitanya. Hal ini berbeda dengan penderita adiksi NAPZA yang lebih memberikan dampak pada kondisi fisik. Meski demikian, tidak menuntut kemungkinan emosi dan perilaku yang tidak stabil juga bisa menimbulkan masalah pada kondisi fisiknya.

Sama halnya dengan adiksi NAPZA, adiksi perilaku juga disebabkan oleh berbagai faktor. Meski demikian, umumnya adiksi perilaku disebabkan oleh kesukaan seseorang terhadap perilaku adiksi mereka.

Itu dia sedikit penjelasan mengenai 2 jenis utama adiksi yang bisa memberikan dampak negatif bagi kehidupan seseorang. Bagik adiksi NAPZA, maupun adiksi perilaku, keduanya merupakan kondisi kesehatan mental yang perlu mendapatkan penanganan yang tepat. Jika kondisi sudah dianggap mengganggu, maka jangan ragu untuk mendapatkan bantuan dari para ahli. Dalam hal ini psikolog, psikiater, atau terapis yang sudah mendapatkan kualifikasi dalam bidang tersebut.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Baca juga : Mengenal Jenis-Jenis Kecanduan

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

2 Jenis Utama Adiksi yang Membahayakan Kehidupan Seseorang — DeepTalk