Deeptalk.co.id – Setiap orang yang melakukan tindakan melukai atau menyakiti diri sendiri tentu memiliki alasannya masing-masing. Namun pada umumnya mereka melakukan hal tersebut sebagai bentuk pelampiasan akan emosi-emosi negatif yang dirasakan. Sudah benar bahwa setiap emosi, termasuk emosi negatif perlu untuk di lampiaskan. Namun tidak dengan cara-cara negatif seperti melukai diri sendiri. Masih banyak cara lain yang tentunya tidak merugikan diri sendiri dan orang disekitar.
Melukai atau menyakiti diri sendiri biasanya dikenal dengan istilah self harm. Tindakan semacam ini merupakan salah satu pertanda adanya kondisi mental yang sedang tidak stabil. Untuk itu penting bagi kita memperhatikan orang-orang yang memiliki kecenderungan melukai diri sendiri. Bisa jadi mereka membutuhkan tempat untuk sekedar berkeluh kesah.
Untuk itu, artikel kali ini akan memberikan beberapa tips untuk dapat membantu orang-orang yang suka menyakiti diri sendiri. Namun perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi. Untuk bisa mendapatkan penanganan yang tepat maka bisa dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh Psikolog atau Psikiater.
Berikut beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk menolong orang-orang yang suka melukai diri sendiri:
Mengenali Tanda-Tanda Self Harm

Untuk dapat menolong orang yang memiliki kecenderungan menyakiti diri sendiri, tentunya kita perlu tahu terlebih dahulu ciri-ciri yang mereka nampakkan. Setelah itu barulah kita mengambil tindakan untuk membantu mereka. Berikut beberapa tanda orang yang suka melakukan tindakan self harm:
Memiliki bekas luka atau memar
Ciri yang paling sudah kita temukan dari pelaku self harm adalah adanya bekas luka atau memar yang masih baru atau sudah lama. Biasanya bekas luka atau memar itu tidak hanya satu. Bekas luka yang paling umum berada di lengan bawah berupa goresan benda tajam.
Noda darah
Bagi orang yang tinggal serumah dengan pelaku self harm, bisa dilihat dari baju, seprei, handuk, atau kain lainnya, dan juga tisu bekas yang memiliki noda darah. Mereka mungkin akan menyembunyikannya di tempat-tempat aman seperti di bawah kasur belum akhirnya dibersihkan atau disingkirkan.
Memiliki benda tajam
Alat yang paling umum digunakan untuk melakukan self harm adalah benda tajam seperti pisau, cutter, silet, dan sejenisnya. Pelaku self harm biasanya memiliki benda-benda tersebut.
Menggunakan pakaian tertutup
Walaupun tidak semua orang yang berpakaian tertutup merupakan pelaku self harm, namun pada umumnya mereka menggunakan pakaian untuk menutupi bekas luka akibat upaya menyakiti diri sendiri. Tidak peduli dengan cuaca yang panas, mereka cenderung menggunakan pakaian lengan panjang atau bercelana panjang.
Menyendiri
Pelaku self harm sering kali menyendiri dan cenderung menghindari interaksi sosial. Waktu untuk menyendiri inilah yang biasanya mereka gunakan untuk melakukan tindakan menyakiti diri sendiri.
Baca juga : Mengenal Self Harm dan Penyebabnya
Jadilah Tempat Untuk Berkeluh Kesah

Setelah kamu mengetahui ciri-ciri pelaku self harm, langkah selanjutnya adalah menentukan pertolongan yang bisa kamu berikan. Kamu mungkin bisa menjadi tempat berkeluh kesah bagi mereka. Bisa jadi upaya menyakiti diri sendiri itu ada karena mereka tidak memiliki tempat untuk mencurahkan rasa sakit yang mereka alami.
Kamu bisa mendekatinya dan perlahan memintanya untuk bercerita. Langkah ini akan membuat mereka sedikit lebih tenang. Selain itu, waktu yang mereka gunakan untuk menyakiti diri sendiri bisa mereka ubah menjadi bercerita dengan mu.
Jangan Menghakimi
Jika kamu tidak tahu haru berbuat apa, setidaknya kamu jangan menjadi orang yang mendorong mereka melakukan perilaku menyakiti diri. Hal ini bisa kamu lakukan dengan tidak menghakimi atau menyinggung perasaan mereka. Kamu tidak tahu betapa sulitnya mereka menjalani kehidupan. Penghakiman justru akan membuat mereka menutup diri dan enggan untuk mencurahkan perasaan sedih yang mereka alami. Jika seperti itu, maka akan semakin kecil kemungkinan bagi mereka menghentikan tindakan tersebut.
Menganggap Mereka Sama Dengan Orang Lain
Kamu tidak perlu menunjukkan ekspresi aneh yang membuat mereka merasa dibedakan dengan orang lain. Anggaplah bahwa tindakan mereka adalah hal yang wajar, namun tidak juga membenarkan tindakan tersebut. Tunjukkan kepada mereka bahwa sebenarnya masih ada cara-cara lain yang lebih baik untuk mereka lakukan dibanding menyakiti diri sendiri. Dengan begitu mereka akan memiliki pandangan baru tanpa merasa tertekan oleh pandangan dan penilaian orang lain.
Tawarkan Bantuan
Jika kamu memiliki kapasitas untuk membantunya menyelesaikan masalah, maka hal ini adalah langkah yang baik. Namun jika tidak, kamu bisa menawarkan bantuan untuk menemaninya berkonsultasi dengan para ahli seperti Psikolog atau Psikiater. Dengan begitu mereka akan mendapatkan penanganan yang tepat. Tindakan menawarkan bantuan ini akan membuat merasa dipedulikan dan khawatirkan oleh orang lain.
Itu dia beberapa cara yang bisa kamu coba untuk menolong orang yang memiliki kecenderungan menyakiti diri sendiri. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.
Baca juga : Stop Self Harm Dengan Cara Sederhana Ini
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia



