Deeptalk.co.id – Salah satu tokoh penting dalam dunia psikologi adalah Jean Piaget, dimana beliau merupakan seorang penemu teori perkembangan kognitif. Jean Piaget beranggapan bahwa kecerdasan seorang anak akan terus berkembang seiring dengan pertumbuhan yang dilalui oleh anak tersebut. Dengan demikian, umumnya anak akan memiliki pengetahuan yang lebih tinggi saat memasuki usia yang lebih dewasa.
Tahukah kamu bahwa masa kanak-kanak merupakan masa dimana manusia melalui fase perkembangan yang cukup beragam, dan begitu pesat. Salah satunya adalah perkembangan kognitif.
Jean Piaget berpendapat bahwa kognitif anak akan berkembang secara bertahap, pada rentan waktu yang berbeda-beda. Dengan demikian, sebagai orang tua sudah sepantasnya kita memantau perkembangan kognitif anak, agar sesuai dengan fasenya masing-masing. Jangan sampai kita memaksakan anak memahami suatu hal yang tidak pada fasenya. Untuk itu, artikel kali ini akan secara khusus membahas mengenai tahap perkembangan kognitif menurut Jean Piaget.
Sebelum kita masuk pada topik pembahasan utamanya, perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi, dan tidak untuk dijadikan patokan self diagnosis. Jika kamu membutuhkan informasi lebih mengenai perkembangan kognitif, maka segera lakukan konsultasi lebih lanjut dengan psikolog atau kamu bisa mengunjungi klinik tumbuh kembang terdekat.
Teori perkembangan kognitif menurut Jean Piaget juga dikenal dengan istilah teori genetic epistemology. Teori genetic epistemology sendiri menjelaskan mengenai perkembangan intelektual anak dalam masa pertumbuhannya. Jean Piaget beranggapan bahwa dalam perkembangan kognitif seseorang melalui beberapa tahap berikut:
Tahap Sensorimotor

Tahap pertama dalam perkembangan kognitif menurut Jean Piaget adalah tahap sensorimotor. Tahap sensorimotor ini terjadi pada anak usia 0 – 2 tahun. Tahap ini, bayi akan mengembangkan pemahaman melalui koordinasi pengalaman sensorik (seperti melihat dan mendengar), dengan tindakan motorik (seperti menggapai atau menyentuh).
Terdapat beberapa sub tahap dari tahap sensorimotor, yaitu:
· Skema refleks, dimana sub tahap ini muncul saat bayi baru lahir sampai usia 6 minggu. Sub tahap pertama ini memiliki hubungan utama dengan refleks.
· Fase reaksi primer, dimana sub tahap ini dimulai sejak usia 6 minggu hingga usia 4 bulan. Sub tahap kedua ini memiliki hubungan utama dengan munculnya kebiasaan.
· Fase reaksi sirkular sekunder, dimana sub tahap ini muncul sejak usia 4 hingga 9 bulan. Sub tahap ketiga ini memiliki hubungan utama dengan pemaknaan dan penglihatan.
· Koordinasi reaksi sirkular sekunder, dimana sub tahap ini muncul sejak usia 9 hingga 12 bulan. Sub tahap keempat ini membuat bayi mampu menemukan perbedaan objek dari sudut pandang yang berbeda, atau yang disebut dengan permanensi objek.
· Fase reaksi sirkular tersier, dimana sub tahap ini muncul sejak usia 12 hingga 18 bulan. Sub tahap kelima ini memiliki hubungan utama dengan penemuan cara baru untuk mencapai tujuan.
· Awal representasi simbolik, dimana sub tahap ini muncul sejak usia 18 hingga 24 bulan. Sub tahap keenam ini memiliki hubungan utama dengan tahap awal kreativitas.
Baca juga : Perkembangan Kognitif : Tingkat Kemampuan Individu Dalam Berpikir
Tahap Pra Operasional

Tahap kedua dalam perkembangan kognitif menurut Jean Piaget adalah tahap pra operasional. Tahap ini berlangsung sejak usia 2 – 7 tahun. Saat memasuki tahap pra operasional ini anak akan memiliki kemampuan berpikir secara simbolik yang lebih berkembang. Anak juga mulai mengembangkan pemikiran non logis, sifat intuitif, egosentris, animismer, kemampuan berbahasa yang lebih matang, kemampuan imajinasi yang kuat, hingga memiliki kemampuan memori yang lebih kuat pula.
Tahap Operasional Konkrit

Tahap ketiga dalam perkembangan kognitif menurut Jean Piaget adalah tahap operasional konkrit. Tahap ini berlangsung sejak usia 7 – 11 tahun. Pada tahap ini, anak mulai mengembangkan kemampuan logikanya. Selain itu, anak juga mulai memiliki pemikiran yang lebih terorganisir dan rasional.
Pada tahap operasional konkrit, anak memang akan mulai berpikir logis, namun hanya menerapkan logikanya pada objek fisik. Dengan demikian, anak cenderung akan menunjukan kemampuan konservasi, seperti mengetahui jumlah, luas, volume, dan orientasi. Meski demikian, anak belum mampu menyusun hipotesis atau berpikir secara abstrak.
Tahap Operasional Formal

Tahap keempat dari perkembangan kognitif menurut Jean Piaget adalah tahap operasional formal. Tahap ini berlangsung pada usia 11 tahun dan terus berlangsung hingga dewasa. Dimana pada tahap inilah seseorang sudah mulai mengembangkan kemampuan berpikir abstraknya.
Pada tahap operasional formal, seseorang sudah mampu memanipulasi ide di dalam kepalanya. Dengan demikian, mereka mampu menyusun rencana demi rencana untuk mencapai tujuannya. Maka tidak heran pada tahap ini seseorang akan cenderung lebih kreatif dibandingkan dengan tahap sebelumnya.
Itu dia keempat tahap perkembangan kognitif menurut Jean Piaget. Penting bagi kita memantau anak agar dapat memaksimalkan setiap tahap perkembangannya. Dengan demikian anak akan lebih terbantu untuk kehidupannya di masa yang akan datang.
Semoga artikel ini dapat bermanfaat.
Baca juga : Self Confidence : Rasa Percaya Diri Akan Kemampuan yang Dimiliki
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia



