Semua artikel
Kecerdasan

Emotional Intelligence: Jenis Gangguan Mental yang Berhubungan Dengan EQ

Ditulis oleh Dita Fatma Rini Syafa Abdullah5 menit baca

Deeptalk.co.id – Beberapa diantara kita mungkin sudah sangat familiar dengan intelligence quotient atau kecerdasan intelektual. Jaman dahulu kecerdasan intelektual menjadi patokan dalam banyak hal, misalnya sebagai syarat penerimaan sekolah, seleksi kerja, dan lain sebagainya. Namun seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan, rupanya emotional quotient intelligence (EQ) atau kecerdasan emosional juga memiliki posisi yang sama.

Seseorang dengan emotional intelligence yang tinggi memiliki kemampuan dalam menerima, menilai, mengelola, dan juga mengontrol emosi dirinya dan orang yang ada di sekitarnya. Sebaliknya, orang dengan emotional intelligence yang rendah akan mengalami kesulitan akan hal-hal tersebut. Bahkan, dalam beberapa kasus orang dengan emotional intelligence yang rendah memiliki kemungkinan lebih besar untuk mengalami berbagai jenis gangguan mental. Lantas, apa saja jenis gangguan mental yang berhubungan dengan emotional intelligence? Artikel kali ini akan membahas mengenai topik tersebut.

Sebelum kita masuk pada topik pembahasan utama. Perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi, dan tidak untuk dijadikan patokan self diagnosis. Jika kamu mengalami masalah dengan kesehatan mental. Cobalah untuk berkonsultasi dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut bersama psikolog atau psikiater. Dengan begitu kamu bisa mendapatkan diagnosa dan penanganan yang tepat.

Berikut beberapa jenis gangguan mental yang berhubungan dengan tingkat emotional intelligence seseorang:

Depresi

Depression and mental illness Asian man disappoint sad after receive bad news Stressed boy confused with unhappy problem arguing with girlfriend cry and worry about unexpected work down economy

Jenis gangguan mental pertama yang berhubungan dengan tingkat emotional intelligence adalah depresi. Jenis gangguan mental yang satu ini tentu sudah cukup familiar. Depresi adalah gangguan mental yang ditandai dengan rasa sedih mendalam hingga kehilangan minat akan aktivitas yang disenangi. Orang dengan kondisi depresi akan diselimuti oleh kemuraman, kesedihan, keterpurukan, dan sejenisnya. Pada kondisi ini seseorang mengalami penurunan suasana hati sehingga merasakan berbagai jenis emosi-emosi negatif.

Seseorang yang mengalami depresi dan memiliki emotional intelligence yang rendah cenderung akan memperburuk kondisi depresinya. Pasalnya, kondisi emotional intelligence yang rendah membuat seseorang kesulitan untuk mengenali dan mengelola emosi negatifnya.

Selain itu, ketidakmampuan seseorang dengan emotional intelligence yang rendah dalam mengenali gejala awal depresi (emosi negatif yang berlebihan), membuat mereka tidak bisa mengambil langkah bijak untuk mengantisipasi timbulnya depresi. Pada akhirnya, umumnya depresi baru akan terdeteksi jika sudah dalam tingkat yang parah.

Baca juga: Inner Child dan Kesehatan Mental: Mengapa Gen Z Perlu Berdamai dengan Masa Lalu?

Gangguan Kecemasan

Young man in t-shirt, hat holding fist on mouth and looking pensive , front view.

Jenis gangguan mental kedua yang berhubungan dengan tingkat emotional intelligence adalah gangguan kecemasan atau anxiety disorder. Gangguan kecemasan adalah gangguan mental yang ditandai dengan perasaan takut atau khawatir berlebihan terhadap objek atau situasi tertentu. Seseorang dengan emotional intelligence yang rendah memiliki kecenderungan sulit dalam mengatur stress dan juga kecemasannya. Hal inilah yang membuatnya rentan mengalami gangguan kecemasan.

Rendahnya emotional intelligence seseorang membuat mereka kesulitan dalam mengenali dan mengatasi pemicu kecemasan. Kondisi tersebut membuat mereka rentan terhadap gangguan kecemasan sosial dan juga gangguan kecemasan umum (GAD).

Alexithymia

Asian middle age man hold smart phone and thinking isolated on white background, copy space

Jenis gangguan mental ketiga yang berhubungan dengan tingkat emotional intelligence adalah alexithymia. Alexithymia adalah kondisi dimana seseorang mengalami kesulitan dalam mengenali dan mengekspresikan emosi mereka. Jika dilihat dari pengertiannya, emotional intelligence dan alexithymia ini memang berkaitan dengan emosi seseorang. Dalam hal ini, alexithymia dan emotional intelligence memiliki hubungan yang negatif. Artinya, semakin tinggi alexithymia maka akan semakin rendah emotional intelligence orang tersebut.

Gangguan Makan

Person with eating disorder trying to eat healthy

Jenis gangguan mental keempat yang berhubungan dengan tingkat emotional intelligence adalah gangguan makan atau eating disorder. Gangguan makan adalah jenis gangguan mental yang ditandai dengan kebiasaan makan yang tidak normal atau berbahaya. Kurangnya kemampuan dalam mengontrol emosi berkontribusi pada perkembangan gangguan makan.

Gangguan makan seperti anoreksia nervosa, bulimia nervosa, binge eating disorder, dan lain sebagainya seringkali dihubungkan dengan tingkat emotional intelligence yang rendah. Pasalnya, seseorang yang mengalami anoreksia nervosa, bulimia nervosa, dan binge eating disorder mengalami kesulitan dalam mengendalikan emosi mereka dan mencari pelarian dengan pola makan yang tidak sehat.

Gangguan Penyalahgunaan Zat

Homeless man drinking alcoholic beverage

Jenis gangguan mental kelima yang berhubungan dengan tingkat emotional intelligence adalah gangguan penyalahgunaan zat. Gangguan penyalahgunaan zat adalah kondisi dimana seseorang menggunakan atau mengkonsumsi obat atau zat tertentu yang tidak legal. Kondisi ini umumnya akan berujung pada ketergantungan atau adiksi zat.

Seseorang dengan tingkat emotional intelligence yang rendah akan cenderung meningkatkan resiko penyalahgunaan zat. Misalnya dengan mengkonsumsi narkoba, atau alkohol secara berlebihan. Mereka yang mengkonsumsi narkoba atau alkohol ini umumnya adalah orang-orang yang mencari pelarian akan emosi yang dirasakan. Dengan demikian, mereka tidak memiliki kemampuan yang baik dalam pengendalian emosinya.

Itu dia beberapa jenis gangguan mental yang berhubungan dengan tingkat emotional intelligence. Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa rendahnya tingkat emotional intelligence seseorang akan membuat mereka rentan mengalami berbagai jenis gangguan mental. Jika kamu mengalami beberapa kondisi diatas, cobalah untuk mengunnjungi web deeptalk.co.id dan berkonsultasi dengan psikolog. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Baca juga: Positif Negatif: Anak Menjadi Seleb Sosmed

 

Sumber:

Rizkyanti, A. D., & Mastuti, E. (2022). Peran Kecerdasan Emosional terhadap Kesehatan Mental pada Emerging Adulthood. Buletin Riset Psikologi Dan Kesehatan Mental (BRPKM), 2(1), 128–136

Franyanti, A. (2022). Hubungan Kecerdasan Emosional Dengan Stress Pada Mahasiswa Yang Mengalami Quarterlife Crisis di Fakultas Psikologi Universitas Medan Area Stambuk 2017.

7 Jenis Gangguan Mental: Ketahui Gejala dan Penanganannya. (2025). Kemenkes. https://ayosehat.kemkes.go.id/jenis-gangguan-mental. Diakses Pada 21 Maret 2025.

Riana, N. O., Matulessy, A., & Pratitis, N. (2025). Kecerdasan Emosional dengan Kecenderungan Alexithymia pada Remaja. JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia, 3(01).

Dewi, M. S. (2019). Pengaruh kecerdasan emosi dan coping stress terhadap psychological distress pada remaja. TAZKIYA Journal of Psychology, 4(1).

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : 
@logosindonesiaofficial
Logos Institute : 
@logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : 
@deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : 
@deepgrowindonesia
EduQuotient : 
@eduquotientofficial

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Emotional Intelligence: Jenis Gangguan Mental yang Berhubungan Dengan EQ — DeepTalk