Deeptalk.co.id – Komunikasi merupakan salah satu kemampuan yang sangat penting untuk dapat menunjang adaptasi seseorang dengan lingkungannya. Namun sayangnya beberapa orang memiliki hambatan dalam kemampuan yang satu ini. Kondisi tersebut biasa kita kenal dengan istilah gangguan komunikasi atau communication disorder.
Gangguan komunikasi merupakan sebuah kondisi dimana seseorang mengalami kesulitan dalam berbicara maupun kemampuan bahasa yang minim. Pada dasarnya gangguan yang satu ini sudah dapat diprediksi sejak dalam masa perkembangan. Karena dari massa tersebutlah akan terlihat bahwa anak mengalami masalah dalam komunikasinya.
Gangguan komunikasi ini masuk dalam DSM-5 (Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders, Fifth Edition) yang merupakan patokan diagnosis gangguan mental bagi para Psikolog dan Psikiater di seluruh dunia. Dimana gangguan komunikasi dikatakan sebagai salah satu gangguan mental yang ditandai dengan adanya defisit dalam kemampuan bahasa, berbicara, dan komunikasi.
Artikel kali ini akan secara khusus membahas mengenai macam-macam gangguan komunikasi. Namun sebelum kita masuk ke topik pembahasannya, perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi dan tidak untuk dijadikan patokan self diagnosis. Jika kamu menemukan kerabat dengan ciri-ciri yang sesuai isi artikel ini, maka segera lakukan konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut oleh Psikolog atau Psikiater untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.
Gangguan komunikasi terbagi lagi ke dalam beberapa gangguan yang lebih spesifik. Seperti yang juga tercantum dalam DSM-5, gangguan yang masuk dalam kategori gangguan komunikasi diantaranya:
Language Disorder

Language disorder atau gangguan bahasa merupakan kondisi dimana seseorang mengalami kesulitan untuk menggunakan bahasa dengan tepat, yang disebabkan oleh kurangnya kemampuan memproduksi dan memahami kosa kata serta kalimat. Kondisi yang satu ini akan membuat seseorang terhambat dalam berkomunikasi, baik itu dengan berbicara, menulis, bahkan menggunakan bahasa isyarat sekalipun.
Kondisi yang satu ini dapat diketahui sejak usia kanak-kanak. Dimana anak yang mengalami language disorder cenderung memiliki kosa kata yang sangat minim dibandingkan dengan anak-anak seusianya. Hal ini tidak jarang membuat anak kesulitan untuk menyampaikan keinginan mereka. Selain itu, anak juga kurang mampu dalam menyusun kalimat yang terstruktur, dan kesulitan dalam berkomunikasi dengan orang lain.
Baca juga : Kenali Klasifikasi Retardasi Mental
Speech Sound Disorder
Gangguan perkembangan khas berbicara atau speech sound disorder merupakan salah satu gangguan komunikasi yang ditandai dengan adanya kesulitan untuk pengucapan kata, khususnya ketidakmampuan mengucapkan konsonan (huruf mati) tertentu pada usia yang diharapkan.
Umumnya anak yang menderita speech sound disorder masalah pengantaran sinyal dari otak ke otot-otot yang terkait dengan pengucapan. Hal inilah yang akhirnya menyebabkan otot-otot tersebut kesulitan mengenali kapan dan bagaimana harus bergerak untuk mengucapkan suatu kata.
Kondisi speech sound disorder ini terbagi atas dua bagian, yaitu:
Gangguan artikulasi
Gangguan artikulasi merupakan kondisi dimana seseorang mengalami gangguan untuk menyuarakan huruf konsonan tertentu. Adapun gejala dari gangguan artikulasi adalah:
· Menghilangkan suara tertentu dari sebuah kata. Contohnya, kata “kamu” menjadi “mu”
· Menambahkan kata tertentu dari sebuah kata. Contohnya, kata “kita” menjadi “kuta”
· Mengubah suara tertentu dari sebuah kata. Contohnya, kata “tia” menjadi “dia”
· Mengganti suara tertentu dari sebuah kata. Contohnya, kata “radio” menjadi “wadio”
Gangguan fonologi
Gangguan fonologi merupakan kondisi dimana seseorang memiliki pola kesalahan dalam menyuarakan huruf konsonan. Adapun gejala dari gangguan fonologi adalah:
· Hanya mengucapkan satu suku kata dalam suatu kata. Contohnya, kata “rumah” menjadi “mah”
· Menyederhanakan kata dengan mengulang suku kata. Contohnya, kata “botol” menjadi “bobo”
· Menghilangkan salah satu konsonan kata. Contohnya, kata “cat” menjadi “at”
· Mengubah suara konsonan kata. Contohnya, kata “rumah” menjadi “umah”
Childhood-Onset Fluency Disorder

Childhood-onset fluency disorder atau yang juga dikenal dengan istilah stuttering, merupakan gangguan yang ditandai dengan ketidaklancaran tempo berbicara menjadi tidak pantas pada usia tertentu. Dalam istilah awamnya kondisi ini juga dikenal dengan gagap.
Kondisi ini memungkinkan penderitanya untuk melakukan pengulangan bunyi dalam sebuah kata, perpanjangan pengucapan huruf vokal ataupun konsonan, kata yang terpatah-patah, dan lain sebagainya. Gangguan ini akan menimbulkan kecemasan bagi penderitanya dalam melakukan komunikasi dengan orang lain.
Social (Pragmatic) Communication Disorder
Gangguan komunikasi sosial atau social communication disorder merupakan kondisi dimana seseorang mengalami kesulitan untuk penggunaan bahasa dalam konteks interaksi sosial. Kondisi ini umumnya dialami oleh anak dengan gangguan melakukan interaksi sosial, gangguan dalam mencocokan isi pembicaraan, kesulitan untuk mengikuti alur cerita, dan kesulitan untuk memahami. Dengan demikian, penderita social communication disorder ini mengalami kesulitan untuk menggunakan komunikasi verbal maupun non-verbal dalam interaksi sosialnya.
Itu dia macam-macam gangguan komunikasi yang tercantum dalam DSM-5. Setiap orang tua perlu peka dalam memperhatikan setiap proses perkembangan anak. Dengan demikian, jika ditemukan ada beberapa perkembangan yang mengalami penghambatan, maka bisa segera diberikan stimulus.
Semoga artikel ini dapat bermanfaat.
Baca juga : Ini Dia Penyebab dan Faktor Resiko Disabilitas Intelektual
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia
