Semua artikel
Kecerdasan

Retardasi Mental: Kemampuan Mental atau Intelegensi di Bawah Rata-Rata

Ditulis oleh Dita Fatma Rini Syafa Abdullah4 menit baca

Deeptalk.co.id – Setiap anak memiliki tingkat kecerdasannya masing-masing. Beberapa anak memang akan dengan mudah menangkap dan memproses informasi, namun beberapa lainnya membutuhkan waktu sedikit lebih lama. Sebenarnya, cepat atau lambat bukan hal yang salah. Namun jika anak terlalu lambat dalam memahami atau memproses informasi, orang tua perlu memberikan perhatian lebih.

Anak membutuhkan stimulus untuk bisa merangsang intelektual mereka. Namun jika stimulus sudah diberikan, dan anak masih kurang dalam hal intelektualnya, bisa jadi anak mengalami retardasi mental atau keterbelakangan mental.

Lalu, seperti apa sebenarnya retardasi mental itu, dan apa yang menyebabkan anak mengalami retardasi mental? untuk menjawab pertanyaan tersebut, artikel kali ini akan secara khusus membahas mengenai retardasi mental dan penyebab retardasi mental.

Sebelum kita masuk pada topik pembahasan utamanya, perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi, dan tidak untuk dijadikan patokan self diagnosis. Jika kamu menemukan anak dengan beberapa kondisi seperti yang dipaparkan dalam artikel ini, maka segera bawa anak untuk melakukan konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut dengan psikolog atau psikiater. Dengan begitu anak akan mendapatkan diagnosa dan penanganan yang tepat.

Berikut pembahasan mengenai retardasi mental.

Pengertian Retardasi Mental

Retardasi mental atau yang juga dikenal dengan keterbelakangan mental, merupakan kondisi dimana seseorang memiliki tingkat intelektual di bawah-rata-rata sejak berada pada masa perkembangan. Retardasi mental juga merupakan kondisi bawaan sejak seseorang berada di dalam kandungan. Dengan demikian, gejala retardasi mental bahkan sudah bisa diketahui saat anak masih dalam kandungan.

Retardasi mental juga memiliki julukan lain, yaitu disabilitas intelektual. Artinya, kondisi retardasi mental ini dapat mempengaruhi kapasitas seseorang dalam menangkap, memproses, dan menyampaikan informasi. Maka tidak heran jika anak dengan retardasi mental mengalami banyak masalah di sekolahnya. Namun umumnya, anak dengan retardasi mental akan mendapatkan pendidikan khusus.

Walaupun terlihat cukup memprihatinkan, namun pada kenyataannya kondisi retardasi mental memiliki tingkat keparahan yang berbeda-beda. Hal ini bisa diukur dengan melakukan tes IQ. Bagi penderita retardasi mental ringan, mereka masih akan bisa melakukan aktivitas sehari-hari selayaknya anak-anak pada umumnya. Namun untuk kondisi retardasi mental berat, anak akan membutuhkan bantuan dan dukungan dari orang-orang disekitarnya untuk menjalani aktivitas sehari-hari.

Retardasi mental juga merupakan disabilitas yang akan berlangsung seumur hidup. Dengan demikian, kondisi retardasi mental pada anak bisa terbawa hingga dewasa, bahkan lansia. Namun tetap ada beberapa penanganan yang bisa membantu penderita retardasi mental untuk bisa menjalani kehidupan sehari-hari. Penanganan ini akan mengajarkan penderita untuk mengembangkan kemampuan-kemampuan dasar yang nantinya akan bermanfaat untuk hidup secara mandiri.

Baca juga: Mengenal Komplikasi dan Penanganan Pada Penderita Conduct Disorder

Penyebab Retardasi Mental

Setiap penderita retardasi mental memang mengalami gangguan perkembangan pada otak. Meski demikian, penyebab utama dari hal tersebut belum diketahui hingga saat ini. Namun, para ahli percaya bahwa kondisi retardasi mental bisa saja dipicu oleh beberapa faktor, yaitu:

Kelainan genetik

Faktor pemicu kondisi retardasi mental yang pertama adalah kelainan genetik. Dalam hal ini, beberapa jenis kelainan genetik seperti down syndrome atau sindrom fragile x diduga memberikan kontribusi dalam pembentukan kondisi retardasi mental pada anak.

Masalah selama kehamilan

Penting bagi setiap ibu yang mengandung untuk melakukan pola hidup sehat, demi menjaga kondisi janinnya. Pasalnya, banyak sekali kondisi kesehatan, baik fisik maupun mental, yang dipicu oleh masalah selama proses kehamilan berlangsung. Misalnya dalam kasus retardasi mental. Dimana kondisi retardasi mental bisa saja dipicu oleh ibu yang selama kehamilan mengkonsumsi alkohol, obat-obatan terlarang, mengalami gizi buruk, infeksi, dan lain sebagainya.

Masalah selama masa bayi

Selain masalah selama di dalam kandungan, kondisi retardasi mental juga bisa dipicu oleh masalah selama masa bayi. Misalnya pada bayi yang tidak mendapatkan asupan oxygen yang cukup. Selain itu, kelahiran bayi secara prematur juga bisa memicu kondisi retardasi mental. Pasalnya, beberapa kelahiran prematur menyebabkan pertumbuhan paru-paru yang belum matang secara sempurna.

Mengalami cedera atau penyakit lainnya

Beberapa penyakit seperti meningitis, cerebral palsy, tumor otak, dan campak juga dipercaya dapat memicu kondisi retardasi mental pada anak. Selain itu, cedera pada otak yang diakibatkan oleh benturan yang terlalu keras atau sejenisnya juga bisa memicu retardasi mental pada anak. kondisi kesehatan lain seperti mengalami kurang gizi berat saat bayi, hampir tenggelam, dan infeksi pada otak juga sangat mungkin menyebabkan retardasi mental pada anak.

Itu dia penjelasan singkat mengenai kondisi retardasi mental dan beberapa faktor yang bisa memicu kondisi retardasi mental pada anak. Perlu diketahui bahwa, walaupun retardasi mental tidak bisa dipulihkan sepenuhnya, namun penanganan retardasi mental sangat penting untuk bisa membantu anak menjalani kehidupan sehari-hari, selayaknya anak-anak pada umumnya.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Baca juga: Anak Suka Melanggar Aturan? Waspada Gejala Conduct Disorder!

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Retardasi Mental: Kemampuan Mental atau Intelegensi di Bawah Rata-Rata — DeepTalk