Deeptalk.co.id – Gangguan kepribadian skizotipal adalah salah satu gangguan mental yang dimana para penderitanya memiliki kecenderungan kepercayaan terhadap hal-hal mistis. Kepercayaan tersebut seringkali membuat orang-orang memandang mereka sebagai sosok yang aneh. Maka tidak heran jika orang dengan gangguan kepribadian skizotipal memiliki kesulitan untuk membangun hubungan baik dengan orang-orang disekitarnya.
Gangguan kepribadian skizotipal sering kali disalah artikan sebagai gangguan skizofrenia. Hal tersebut tidak mengherankan jika mengingat keduanya sama-sama memiliki gejala delusi dan halusinasi. Meski demikian, delusi dan halusinasi pada penderita gangguan kepribadian skizotipal lebih ringan dibandingkan pada penderita gangguan skizofrenia. Selain itu, penderita gangguan kepribadian skizotipal masih bisa membedakan kenyataan dan imajinasi, berbeda dengan penderita gangguan skizofrenia.
Walaupun gangguan kepribadian skizotipal merupakan versi lebih ringan dibandingkan skizofrenia, namun kondisi ini tetap memerlukan penanganan yang tepat agar gejalanya tidak semakin memburuk. Untuk itu kita perlu memahami gejala gangguan kepribadian skizotipal sedini mungkin.
Artikel kali ini akan secara khusus membahas mengenai gejala dan cara penanganan pada penderita gangguan kepribadian skizotipal. Namun sebelum kita masuk ke pembahasannya, perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi dan tidak untuk dijadikan patokkan self diagnosis.
Jika kamu atau orang sekitar mengalami beberapa gejala serupa dengan apa yang dipaparkan dalam artikel ini, segera lakukan konsultasi lebih lanjut bersama Psikolog atau Psikiater untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.
Berikut pembahasan mengenai gejala dan cara penanganan pada gangguan kepribadian skizotipal.
Gejala Gangguan Kepribadian Skizotipal

Pada dasarnya setiap penderita gangguan kepribadian skizotipal bisa jadi menunjukkan gejala dan tingkat keparahan gejala yang berbeda-beda. Untuk itu, diagnosis gangguan kepribadian skizotipal hanya boleh diberikan oleh Psikolog atau Psikiater untuk dapat meminimalisir kesalahan diagnosis dan kesalahan pemberian penanganan. Meski demikian, kita bisa menjadikan beberapa gejala berikut sebagai patokkan untuk memulai konsultasi dengan Psikolog maupun Psikiater.
Berikut beberapa gejala yang umum timbul pada penderita gangguan kepribadian skizotipal:
Kecemasan sosial
Penderita gangguan kepribadian skizotipal umumnya memiliki kecemasan sosial yang intens dan hubungan sosial yang buruk. Hal inilah yang membuat mereka kesulitan untuk menjalin hubungan dekat dengan orang lain. Bahkan mereka sangat sulit mendapatkan teman dan kepercayaan dari orang lain.
Baca juga : Gangguan Kepribadian Skizotipal : Memiliki Kepercayaan Akan Hal-Hal Gaib
Pemikiran dan perilaku aneh
Tidak hanya kesulitan interaksi dengan orang lain yang membuat penderita gangguan kepribadian skizotipal tidak memiliki banyak teman. Mereka juga memiliki pemikiran dan perilaku aneh. Hal tersebut membuat mereka dianggap berbeda dari orang-orang pada umumnya.
Keyakinan akan hal-hal mistis
Penderita gangguan kepribadian skizotipal juga cenderung mempercayai hal-hal mistis. Mereka percaya akan keberadaan makhluk-makhluk halus yang tak kasat mata. Bahkan mereka juga memiliki pengalaman-pengalaman mistis yang tidak bisa diterima oleh akal sehat manusia pada umumnya.
Paranoid
Penderita gangguan kepribadian skizotipal juga cenderung paranoid dan susah untuk mempercayai orang lain. Mereka sering kali beranggapan bahwa orang-orang memiliki niat buruk terhadapnya. Hal inilah yang membuat mereka selalu waspada.
Penampilan yang aneh
Kita juga bisa melihat penderita gangguan kepribadian skizotipal dari penampilan mereka. Penderita cenderung berpenampilan aneh. Baik itu dari cara berpakaian, cara berbicara, atau cara berperilaku yang berbeda dengan orang-orang pada umumnya.
Penanganan Gangguan Kepribadian Skizotipal

Jika kamu atau orang sekitar mengalami beberapa gejala di atas, kamu bisa segera berkonsultasi dengan Psikolog atau Psikiater untuk mendapatkan diagnosis yang tepat. Dari diagnosis tersebutlah baru akan ditentukan penanganan apa yang bisa diberikan.
Berikut beberapa penanganan yang umum diberikan kepada penderita gangguan kepribadian skizotipal:
Obat-obatan
Jika hasil diagnosis menunjukkan penderita membutuhkan bantuan dari obat-obatan, maka Dokter atau Psikiater akan meresepkan obat yang bisa mengatasi gejala dari gangguan kepribadian skizotipal. Misalnya pemberian obat antidepresan untuk membantu menstabilkan emosi penderita.
Pemberian obat-obatan ini juga harus sesuai dengan resep yang dianjurkan oleh Dokter atau Psikolog. Hal ini penting untuk menghindari kesalahan obat atau kesalahan dosis obat yang dikonsumsi oleh penderita.
Psikoterapi
Selain obat-obatan, opsi lain yang bisa menjadi penanganan dari gangguan kepribadian skizotipal adalah dengan psikoterapi. Psikoterapi yang diberikan juga akan disesuaikan dengan kebutuhan penderita. Ada banyak sekali macam-macam psikoterapi, misalnya terapi perilaku kognitif, terapi suportif, terapi keluarga, dan lain sebagainya.
Terapi perilaku kognitif akan membantu dalam mencari tahu penyebab munculnya perilaku-perilaku negatif yang ditunjukkan dan merekonstruksi pikiran dan perilaku tersebut. Terapi suportif bertujuan untuk memberikan dukungan dan semangat kepada penderita untuk bisa melawan setiap gejala yang timbul. Sedangkan terapi keluarga akan melibatkan orang-orang terdekat keluarga. Dalam hal ini akan diberikan pemahaman bagaimana cara yang tepat dalam menyikapi penderita agar tidak memperburuk kondisi mereka.
Itu dia sedikit penjelasan mengenai gejala dan cara penanganan pada penderita gangguan kepribadian skizotipal. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.
Baca juga : Celebrity Worship Syndrome : Berlebihan Dalam Mengagumi Idola
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia



