Semua artikel
Kekerasan

Ini Dia Tanda Anak Mengalami Kekerasan dan Cara Mengatasinya

Ditulis oleh Dita Fatma Rini Syafa Abdullah4 menit baca

Deeptalk.co.id – Tindak kekerasan merupakan suatu perilaku tidak terpuji, terlebih lagi jika korban kekerasan tersebut adalah anak-anak. Anak cenderung lebih rentan mengalami kekerasan dibandingkan dengan orang dewasa. Terlebih lagi anak belum memiliki kemampuan manajemen stress yang baik, karena itu tidak sedikit anak yang mengalami masalah mental akibat mendapatkan kekerasan.

Bentuk kekerasan terhadap anak juga tidak hanya sekedar kekerasan fisik, melainkan juga kekerasan emosional, kekerasan seksual, hingga pengabaian terhadap anak. Kekerasan semacam itu dapat menimbulkan trauma bagi anak dan akan mempengaruhi kehidupan anak di masa yang akan datang.

Kekerasan yang dialami anak sering kali tidak terdeteksi, terutama kekerasan yang tidak menyerang fisik anak. Akibatnya, banyak anak yang tidak mendapatkan penanganan setelah mendapatkan kekerasan. Disisi lain, anak juga cenderung menyimpan rasa sakitnya dan tidak menceritakannya ke orang lain.

Sebagai orang tua dan orang dewasa, sudah sepantasnya bagi kita memahami anak dengan baik. Untuk itu, artikel kali ini akan membahas tentang tanda anak mengalami kekerasan dan bagaimana cara mengatasinya.

Namun sebelum kita masuk ke pembahasannya, perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi dan tidak untuk dijadikan patokan self diagnosis. Jika kamu menemukan anak yang mengalami kekerasan, maka sebaiknya segera arahkan anak untuk mendapatkan pertolongan dari Psikolog atau Psikiater.

Berikut pembahasannya.

Tanda Anak Mengalami Kekerasan

Kekerasan pada anak tidak selalu dilakukan oleh orang tua. Bisa jadi anak mendapatkan kekerasan dari orang-orang diluar rumah. Untuk itu, tidak ada salahnya orang tua memahami tanda-tanda anak mengalami kekerasan berikut:

Menghindari orang tertentu

Anak yang menjadi korban kekerasan cenderung akan menghindari orang yang melakukan kekerasan terhadapnya. Hal ini dilakukan karena anak merasa terancam dan tidak nyaman dengan orang tersebut.

Menangis tanpa alasan

Beberapa anak tidak mampu mengkomunikasikan apa yang menyakiti mereka. Hal ini membuat anak sering kali menangis tanpa sebab. Selain itu, anak terkadang tidak tahu bahwa yang dialaminya merupakan bentuk kekerasan, dengan demikian akan menimbulkan kebingungan bagi anak.

Memiliki bekas luka atau memar

Seperti yang diketahui, kekerasan fisik pada umumnya akan meninggalkan bekas luka atau memar pada tubuh anak. Walaupun bekas luka atau memar tersebut bisa didapatkan karena terjatuh atau tertimpa sesuatu secara tidak sengaja, namun tidak ada salahnya untuk mempertanyakan setiap luka yang didapatkan anak.

Baca juga : Kenali Macam-Macam Bentuk Kekerasan Terhadap Anak

Mengalami perubahan perilaku

Anak yang mengalami kekerasan juga cenderung mengalami perubahan perilaku. Jika sebelumnya anak cenderung pendiam, bisa saja anak tiba-tiba menjadi lebih agresif. Begitu juga sebaliknya, anak yang aktif bisa saja tiba-tiba menjadi lebih pendiam.

Memahami konten seksual

Salah satu kekerasan yang mungkin saja dialami anak adalah kekerasan seksual. Dimana bentuk kekerasan ini tidak hanya melakukan aktivitas seksual dengan anak, namun juga menampilkan konten-konten seksual. Dengan demikian tidak heran mengapa anak menjadi lebih paham dengan konten seksual.

Cara Menangani Anak yang Mengalami Kekerasan

Jika anak menunjukkan beberapa tanda di atas, maka ada baiknya bagi orang tua dan orang dewasa untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap anak. Pemeriksaan dalam kasus kekerasan terhadap anak ini juga bisa terbilang cukup kompleks. Mulai dari pemeriksaan fisik, psikologis, hingga pemeriksaan laboratorium.

Pemeriksaan fisik dan laboratorium berguna untuk memeriksa kondisi fisik anak. Sedangkan pemeriksaan psikologis lebih mengarah kepada pendekatan mengenai kekerasan seperti apa yang sudah anak dapatkan dan bagaimana dampak yang dirasakan anak pada saat itu.

Setelah melakukan pemeriksaan, barulah akan ditentukan penanganan apa yang bisa diberikan kepada anak. Adapun penanganan yang umum dilakukan pada anak korban kekerasan adalah:

Penanganan fisik

Penanganan secara fisik ini umumnya dilakukan oleh dokter. Dimana dokter akan mencoba untuk mengobati luka atau cedera yang didapatkan anak akibat kekerasan. Selain itu anak juga mungkin membutuhkan beberapa obat-obatan untuk bisa mengatasi rasa sakit.

Penanganan psikologis

Penanganan psikologis ini bisa dilakukan oleh Psikolog atau Psikiater. Bentuk penanganannya juga bisa berupa psikoterapi atau pemberian obat-obatan. Psikoterapi dan obat-obatan ini juga akan disesuaikan dengan kebutuhan anak. Psikoterapi umumnya dilakukan oleh psikolog, dan obat-obatan diberikan oleh Psikiater.

Pendekatan orang terdekat

Selain membutuhkan bantuan dari pihak medis, anak juga sangat membutuhkan dukungan dari orang-orang terdekatnya. Peran orang tua dan orang-orang terdekat sangat penting dalam hal ini untuk membuat anak terlepas dari rasa trauma akibat kekerasan yang dialami.

Seperti itulah beberapa tanda anak mengalami kekerasan dan cara mengatasinya. Dapat disimpulkan bahwa apapun bentuk kekerasan yang dialami anak, sudah sepantasnya anak mendapatkan penanganan dari Psikolog atau Psikiater agar dapat mengobati trauma yang dialami. Sebagai orang dewasa juga sudah sepantasnya untuk lebih peka terhadap perubahan sikap yang terjadi pada anak. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Baca juga : Jangan Anggap Sepele! Ini Dia Dampak Psikologis Kekerasan Pada Anak

 

MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK  INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.

HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:

DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD

Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):

Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456

Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia

Dipublikasikan oleh DeepTalk

Artikel terkait