Service Burnout

Service Burnout adalah asesmen burnout untuk individu yang bekerja dalam bidang pelayanan manusia, seperti tenaga kesehatan, guru, konselor, psikolog, pekerja sosial, caregiver, dan profesi lain yang banyak berinteraksi langsung dengan kebutuhan orang lain. Tes ini membantu memahami kelelahan emosional, sikap menjauh dari pekerjaan, dan penurunan rasa pencapaian dalam peran profesional.

Mulai Rp 99.000

Untuk Siapa?

  • Tenaga kesehatan, guru, konselor, psikolog, pekerja sosial, caregiver, dan profesi pelayanan manusia lainnya.
  • Individu yang sering merasa lelah secara emosional setelah melayani, merawat, mengajar, atau mendampingi orang lain.
  • Pekerja yang mulai merasa jenuh, sinis, kehilangan empati, atau tidak lagi merasa bermakna dalam pekerjaannya.
  • Profesional yang ingin mengetahui apakah tekanan kerja sudah memengaruhi kondisi mental dan kualitas pelayanan.
  • Organisasi yang ingin memetakan risiko burnout pada tim layanan, pendidikan, kesehatan, atau pendampingan.

Cara Kerjanya bagaimana?

  • Peserta mengisi kuesioner online sesuai pengalaman kerja dan kondisi emosional yang dirasakan.
  • Pertanyaan berfokus pada kelelahan emosional, perubahan sikap terhadap pekerjaan, dan rasa pencapaian diri.
  • Waktu pengerjaan sekitar 10–15 menit.
  • Hasil dianalisis untuk memberikan gambaran tingkat burnout dan rekomendasi tindak lanjut.

Apa Keunggulannya?

  • Lebih spesifik untuk profesi yang bekerja langsung melayani, merawat, mengajar, atau mendampingi orang lain.
  • Membantu mengenali burnout yang muncul karena tuntutan emosional dalam pekerjaan pelayanan.
  • Memberikan gambaran tentang kelelahan emosional, jarak psikologis terhadap pekerjaan, dan penurunan rasa pencapaian diri.
  • Dapat menjadi dasar awal untuk konseling, supervisi kerja, program wellbeing, atau intervensi organisasi.
Service Burnout — DeepTalk