Deeptalk.co.id – Umumnya kita mengenal gangguan mental karena disebabkan oleh faktor-faktor eksternal. Misalnya mendapatkan tekanan berlebih dari atasan, menjadi korban kekerasan seksual, hingga berbagai masalah dalam kehidupan yang mengganggu pikiran seseorang. Namun tahukah kamu bahwa beberapa masalah kesehatan mental justru disebabkan oleh faktor eksternal. Misalnya gangguan mental yang disebabkan oleh kerusakan pada bagian otak.
Kerusakan otak yang berdampak pada kesehatan mental ini biasanya dikenal dengan istilah gangguan mental organik. Untuk mengenal lebih jauh mengenai kondisi gangguan mental organik, artikel kali ini akan secara khusus membahas mengenai hal tersebut.
Sebelum kita masuk ke pembahasannya, perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi dan tidak untuk dijadikan patokan self diagnosis. Jika kamu atau orang sekitar mengalami beberapa kondisi serupa dengan apa yang dipaparkan dalam artikel ini, maka segera lakukan konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut dengan Psikolog atau Psikiater. Dari konsultasi dan pemeriksaan tersebut akan ditentukan diagnosa dan penanganan yang tepat.
Berikut pembahasan mengenai gangguan mental organik.
Pengertian Gangguan Mental Organik

Seperti yang sudah dipaparkan secara singkat di atas, gangguan mental organik merupakan kondisi dimana otak atau bagian otak tertentu mengalami masalah yang akhirnya berdampak pada masalah kesehatan mental seseorang. Misalnya kerusakan bagian otak yang mengatur kemampuan berpikir, kemampuan pengambilan keputusan, dan lain sebagainya, yang berdampak pada penurunan fungsi-fungsi otak tersebut.
Selain dikenal dengan istilah gangguan mental organik, kondisi serupa juga memiliki berbagai istilah lain seperti organic mental disorder, organic brain syndrome, atau gangguan neurokognitif.
Otak merupakan organ tubuh yang sangat penting. Dimana otak ini mampu mengatur seluruh gerak tubuh, pemahaman terhadap informasi-informasi eksternal, hingga pengambilan tindakan sesuai dengan norma-norma yang berlaku. Dengan demikian, otak berkontribusi banyak dalam kehidupan sehari-hari. Maka dari itu, kerusakan pada salah satu bagian otak mampu memberikan dampak yang cukup besar bagi kehidupan seseorang. Bahkan tidak sedikit orang yang mengalami masalah dengan koordinasi gerak tubuh mereka akibat kerusakan pada otak.
Baca juga : Terapi Interpersonal : Psikoterapi yang Berfokus Pada Hubungan Interpersonal
Macam-Macam Gangguan Mental Organik

Pada dasarnya, gangguan mental organik ini terbagi lagi ke dalam berbagai macam gangguan yang lebih spesifik. Berikut beberapa macam gangguan mental organik:
· Alzheimer, yaitu kondisi dimana otak mengalami degeneratif yang berdampak pada penurunan kemampuan berpikir, daya ingat, hingga penurunan kemampuan berbicara. Kondisi ini umum dialami oleh lansia, namun juga bisa dialami oleh orang-orang dengan usia yang lebih muda.
· Parkinson, yaitu kondisi dimana otak mengalami degeneratif yang berdampak pada penurunan fungsi otak yang berkontribusi dalam mengontrol gerakan. Dampaknya, penderita akan memiliki ruang gerak yang lebih kecil.
· Huntington, yaitu kelainan genetik yang mengakibatkan kerusakan pada sel-sel saraf pada otak. Kerusakan tersebut mempengaruhi daya gerak, pikiran, serta emosi penderitanya.
· Lewy body dementia, yaitu kondisi dimana terjadi penggumpalan protein alpha-synuclein yang abnormal dan berkembang di dalam sel-sel saraf. Hal ini berdampak pada penurunan fungsi berpikir, penalaran, hingga penginderaan.
· Traumatic Brain Injury atau cedera otak, yaitu kondisi dimana terjadi benturan pada kepala yang mengakibatkan cedera pada otak. Kondisi tersebut bisa mengakibatkan masalah pada berbagai fungsi pada bagian otak yang mengalami cedera.
· Degenerasi frontotemporal, yaitu salah satu jenis demensia yang mempengaruhi lobus frontal dan temporal otak. Terganggunya bagian otak tersebut bisa berdampak pada timbulnya gangguan kepribadian, perilaku, hingga penurunan kemampuan bahasa.
· Prion, yaitu kondisi dimana terdapat protein abnormal dalam jumlah yang besar di dalam otak yang mampu mengganggu fungsi otak.
Itu dia beberapa macam gangguan mental organik yang pada dasarnya bersumber dari kerusakan atau kondisi abnormal pada otak. Selain beberapa gangguan di atas, masih banyak lagi jenis gangguan lainnya yang belum dipaparkan.
Penyebab Gangguan Mental Organik

Kondisi gangguan mental organik tentu terjadi bukan karena tanpa alasan. Banyak hal yang bisa menyebabkan seseorang mengalami kondisi tersebut. Berikut beberapa kondisi yang bisa memicu kondisi gangguan mental organik:
Trauma atau cedera pada otak
Benturan yang sangat keras pada kepala bisa membuat seseorang mengalami trauma atau cedera pada otak. Hal ini bisa memicu pendarahan pada otak, terbentuknya gumpalan darah di dalam tengkorak, hingga kerusakan pada bagian otak tertentu. Kejadian-kejadian semacam itulah yang bisa memicu gangguan mental organik.
Gangguan pernapasan
Gangguan pernapasan seperti hipoksia (rendahnya kadar oksigen dalam tubuh), atau hiperkapnia (tingginya kadar oksigen dalam tubuh), juga dapat menyebabkan gangguan mental organik.
Gangguan jantung dan pembuluh darah
Kondisi-kondisi seperti stroke, endokarditis, miokarditis, dan gangguan jantung serta pembuluh darah lainnya juga bisa menjadi penyebab seseorang mengalami gangguan mental organik.
Selain beberapa kondisi diatasi, gangguan metabolisme, mengkonsumsi obat-obatan tertentu, hingga beberapa infeksi pada tubuh juga bisa menjadi resiko seseorang mengalami gangguan mental organik.
Itu dia sedikit penjelasan mengenai gangguan mental organik. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.
Baca juga : Waspada Gejala Alexithymia dan Cara Mengatasinya
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia



