Deeptalk.co.id – Apakah pernah terlintas dipikiran mu untuk mengakhiri hidup dengan melakukan percobaan bunuh diri. Walaupun tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan, namun tidak sedikit orang yang memilih untuk bunuh diri saat dihadapkan oleh situasi-situasi yang tidak menyenangkan.
Orang-orang yang memiliki pikiran bunuh diri umumnya memiliki ketakutan akan kematian seperti halnya orang-orang pada umumnya. Namun beratnya situasi terkadang membuat orang merasa putus asa dan kehilangan semangat hidupnya. Untuk itulah beberapa orang memilih langkah bunuh diri untuk menyelesaikan masalah.
Saat pikiran bunuh diri ini terlintas dalam benak mu, satu hal yang perlu kamu tahu bahwa “kamu tidak sendirian”. Cobalah pikirkan hal-hal positif yang pernah atau mungkin akan kamu alami. Dengan begitu kamu akan memiliki pikiran-pikiran yang lebih positif.
Selain itu, artikel kali ini akan memberikan beberapa tips agar dapat menghilangkan keinginan bunuh diri. Namun sebelum kita masuk ke pembahasannya, perlu diketahui bahwa artikel ini dibuat sebagai bahan edukasi. Jika kamu memiliki keinginan bunuh diri, maka melakukan konsultasi dengan Psikolog akan menjadi pilihan yang tepat.
Berikut beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk menghilangkan keinginan bunuh diri:
Bercerita Dengan Orang Lain

Manusia pada dasarnya adalah makhluk sosial yang tentu saja membutuhkan orang lain walau untuk sekedar berbincang-bincang. Untuk itu, saat kamu memiliki pikiran bunuh diri tidak ada salahnya bercerita dengan orang lain. Pastikan kamu memiliki orang terdekat yang bisa menampung keluh kesah mu, dan memberikan masukkan-masukkan positif.
Kamu mungkin bisa bercerita dengan orang tua, teman, pasangan, dan orang-orang lain yang kamu percaya. Walaupun tempat mu bercerita tidak dapat memberi mu bantuan, setidaknya kamu akan merasa sedikit tenang setelah meluapkan segala emosi-emosi negatif. Mendapatkan bantuan dan masukkan positif merupakan poin plus yang akan sangat berguna.
Melakukan Aktivitas Positif
Kamu mungkin memiliki hobi atau kesenangan yang sudah lama kamu tinggalkan karena satu dan lain hal. Saat pikiran bunuh diri itu mulai muncul, kamu bisa menyibukkan diri dengan melakukan aktivitas yang kamu senangi itu. Dengan demikian pikiran bunuh diri akan sedikit teralihkan.
Aktivitas yang bisa kamu coba diantaranya adalah membaca buku, melukis, menonton film, pergi ke tempat-tempat indah, bermain game, atau sekedar menghabiskan waktu dengan orang-orang yang kamu sayangi. Dengan melakukan aktivitas yang kamu senangi, pikiran mu juga akan berisikan hal-hal yang menyenangkan dan menjadi lebih positif.
Temukan Alasan Kehidupan
Setiap orang tentu memiliki alasan mengapa mereka bertahan hidup. Bisa jadi itu karena kamu ingin menjadi anak yang bisa menemani orang tua atau orang-orang terkasih, memiliki cita-cita yang harus tercapai, atau sesederhana tidak ingin meninggalkan kebiasaan makan malam bersama keluarga yang penuh dengan kehangatan.
Alasan untuk hidup ini bisa kamu ingat kembali saat kamu memiliki pikiran bunuh diri. Dengan demikian kamu memiliki harapan untuk tetap hidup, karena masih ada hal yang perlu kamu kerjakan di dunia.
Baca juga : Ini Dia Cara Menolong Orang yang Suka Menyakiti Diri Sendiri
Olahraga

Banyak sekali kasus bunuh diri yang disebabkan oleh depresi. Depresi sendiri merupakan kondisi dimana seseorang mengalami kesedihan mendalam dan kehilangan minat terhadap aktivitas sehari-hari. Tahukah kamu, dengan berolahraga dapat justru meningkatkan suasana hati seseorang.
Faktanya, olahraga dapat membuat tubuh secara otomatis memproduksi hormon endorfin. Dimana hormon endorfin sangat berperan penting dalam meningkatkan suasana hati seseorang. Saat suasana hati ini meningkat, maka pikiran-pikiran positif akan mendominasi di kepala mu. Dengan demikian pikiran positif itu tidak akan memberi cela kepada keinginan bunuh diri.
Melakukan Relaksasi
Stress juga dapat memunculkan keinginan bunuh diri. Untuk dapat menetralisir stress tersebut, kamu bisa mencoba beberapa teknik relaksasi. Teknik relaksasi akan membuat pikiran menjadi lebih positif.
Banyak sekali teknik relaksasi yang bisa kamu coba. Misalnya, mendengarkan musik, mengatur pernafasan, meditasi, yoga, menikmati makanan kesukaan mu, dan lain sebagainya. Tindakan-tindakan tersebut akan menghadirkan perasaan bahagia dalam diri.
Konsultasi Dengan Ahlinya
Jika semua cara tidak memberikan hasil yang diharapkan, maka tidak ada salahnya untuk melakukan konsultasi dengan ahlinya, yaitu Psikolog atau Psikiater. Pemikiran untuk bunuh diri sebenarnya bukanlah pikiran yang wajar untuk dialami. Untuk itu, berkonsultasi akan membantu mu mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat. Bisa jadi pikiran bunuh diri itu berasal dari salah satu kondisi kesehatan mental yang sedang tidak stabil.
Adapun kondisi mental yang dapat meningkatkan pikiran bunuh diri adalah depresi, gangguan bipolar, gangguan kecemasan, panic attack dan anxiety attack, skizofrenia, post traumatic stress disorder (PTSD), dan lain sebagainya. Untuk dapat menangani gangguan-gangguan tersebut tentu dibutuhkan penanganan oleh Psikolog dan Psikiater.
Itu dia beberapa cara yang dapat kamu praktekkan saat memiliki keinginan bunuh diri. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.
Baca juga : Mengenal Self Harm dan Penyebabnya
MEMBUTUHKAN KONSULTAN KESEHATAN MENTAL UNTUK INDIVIDU ATAU PERUSAHAAN? KAMI PUNYA SOLUSI MENYELURUH MASALAH MENTAL HEALTH.
HUBUNGI KAMI MELALUI KONTAK DIBAWAH INI:
DeepTalk by Logos Indonesia: Biro Psikologi & Konsultan HRD
Layanan:
1. Rekrutmen & Asemen Karyawan
2. Konsultansi MSDM
3. Training & Development by @logosinstituteofficial
4. Outbound
5. Konseling Online Berbasis Android & iOS by @deeptalkindonesia
6. Klinik Konsultasi Psikologi & Tumbuh Kembang Anak by @deepgrowindonesia
7. Layanan Psikologi Pendidikan by EduQuotient
.
Hubungi kami (Bisa Langsung Klink Nomor Dibawah Ini):
Rekrutmen, Asemen & Konsultansi MSDM: 0811-1744-456
Training & Outbound : 0811-1075-456
Klinik Psikologi, Konseling & Tumbuh Kembang Anak: 0811-1814-456
EduQuotient (Psi. Pendidikan): 0811-1157-456
Email : admin@logosconsulting.co.id
.
Follow Kami:
Logos Indonesia : @logosindonesiaofficial
Logos Institute : @logosinstituteofficial
DeepTalk Indonesia : @deeptalkindonesia
DeepGrow Indonesia : @deepgrowindonesia



