Semua artikel
Kekerasan

Stop Self Harm Dengan Cara Sederhana Ini

Ditulis oleh Dita Fatma Rini Syafa Abdullah4 menit baca

Deeptalk.co.id – Tanpa kita sadari, tindakan self harm sebenarnya berada di sekeliling kita. Baik itu tindakan yang dengan atau tanpa sadar kita lakukan, atau mungkin orang-orang disekitar kita yang melakukan tindakan tersebut. Pada dasarnya tindakan ini bukanlah langkah yang tepat untuk kita ambil.

Self harm merupakan istilah yang diberikan saat seseorang berupaya untuk menyakiti dirinya sendiri. Banyak orang-orang yang menjadi kecanduan untuk melakukan self harm tersebut. Beberapa dari mereka mungkin ingin berhenti, tapi terkadang tidak mengetahui bagaimana cara terlepas dari kebiasaan itu.

Untuk itu, artikel kali ini akan secara khusus memberikan beberapa cara-cara sederhana agar siapapun itu dapat berhenti dari perilaku self harm ini. Namun perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi dan tidak untuk dijadikan self diagnosis dan rujukan utama. Jika kamu sedang terjebak dalam perilaku self harm, langkah terbaik adalah dengan melakukan konsultasi psikologis dengan para ahli.

Berikut beberapa cara sederhana yang dapat kamu coba agar dapat terlepas dari kebiasaan menyakiti diri sendiri (self harm):

Pahami Bahwa Self Harm Tidak Menyelesaikan Masalah

Beberapa orang melakukan self harm atas dasar stress dengan kejadian-kejadian yang tidak mereka harapkan. Self harm merupakan upaya menyakiti diri sendiri dengan harapan tidak merasakan rasa sakit yang menimpa mereka pada saat itu. Sayangnya tindakan ini sebenarnya sama sekali tidak menyelesaikan masalah, dan justru menimbulkan masalah baru bagi penderitanya.

Untuk itu, penting bagi setiap orang memahami bahwa tindakan self harm sebenarnya bukanlah langkah tepat dalam penyelesaian masalah. Masih banyak cara-cara yang lebih positif untuk bisa terlepas dari stress yang bisa kita coba.

Menjauhkan Diri Dari Benda dan Lokasi yang Berpotensi Menyakitkan

Saat kamu melihat benda-benda yang berpotensi untuk melukai mu, bisa jadi keinginan untuk melakukan self harm menjadi lebih tinggi. Untuk itu, tidak ada salahnya meletakkan benda-benda yang berpotensi melukai mu di tempat-tempat yang sulit untuk terjangkau. Contohnya, letakkan pisau dapur di dalam lemari dapur.

Selain menjauhkan diri dari benda yang berpotensi menyakiti atau melukai mu, kamu juga bisa menghindar dari lokasi atau tempat-tempat yang berbahaya atau yang biasanya menimbulkan hasrat untuk melukai diri sendiri. Sebagai contoh, jika keinginan bunuh diri selalu timbul saat kamu berada di kamar, maka sebisa mungkin untuk meminimalisir aktivitas-aktivitas yang dilakukan di luar kamar.

Curhat Dengan Orang-Orang Terdekat

Keinginan self harm diri biasanya tumbuh pada saat kita sedang sendiri dan tidak memiliki tempat untuk bercerita. Untuk itu, tidak ada salahnya bercerita atau curhat dengan orang-orang terdekat. Kamu mungkin bisa bercerita dengan orang tua, saudara, teman, sahabat, guru, dan orang-orang lainnya yang kamu percaya. Dengan begitu kamu akan mendapatkan feedback dari mereka yang bisa jadi akan mendukung mu.

Bercerita dengan orang-orang terdekat juga bisa membuat pikiran mu yang tadinya berpikir untuk self harm menjadi teralihkan. Selain curhat, sekedar membahas topik-tepok ringan bisa jadi akan membuat kamu sedikit lebih tenang.

Baca juga : Kenali Langkah Pencegahan Bunuh Diri

Menyiapkan Kotak Darurat

Menyiapkan kota darurat mungkin tidak akan terpikirkan oleh orang-orang pada umumnya. Kotak darurat ini bisa berisikan buku mewarnai, peralatan membuat gelang dan aksesoris, puzzle, lego atau rubik, stress ball, video game, cat kuku warna warni, atau mainan lainnya yang kamu senangi.

Isi dari kotak darurat ini memang sedikit unik. Terlepas dari berapapun usia mu saat ini, isi dari kotak darurat itu bisa menjadi pengalihan perhatian dan membantu kamu lebih fokus dengan aktivitas dari isi kotak tersebut.

Saat mulai merasa stress dan timbul keinginan untuk melakukan self harm, cobalah untuk membuka kotak darurat tersebut, dan mainkan salah satu atau beberapa isi dari kotak tersebut. Dengan begitu, pikiran-pikiran untuk melukai diri sendiri bisa teralihkan menjadi kegiatan yang lebih positif.

Menulis Jurnal

Apakah kamu pernah menulis diary saat masih kecil? Tidak ada salahnya untuk kembali menulisnya. Menulis diary dalam istilah medisnya dikenal dengan menulis jurnal. Langkah yang satu ini cukup sering digunakan sebagai media terapi beberapa kondisi kesehatan mental.

Menulis jurnal merupakan cara yang cukup sederhana, namun dapat menjadi media pelampiasan emosi mu. Alih-alih melukai diri sendiri, menulis jurnal tentu menjadi kegiatan yang lebih positif. Kamu bisa menuliskan apa yang kamu kerjakan dan rasakan pada hari itu. Lakukan cara ini setidaknya setiap hari sebelum kamu mengakhiri hari tersebut.

Selain kamu akan merasa sedikit lebih tenang karena telah melampiaskan segala emosi, kamu juga bisa menjadi lebih bersyukur akan kebaikan-kebaikan yang kamu dapatkan di hari tersebut, dan memperbaiki diri dari pengalaman-pengalaman yang telah kamu lalui. Dengan demikian, kamu akan menjadi pribadi yang lebih bijak.

Itu dia beberapa cara sederhana yang dapat kamu lakukan untuk terhindar dari perilaku self harm. Namun jika cara-cara tersebut tidak berfungsi, jangan ragu untuk melakukan konsultasi dengan Psikolog atau Psikiater. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Baca juga : Ini Dia Kondisi Mental yang Menimbulkan Keinginan Bunuh Diri

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait

Stop Self Harm Dengan Cara Sederhana Ini — DeepTalk